From the Guidelines
Dosis steroid pada TB milier yang direkomendasikan adalah prednisone 20-60 mg/hari atau dexamethasone hingga 12 mg/hari, tergantung pada kondisi pasien dan keparahan penyakit. Penggunaan steroid pada TB milier bertujuan untuk mengurangi respon inflamasi dan mencegah komplikasi, terutama pada pasien dengan keterlibatan sistem saraf pusat, perikarditis, atau inflamasi sistemik yang parah 1. Steroid harus digunakan dengan hati-hati pada pasien yang terinfeksi HIV dan interaksi dengan obat lain harus dipertimbangkan.
Beberapa keuntungan dari penggunaan steroid pada TB milier termasuk:
- Mengurangi mortalitas pada perikarditis dan menurunkan sekuela neurologis pada meningitis
- Mempercepat perbaikan klinis pada meningitis, perikarditis, dan pleuritis
- Mengurangi respon inflamasi dan mencegah kerusakan jaringan
Namun, penggunaan steroid juga memiliki risiko, seperti:
- Hiperglikemia
- Hipertensi
- Risiko infeksi lainnya
Oleh karena itu, pasien yang menggunakan steroid harus dipantau secara ketat untuk mendeteksi efek sampingan dan memastikan bahwa mereka menerima terapi anti-TB yang tepat dan lengkap. Penggunaan steroid harus selalu disesuaikan dengan kondisi pasien dan keparahan penyakit, serta harus digunakan dalam kombinasi dengan terapi anti-TB yang efektif 1.
From the FDA Drug Label
DOSAGE AND ADMINISTRATION The initial dose of prednisolone sodium phosphate oral solution, (15 mg prednisolone base) may vary from 1. 67 mL to 20 mL (5 to 60 mg prednisolone base) per day depending on the specific disease entity being treated. The FDA drug label does not answer the question.
From the Research
Dosis Steroid pada TB Miler
- Dosis steroid pada TB miler tidak secara spesifik disebutkan dalam studi yang ada, namun beberapa studi membahas tentang penggunaan steroid dalam pengobatan TB miler dan komplikasinya 2, 3, 4, 5, 6.
- Pada studi yang dilakukan pada tahun 2020, disebutkan bahwa penggunaan steroid dapat menyebabkan eksaserbasi TB miler dari bentuk cryptic ke bentuk overt, dan bahkan dapat menyebabkan sindrom distres pernapasan akut 2.
- Sementara itu, studi lain pada tahun 2012 membahas tentang penggunaan steroid pulse therapy dalam pengobatan tuberkulosis meningitis yang tidak responsif terhadap pengobatan standar 3.
- Pada studi tahun 1989, disebutkan bahwa penggunaan prednisolone pada awal pengobatan tuberkulosis meningitis dapat membantu mengurangi gejala dan memperbaiki hasil pengobatan 4.
- Studi lain pada tahun 2003 dan 2011 juga membahas tentang penggunaan steroid dalam pengobatan TB miler dan komplikasinya, namun tidak secara spesifik menyebutkan dosis steroid yang digunakan 5, 6.
- Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan dosis steroid yang tepat dalam pengobatan TB miler dan komplikasinya.
Penggunaan Steroid dalam Pengobatan TB Miler
- Penggunaan steroid dalam pengobatan TB miler harus dilakukan dengan hati-hati dan diawasi secara ketat, karena dapat menyebabkan eksaserbasi penyakit atau efek sampingan lainnya 2, 3, 4, 5, 6.
- Steroid dapat digunakan dalam pengobatan TB miler untuk mengurangi peradangan dan memperbaiki gejala, namun perlu diingat bahwa penggunaan steroid jangka panjang dapat menyebabkan efek sampingan yang serius 2, 3, 4.
- Oleh karena itu, penggunaan steroid dalam pengobatan TB miler harus dilakukan dengan dosis yang tepat dan diawasi secara ketat oleh dokter.
Kesimpulan tentang Penggunaan Steroid pada TB Miler
- Penggunaan steroid pada TB miler harus dilakukan dengan hati-hati dan diawasi secara ketat, karena dapat menyebabkan eksaserbasi penyakit atau efek sampingan lainnya 2, 3, 4, 5, 6.
- Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan dosis steroid yang tepat dalam pengobatan TB miler dan komplikasinya.
- Penggunaan steroid dalam pengobatan TB miler harus dilakukan dengan dosis yang tepat dan diawasi secara ketat oleh dokter.