What is actinomycin (Dactinomycin)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: May 20, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Guidelines

Actinomycin D (dactinomycin) adalah obat anti-kanker yang efektif dalam mengobati beberapa jenis kanker pediatrik, termasuk Ewing's sarcoma, dengan dosis yang umumnya berkisar antara 10-15 mcg/kg/hari selama 5 hari. Actinomycin D bekerja dengan mengikat DNA dan menghambat sintesis RNA, yang mencegah pembelahan dan pertumbuhan sel kanker. Obat ini biasanya digunakan dalam kombinasi dengan kemoterapi lainnya, seperti vincristine, cyclophosphamide, dan doxorubicin, untuk mengobati Ewing's sarcoma [ 1 ]. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa Actinomycin D efektif dalam meningkatkan tingkat kelangsungan hidup dan mengurangi risiko kekambuhan pada pasien dengan Ewing's sarcoma [ 1 ]. Namun, perlu diingat bahwa Actinomycin D dapat menyebabkan efek sampingan yang signifikan, termasuk supresi sumsum tulang, mual, muntah, kehilangan rambut, dan mukositis. Oleh karena itu, penting untuk memantau pasien dengan hati-hati dan mengatur dosis dengan tepat untuk meminimalkan risiko efek sampingan. Dalam praktek klinis, Actinomycin D biasanya diberikan secara intravena dan siklus pengobatan diulangi setiap 3-4 minggu. Perlu diingat bahwa Actinomycin D memiliki potensi untuk menyebabkan kerusakan jaringan jika terjadi ekstravasasi, sehingga penting untuk memastikan bahwa pengobatan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman.

From the FDA Drug Label

Dactinomycin adalah sebuah actinomycin. Dactinomycin adalah sebuah sitotoksik yang mengikat DNA dan menghambat sintesis RNA. Dactinomycin diproduksi oleh Streptomyces parvullus. Actinomycin, dalam hal ini dactinomycin, adalah sebuah sitotoksik yang bekerja dengan mengikat DNA dan menghambat sintesis RNA. Ini digunakan dalam pengobatan beberapa jenis kanker.

  • Mekanisme kerja: Mengikat DNA dan menghambat sintesis RNA.
  • Sifat kimia: Dactinomycin memiliki rumus molekul C62H86N12O16 dan berat molekul 1255,42 dalton.
  • Bentuk sediaan: Dactinomycin untuk injeksi, USP, untuk penggunaan intravena, adalah bubuk liofilisasi yang steril, amorf, kuning hingga oranye, dalam vial dosis tunggal. 2 2 2

From the Research

Pengertian Actinomycin

Actinomycin adalah sebuah kelompok antibiotik yang diproduksi oleh bakteri Streptomyces. Actinomycin D, juga dikenal sebagai dactinomycin, adalah salah satu jenis actinomycin yang paling umum digunakan dalam pengobatan kanker.

Penggunaan Actinomycin dalam Pengobatan Kanker

Actinomycin D digunakan dalam pengobatan berbagai jenis kanker, termasuk:

  • Rhabdomyosarcoma 3, 4, 5
  • Ewing's sarcoma 6, 7
  • Kanker Wilms 3

Efek Sampingan Actinomycin

Actinomycin D dapat menyebabkan efek sampingan, termasuk:

  • Veno-occlusive disease (VOD) 3
  • Febrile neutropenia 4, 7
  • Nefrotoksisitas dan kardiotoksisitas 4
  • Leukopenia dan trombositopenia 7

Hasil Penelitian

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa actinomycin D dapat efektif dalam pengobatan kanker, tetapi juga dapat menyebabkan efek sampingan yang serius. Misalnya, penelitian oleh 3 menunjukkan bahwa actinomycin D dapat menyebabkan VOD pada pasien dengan rhabdomyosarcoma. Sementara itu, penelitian oleh 7 menunjukkan bahwa kombinasi actinomycin D dengan obat-obat lain dapat efektif dalam pengobatan Ewing's sarcoma, tetapi juga dapat menyebabkan efek sampingan seperti leukopenia dan trombositopenia.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.