What is the dosage of Sildenafil (Viagra) for erectile dysfunction (ED)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: May 3, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Guidelines

Dosis sildenafil yang direkomendasikan untuk disfungsi ereksi adalah 50 mg, diambil sekitar satu jam sebelum aktivitas seksual, dengan rentang 25-100 mg berdasarkan respons dan toleransi individu. Untuk pengguna pertama kali, memulai dengan 50 mg adalah tepat, sedangkan pasien yang lebih tua (>65 tahun) atau mereka yang memiliki gangguan hati atau ginjal harus memulai dengan 25 mg 1. Sildenafil bekerja dengan menghambat fosfodiesterase tipe 5 (PDE5), yang meningkatkan aliran darah ke penis selama stimulasi seksual. Perlu diingat bahwa sildenafil memerlukan stimulasi seksual untuk efektif dan bukanlah afrodisiak. Obat harus diambil tanpa makanan atau setelah makan ringan, karena makanan berlemak dapat memperlambat absorpsi dan mengurangi efektivitas. Efek samping umum termasuk sakit kepala, flushing, dispepsia, dan kongesti hidung. Sildenafil tidak boleh digunakan oleh pasien yang mengonsumsi nitrat untuk kondisi jantung karena kombinasi ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang berbahaya.

Beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan:

  • Sildenafil lebih efektif daripada pengobatan non-PDE5, seperti apomorfina sublingual, psikoterapi, tekanan udara positif terus menerus, fentolamina, dan alfuzosin, dalam memperbaiki fungsi ereksi 1.
  • Sildenafil yang dikombinasikan dengan terapi ED lainnya (seperti psikoterapi, dihydroergotamine, kabergolin, atorvastatin, kuinapril, dan alfuzosin) menghasilkan perbaikan yang lebih besar dalam fungsi ereksi dan frekuensi penetrasi penis atau pemeliharaan ereksi dibandingkan dengan sildenafil saja 1.
  • Studi dengan kualitas rendah yang membandingkan tadalafil dan sildenafil tidak menyediakan bukti yang cukup untuk menentukan apakah satu pengobatan lebih efektif daripada yang lain 1.

From the Research

Dosis Sildenafil untuk Disfungsi Ereksi

  • Dosis sildenafil yang direkomendasikan untuk disfungsi ereksi adalah 50 mg, namun banyak pria yang kemudian ditingkatkan dosisnya menjadi 100 mg untuk efikasi yang lebih baik 2.
  • Penelitian menunjukkan bahwa sildenafil 100 mg dapat meningkatkan kualitas ereksi, kepuasan pengobatan, dan mengurangi kecemasan tentang hubungan seksual berikutnya dibandingkan dengan dosis 50 mg 2.
  • Sildenafil 50 mg dan 100 mg telah terbukti efektif dalam mengobati disfungsi ereksi, dengan perbaikan yang signifikan dalam skor International Index of Erectile Function dan pengalaman seksual 3, 4.
  • Dosis sildenafil yang lebih tinggi (100 mg) tidak meningkatkan risiko efek sampingan, namun perlu diingat bahwa sildenafil tidak boleh digunakan dengan nitrat karena dapat menyebabkan hipotensi 4, 5.
  • Sildenafil telah terbukti efektif dan aman untuk digunakan pada pria dengan disfungsi ereksi, termasuk mereka yang berusia di atas 75 tahun 6.

Efek Sampingan Sildenafil

  • Efek sampingan yang paling umum dari sildenafil adalah sakit kepala, flushing, dan dispepsia 3, 4, 6.
  • Sildenafil juga dapat menyebabkan priapism dan ereksi yang berkepanjangan, namun hal ini sangat jarang terjadi 4.
  • Interaksi dengan obat lain, seperti erythromycin dan inhibitor protease HIV, juga perlu diwaspadai 4.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.