When to perform a Coombs test (Indirect Antiglobulin Test) after blood transfusion?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: May 8, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Research

Pemeriksaan Coombs tes sebaiknya dilakukan 3-7 hari setelah transfusi darah untuk mendeteksi reaksi hemolitik transfusi yang tertunda. Hal ini memungkinkan waktu yang cukup untuk pembentukan antibodi terhadap sel darah merah yang ditransfusikan jika reaksi terjadi. Tes Coombs sangat penting untuk mendeteksi antibodi yang mungkin tidak hadir dalam skrining sebelum transfusi tetapi berkembang sebagai respons terhadap darah yang ditransfusikan. Beberapa poin penting yang perlu dipertimbangkan dalam melakukan pemeriksaan Coombs tes setelah transfusi darah adalah:

  • Waktu yang optimal untuk melakukan tes Coombs adalah 3-7 hari setelah transfusi darah 1
  • Tes Coombs dapat mendeteksi antibodi atau protein komplemen yang terikat pada sel darah merah, yang dapat menunjukkan respons imun terhadap sel darah merah yang ditransfusikan 2
  • Tes Coombs langsung (mendeteksi antibodi yang sudah terikat pada sel darah merah) dan tes Coombs tidak langsung (mendeteksi antibodi bebas dalam serum) dapat dilakukan tergantung pada situasi klinis 3
  • Pemeriksaan Coombs tes harus dilakukan dengan teknik yang tepat untuk menghindari hasil palsu 1

References

Research

[Haemolysis: role of the direct antiglobulin test and eluate].

Nederlands tijdschrift voor geneeskunde, 2018

Research

[Problem-solving in immunohematology: direct compatibility laboratory test ].

Transfusion clinique et biologique : journal de la Societe francaise de transfusion sanguine, 2001

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.