Cara Pemberian Regimen VAC untuk Rabdomiosarkoma Testis
Regimen VAC (vincristine, actinomycin-D, cyclophosphamide) tidak lagi direkomendasikan sebagai terapi standar untuk rabdomiosarkoma karena terbukti inferior dibandingkan regimen yang lebih intensif. Pedoman NCCN menunjukkan bahwa VACD (dengan penambahan doxorubicin) mencapai survival bebas relaps 60% dibandingkan hanya 24% dengan VAC pada pasien dengan penyakit lokal non-metastatik 1.
Protokol Pemberian VAC (Jika Digunakan)
Meskipun bukan standar terapi, jika VAC tetap dipilih, protokol pemberian adalah:
Dosis dan Jadwal Standar
- Vincristine: 1,5 mg/m² IV pada hari ke-0,7, dan 14 setiap siklus 3 minggu 2
- Actinomycin-D (Dactinomycin): 1,35 mg/m² IV pada hari ke-0 setiap siklus 2
- Cyclophosphamide: Dosis standar 1,2 g/m²/hari selama 3 hari berturut-turut (hari 0,1,2) untuk fase induksi 2
Durasi Terapi
- Fase induksi: 4 siklus (12 minggu) 2
- Fase kontinuasi: 9 siklus tambahan dengan cyclophosphamide 2 g/m²/siklus 2
- Total durasi: 13 siklus (sekitar 39 minggu) 2
Peringatan Penting tentang Dosis Cyclophosphamide
Intensifikasi dosis cyclophosphamide hingga 1,8 g/m²/dosis terbukti tidak meningkatkan outcome dan menyebabkan toksisitas berat. Studi menunjukkan bahwa peningkatan dosis hingga 64% dari standar menghasilkan 3-year failure-free survival hanya 52% dengan toksisitas signifikan termasuk typhlitis 2.
Reduksi Dosis untuk Risiko Rendah
Untuk pasien risiko rendah, dosis cyclophosphamide dapat direduksi:
- Subgrup A: Total 9,6 g/m² (1,2 g/m²/siklus × 8 siklus) mencapai 3-year FFS 83% 3
- Subgrup B: Total 17,6 g/m² (2 g/m²/siklus × 8 siklus) mencapai 3-year FFS 88% 3
Toksisitas yang Harus Diwaspadai
Veno-Occlusive Disease (VOD)
VOD dapat terjadi bahkan dengan vincristine dan actinomycin-D saja tanpa cyclophosphamide. Manifestasi klinis muncul setelah 2-4 dosis actinomycin-D, sekitar 7-14 hari pasca pemberian 4. Diagnosis ditegakkan dengan minimal 2 dari 3 kriteria McDonald: hepatomegali, ikterus, dan asites 4.
Toksisitas Hematologi
Toksisitas Lain
- Penurunan berat badan >10% pada 52% pasien 5
- Hipomagnesemia pada 74% pasien (terkait cisplatin jika dikombinasi) 5
- Neuropati perifer (terutama pada pasien dewasa dan lansia) 6
Masalah Dose Intensity pada Pasien Dewasa
Pasien dewasa mengalami kesulitan signifikan mempertahankan dose intensity VAC, terutama pada fase maintenance. RDI vincristine dan cyclophosphamide turun drastis pada fase maintenance dibanding anak-anak (P<0,05), terutama karena toksisitas hematologi, infeksi, dan neuropati perifer 6. Hal ini menjelaskan mengapa prognosis rabdomiosarkoma dewasa lebih buruk 6.
Rekomendasi Terapi Modern
Regimen yang lebih superior harus dipertimbangkan:
- VACD-IE (VACD alternating dengan ifosfamide-etoposide) mencapai 5-year EFS 69% vs 54% dengan VACD saja 7
- VDC/IE interval-compressed (setiap 2 minggu) adalah standar modern dengan outcome terbaik 7
Radioterapi Adjuvan
Radioterapi diberikan: