What pregnancy‑related disease in a dog can cause black (tarry) vomit and diarrhea?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 17, 2026 • View editorial policy

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.

Penyakit Kehamilan pada Anjing dengan Muntah Hitam dan Diare

Muntah hitam (hematemesis) dan diare berdarah pada anjing bunting kemungkinan besar disebabkan oleh Acute Hemorrhagic Diarrhea Syndrome (AHDS), bukan komplikasi kehamilan spesifik, meskipun kehamilan dapat memperburuk kondisi klinis.

Diagnosis Utama: Acute Hemorrhagic Diarrhea Syndrome (AHDS)

AHDS adalah penyebab paling umum diare hemoragik akut pada anjing, ditandai dengan onset mendadak diare berdarah berat, muntah, dan hemokonsentrasi 1, 2. Muntah hitam menunjukkan perdarahan gastrointestinal atas (melena dalam muntahan), sementara diare berdarah menunjukkan keterlibatan usus.

Patofisiologi

  • Penyebab: Pertumbuhan berlebihan Clostridium perfringens tipe A yang menghasilkan toksin netF 1
  • Lesi: Enterokolitis nekrotikans akut dengan neutrofil, terutama di usus (bukan lambung) 1
  • Dehidrasi berat: Dapat mengancam jiwa jika tidak ditangani segera 2

Diferensial Diagnosis pada Anjing Bunting

Pseudo-Addisonian Crisis

Pada anjing bunting lanjut (hari ke-52 pasca ovulasi), dapat terjadi kondisi yang meniru krisis Addison dengan 3:

  • Mual, hiporeksia, muntah
  • Hematochezia (diare berdarah)
  • Ketidakseimbangan elektrolit (hiponatremia, hiperkalemia)
  • Namun: Kondisi ini lebih jarang dan biasanya terjadi sangat dekat dengan waktu melahirkan

Perdarahan Hepatik Postpartum

Perdarahan hati spontan dapat terjadi 7 hari postpartum dengan 4:

  • Kelemahan, anoreksia
  • Anemia, trombositopenia
  • Hemoabdomen
  • Namun: Ini terjadi SETELAH melahirkan, bukan selama kehamilan

Pendekatan Diagnostik Spesifik

Pemeriksaan yang harus dilakukan segera:

  1. Hematologi: Hemokonsentrasi (PCV tinggi), neutrofilia dengan left shift 1, 2
  2. Biokimia: Elektrolit (Na, K, Cl), albumin, enzim hati
  3. Ultrasonografi abdomen:
    • Evaluasi janin (viabilitas)
    • Deteksi efusi peritoneal
    • Evaluasi mukosa usus (penebalan)
  4. Feses: Kultur C. perfringens, PCR untuk toksin netF 1

Manajemen Klinis

Prioritas pengobatan untuk menyelamatkan induk dan janin:

Terapi Cairan Agresif

  • Kristaloid IV: Ringer laktat atau NaCl 0.9% untuk mengatasi dehidrasi berat dan hemokonsentrasi 2
  • Monitor: Status hidrasi, elektrolit, PCV/TP setiap 6-12 jam

Terapi Suportif

  • Antiemetik: Maropitant (1 mg/kg SC/IV q24h) atau ondansetron
  • Antibiotik: Ampisilin atau metronidazol untuk C. perfringens 2
  • Proteksi GI: Sukralfat untuk perdarahan GI atas, omeprazole untuk supresi asam
  • Transfusi: Jika anemia berat atau hipoalbuminemia signifikan

Monitoring Janin

  • Ultrasonografi serial: Evaluasi denyut jantung janin, gerakan
  • Pertimbangkan sectio caesarea darurat: Jika kondisi induk memburuk atau fetal distress

Peringatan Penting

⚠️ Jangan menunda terapi cairan - dehidrasi berat dapat menyebabkan syok hipovolemik dan kematian induk serta janin dalam hitungan jam

⚠️ Jangan asumsikan ini "normal" pada kehamilan - muntah hitam dan diare berdarah TIDAK PERNAH normal pada anjing bunting

⚠️ Monitor komplikasi: Sepsis, DIC, hipoalbuminemia berat dapat berkembang cepat 2

Prognosis

Dengan terapi cairan dini dan agresif, prognosis untuk induk adalah baik 2. Namun, prognosis janin tergantung pada:

  • Keparahan dehidrasi maternal
  • Durasi gejala sebelum pengobatan
  • Usia gestasi (janin prematur memiliki risiko kematian tinggi) 3

Komplikasi jarang terjadi jika pengobatan dimulai dalam 24 jam pertama onset gejala 2.

References

Research

Intestinal lesions in dogs with acute hemorrhagic diarrhea syndrome associated with netF-positive Clostridium perfringens type A.

Journal of veterinary diagnostic investigation : official publication of the American Association of Veterinary Laboratory Diagnosticians, Inc, 2018

Research

Acute Hemorrhagic Diarrhea Syndrome in Dogs.

The Veterinary clinics of North America. Small animal practice, 2021

Research

Postpartum spontaneous hepatic bleeding in a dog.

The Canadian veterinary journal = La revue veterinaire canadienne, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.