What are the recommendations for preventing severe preeclampsia in pregnant women?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 15, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pencegahan Pre-Eklamsia Berat

Pemberian aspirin dosis rendah (81 mg per hari) setelah 12 minggu kehamilan sangat direkomendasikan sebagai strategi utama pencegahan pre-eklamsia berat pada wanita dengan risiko tinggi. 1

Identifikasi Wanita Berisiko Tinggi

Kondisi klinis penting yang terkait dengan peningkatan risiko pre-eklamsia meliputi:

  • Riwayat eklamsia atau pre-eklamsia sebelumnya (terutama pre-eklamsia onset dini) 1
  • Riwayat kehamilan dengan hasil yang buruk 1, 2
  • Kondisi komorbid maternal seperti:
    • Diabetes tipe 1 atau 2 sebelum kehamilan 1
    • Diabetes gestasional 1
    • Hipertensi kronis 1
    • Penyakit ginjal 1
    • Penyakit autoimun 1
  • Kehamilan multijanin 1
  • Faktor risiko lain:
    • Nulipara (kehamilan pertama) 1
    • Obesitas 1
    • Ras Afrika-Amerika 1
    • Status sosial ekonomi rendah 1
    • Usia maternal lanjut 1
    • Sindrom antibodi antifosfolipid 1
    • Kehamilan dengan bantuan reproduksi 1

Strategi Pencegahan yang Direkomendasikan

Aspirin Dosis Rendah

  • Berikan aspirin dosis rendah (81 mg per hari) pada wanita dengan risiko tinggi pre-eklamsia 1
  • Mulai pemberian aspirin setelah 12 minggu kehamilan, idealnya sebelum 16 minggu 1, 3, 4
  • Lanjutkan pemberian hingga persalinan atau minggu ke-36 sampai 37 kehamilan 4

Suplementasi Kalsium

  • Berikan kalsium 1,2-2,5 g per hari pada wanita dengan asupan kalsium rendah (<600 mg per hari) 1, 4
  • Suplementasi kalsium terutama bermanfaat bagi wanita dengan risiko tinggi pre-eklamsia yang memiliki asupan kalsium rendah 1

Aktivitas Fisik

  • Anjurkan wanita hamil untuk berolahraga setidaknya 3 hari per minggu selama rata-rata 50 menit menggunakan kombinasi latihan aerobik, kekuatan, dan fleksibilitas 1
  • Aktivitas fisik teratur telah dikaitkan dengan penurunan kenaikan berat badan dan penurunan insiden gangguan hipertensi dalam kehamilan 1

Pemantauan dan Deteksi Dini

Pengukuran Tekanan Darah

  • Lakukan pengukuran tekanan darah pada setiap kunjungan prenatal sepanjang kehamilan 1
  • Gunakan sfigmomanometri sebagai metode yang direkomendasikan untuk pengukuran tekanan darah selama kehamilan 1
  • Pastikan pasien dalam kondisi rileks sebelum pengukuran 1
  • Setelah 5 menit berlalu, ukur tekanan darah pasien dalam posisi duduk, dengan kaki tidak menyilang dan punggung ditopang 1
  • Posisikan lengan pasien setinggi atrium kanan jantung 1
  • Gunakan manset tekanan darah besar jika lingkar lengan atas pasien ≥33 cm 1
  • Hindari mengukur tekanan darah di lengan atas dalam posisi lateral kiri karena posisi ini secara keliru menurunkan pembacaan tekanan darah 1

Konfirmasi Diagnosis

  • Jika pasien memiliki pembacaan tekanan darah tinggi, konfirmasi dengan pengukuran berulang 1
  • Evaluasi diagnostik lebih lanjut dan pemantauan klinis diindikasikan untuk pasien dengan tekanan darah tinggi pada beberapa pengukuran 1

Hal yang Perlu Dihindari dalam Pencegahan Pre-eklamsia

  • Suplementasi vitamin C dan E tidak direkomendasikan dan bahkan mungkin dikaitkan dengan hasil kehamilan yang lebih buruk 1
  • Heparin berat molekul rendah (LMWH) tidak diindikasikan untuk mencegah pre-eklamsia, bahkan pada wanita dengan riwayat pre-eklamsia onset dini sebelumnya 3

Penatalaksanaan Pre-eklamsia yang Terdiagnosis

Strategi penatalaksanaan pre-eklamsia yang terdiagnosis meliputi:

  • Pemantauan janin dan ibu yang ketat 1
  • Obat antihipertensi 1
  • Magnesium sulfat 1

Pemantauan Jangka Panjang

  • Semua wanita dengan pre-eklamsia harus dievaluasi pada 3 bulan pascapersalinan untuk memastikan tekanan darah, urinalisis, dan tes laboratorium telah normal 5
  • Risiko kardiovaskular jangka panjang meningkat pada wanita yang pernah mengalami pre-eklamsia, sehingga memerlukan tindak lanjut seumur hidup 5, 6

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Prediction and prevention of recurrent preeclampsia.

Obstetrics and gynecology, 2008

Guideline

Prevention of Preeclampsia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Contraindications to Ibuprofen in Postpartum Patients with Preeclampsia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.