What is the classification of Atezolizumab (Tecentriq)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: May 15, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Guidelines

Atezolizumab adalah golongan obat imunoterapi yang bekerja sebagai inhibitor PD-L1, yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis kanker, termasuk kanker paru non-sel kecil. Atezolizumab bekerja dengan cara menghalangi interaksi antara PD-L1 dan reseptornya, sehingga meningkatkan aktivasi sel T dan memungkinkan sistem imun untuk mendeteksi dan menyerang sel kanker. Berikut beberapa poin penting tentang atezolizumab:

  • Atezolizumab biasanya diberikan sebagai infus intravena, dengan dosis yang bervariasi tergantung pada jenis kanker yang diobati.
  • Indikasi umum untuk atezolizumab termasuk kanker urothelial, kanker paru non-sel kecil, kanker payudara triple-negatif, kanker paru sel kecil, dan kanker hepatoseluler.
  • Pasien yang menerima atezolizumab harus dipantau untuk kejadian advers yang terkait dengan imun, yang dapat mempengaruhi berbagai sistem organ, karena respon imun yang ditingkatkan dapat menargetkan jaringan sehat serta sel kanker 1.
  • Studi terbaru menunjukkan bahwa atezolizumab dapat meningkatkan kelangsungan hidup pasien dengan kanker paru non-sel kecil, terutama ketika digunakan dalam kombinasi dengan kemoterapi 1. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa atezolizumab dapat digunakan sebagai terapi lanjutan untuk pasien dengan kanker paru non-sel kecil yang telah mengalami progresi setelah terapi sebelumnya 1. Namun, perlu diingat bahwa atezolizumab dapat memiliki efek sampingan yang serius, sehingga pasien harus dipantau secara ketat selama pengobatan. Dalam praktek klinis, atezolizumab dapat menjadi pilihan yang efektif untuk mengobati kanker paru non-sel kecil, terutama ketika digunakan dalam kombinasi dengan terapi lainnya. Oleh karena itu, atezolizumab dapat menjadi pilihan yang tepat untuk pasien dengan kanker paru non-sel kecil, terutama jika mereka telah mengalami progresi setelah terapi sebelumnya 1.

From the FDA Drug Label

Atezolizumab is a programmed cell death ligand 1 (PD-L1) blocking antibody. Atezolizumab is an Fc-engineered, humanized, non-glycosylated IgG1 kappa immunoglobulin

  • Golongan: Atezolizumab termasuk dalam golongan monoklonal antibodi yang bekerja sebagai PD-L1 blocking antibody 2

From the Research

Golongan Atezolizumab

Atezolizumab termasuk dalam golongan obat immunoterapi, yaitu obat yang bekerja dengan cara memanfaatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan kanker.

  • Atezolizumab adalah antibodi monoklonal yang menargetkan PD-L1, sebuah molekul yang terlibat dalam jalur kekebalan kanker 3, 4, 5, 6, 7.
  • Atezolizumab bekerja dengan cara menghambat interaksi antara PD-L1 dan reseptor PD-1, sehingga memungkinkan sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan menyerang sel kanker 4, 6.
  • Atezolizumab telah disetujui untuk digunakan dalam pengobatan berbagai jenis kanker, termasuk kanker paru non-sel kecil (NSCLC), kanker urothelial, dan kanker kolorektal 3, 4, 5.

Indikasi Penggunaan

Atezolizumab dapat digunakan dalam pengobatan berbagai kondisi, termasuk:

  • Kanker paru non-sel kecil (NSCLC) yang telah direseksi atau yang tidak dapat direseksi 4, 6, 7.
  • Kanker urothelial yang telah direseksi atau yang tidak dapat direseksi 4.
  • Kanker kolorektal yang telah direseksi atau yang tidak dapat direseksi 3.
  • Kanker sel kecil paru (SCLC) yang telah direseksi atau yang tidak dapat direseksi 5.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.