What is the recommended dosage of magnesium sulfate (MgSO4) for pre-eclampsia?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 15, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis MgSO4 pada Pre-Eklampsia

Dosis MgSO4 yang direkomendasikan untuk pre-eklampsia adalah dosis awal (loading dose) 4-6 gram intravena selama 15-30 menit, diikuti dengan dosis pemeliharaan 1-2 gram/jam intravena atau 5 gram intramuskular setiap 4 jam selama 24 jam. 1, 2, 3

Regimen Pemberian MgSO4

Regimen Intravena

  • Dosis awal: 4-6 gram MgSO4 dalam 250 mL larutan (Dextrose 5% atau NaCl 0,9%) diberikan intravena selama 15-30 menit 2, 3
  • Dosis pemeliharaan: 1-2 gram/jam melalui infus intravena kontinu selama 24 jam 2, 4
  • Kadar magnesium serum yang diharapkan untuk pencegahan kejang adalah 1,8-3,0 mmol/L 5

Regimen Intramuskular (Pritchard)

  • Dosis awal: 4 gram MgSO4 intravena selama 15-20 menit, diikuti segera dengan 10 gram intramuskular (5 gram di setiap bokong) 1, 6
  • Dosis pemeliharaan: 5 gram intramuskular setiap 4 jam di bokong secara bergantian selama 24 jam 1

Pertimbangan Khusus

Pemantauan Selama Terapi

  • Pantau refleks patella (hilangnya refleks patella terjadi pada konsentrasi 3,5-5 mmol/L) 5
  • Pantau frekuensi pernapasan (minimal 12x/menit) 2
  • Pantau produksi urin (minimal 30 mL/jam) 2, 5
  • Batasi asupan cairan total menjadi 60-80 mL/jam untuk menghindari risiko edema paru 1, 2

Durasi Pengobatan

  • Lanjutkan MgSO4 selama 24 jam postpartum 1, 2
  • Beberapa bukti menunjukkan bahwa jika wanita telah menerima setidaknya 8 gram MgSO4 sebelum persalinan, melanjutkan selama 24 jam postpartum mungkin tidak memberikan manfaat tambahan 1

Efek Samping dan Toksisitas

  • Oliguria adalah komplikasi paling umum yang tercatat pada kedua regimen (1 gram/jam dan 2 gram/jam) 4
  • Tanda pertama toksisitas adalah hilangnya refleks patella pada konsentrasi plasma 3,5-5 mmol/L 5
  • Paralisis pernapasan terjadi pada 5-6,5 mmol/L 5
  • Gangguan konduksi jantung terjadi pada >7,5 mmol/L 5
  • Hentikan pemberian jika frekuensi pernapasan <12x/menit, refleks patella menghilang, atau produksi urin <30 mL/jam 2

Perbandingan Dosis Pemeliharaan

  • Penelitian menunjukkan bahwa dosis pemeliharaan 1 gram/jam sama efektifnya dengan dosis 2 gram/jam, dengan lebih sedikit efek samping 4
  • Efek samping lebih umum pada kelompok 2 gram/jam, meskipun semuanya ringan 4
  • Tidak ada perbedaan signifikan dalam hasil neonatal antara kedua kelompok, kecuali untuk masuk ke perawatan intensif neonatal yang lebih sering pada kelompok 1 gram/jam 4

Alternatif Pemberian

  • Penggunaan pompa Springfusor® untuk pemberian MgSO4 intravena lebih dapat diterima daripada pemberian intramuskular standar, dengan skor nyeri median yang lebih rendah dan lebih sedikit efek samping 7
  • Pemberian dosis awal MgSO4 di komunitas (4g IV selama 20 menit plus 3g IM di setiap bokong) sebelum rujukan lebih efektif dalam mengurangi eklampsia berulang dibandingkan dengan praktik standar rujukan ke rumah sakit 8

Peringatan Penting

  • Hindari penggunaan bersamaan dengan calcium channel blocker (terutama nifedipine) tanpa pemantauan ketat, karena kombinasi ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah yang drastis 2
  • Jangan "mengeringkan" wanita pre-eklampsia, karena ia sudah berisiko cedera ginjal akut 2
  • Motilitas gastrointestinal yang berkurang selama persalinan dapat mengurangi penyerapan obat oral, sehingga pemberian IV mungkin diperlukan untuk efek yang dapat diandalkan 2

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.