What is the management approach for symptomatic bradycardia according to the latest Advanced Cardiovascular Life Support (ACLS) guidelines?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 20, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Algoritma Manajemen Bradikardi Berdasarkan ACLS Terbaru

Tatalaksana bradikardi simptomatik harus dimulai dengan atropin sebagai lini pertama, diikuti dengan obat β-adrenergik atau alat pacu jantung transkutan jika tidak responsif terhadap atropin. 1, 2

Definisi dan Penilaian Awal

  • Bradikardi didefinisikan sebagai denyut jantung <50 denyut per menit, tetapi perlu diperhatikan bahwa denyut jantung yang lambat dapat normal untuk beberapa pasien 1
  • Evaluasi apakah bradikardi menyebabkan gejala atau gangguan hemodinamik, seperti:
    • Perubahan status mental akut
    • Nyeri dada iskemik
    • Gagal jantung akut
    • Hipotensi
    • Tanda-tanda syok lainnya 1, 2

Langkah-Langkah Awal

  1. Pastikan jalan napas paten; bantu pernapasan jika diperlukan 2
  2. Berikan oksigen jika pasien hipoksemik atau menunjukkan tanda-tanda peningkatan kerja pernapasan 1
  3. Pasang monitor jantung untuk mengidentifikasi irama; pantau tekanan darah dan saturasi oksigen 2
  4. Pasang akses IV untuk pemberian obat 2
  5. Dapatkan EKG 12 lead jika tersedia; jangan tunda terapi 1
  6. Identifikasi dan atasi penyebab yang mendasari 1, 2

Algoritma Penatalaksanaan

Pasien dengan Bradikardi Simptomatik

  1. Lini Pertama: Atropin

    • Dosis: 0,5 mg IV setiap 3-5 menit 1
    • Dosis total maksimum: 3 mg 1, 2
    • Perhatian: Dosis <0,5 mg dapat menyebabkan paradoksikal perlambatan denyut jantung 1, 3
    • Indikasi: Bradikardi sinus simptomatik, blok AV pada tingkat nodus AV, atau henti sinus 1, 3
    • Kontraindikasi: Blok AV infranodal (biasanya terkait dengan MI anterior dengan irama escape kompleks lebar) 1
  2. Jika Tidak Responsif terhadap Atropin:

    • Opsi A: Infus β-adrenergik

      • Dopamin: 2-10 μg/kg/menit IV 1
      • Epinefrin: 2-10 μg/menit IV 1, 2
      • Perhatian: Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan penyakit arteri koroner 2
    • Opsi B: Alat Pacu Jantung Transkutan (TCP)

      • Indikasi: Pasien tidak stabil yang tidak merespons atropin 1, 4
      • Pertimbangkan sedasi jika pasien sadar 2
      • Keuntungan: Cocok untuk pasien yang menerima terapi trombolitik 1
  3. Jika Tidak Responsif terhadap Obat atau TCP:

    • Pertimbangkan alat pacu jantung transvenous 1
    • Indikasi: Pasien yang tidak merespons terhadap obat atau TCP 1
    • Konsultasi dengan ahli jantung 5

Pertimbangan Khusus

  • Blok AV Derajat Tinggi:

    • Atropin mungkin tidak efektif pada blok AV tipe II derajat kedua atau blok AV derajat ketiga dengan kompleks QRS lebar 2
    • Pertimbangkan TCP lebih awal 1, 4
  • Sindrom BRASH:

    • Kombinasi Bradikardi, Gagal Ginjal, obat penghambat nodus AV, Syok, dan Hiperkalemia 6
    • Memerlukan pendekatan terapeutik yang ditargetkan termasuk koreksi hiperkalemia dan penghentian obat penghambat nodus AV 6
  • Transplantasi Jantung:

    • Hindari atropin pada pasien transplantasi jantung tanpa bukti reinnervasi otonom 2
    • Dapat menyebabkan blok AV derajat tinggi paradoksikal 2

Pemantauan dan Tindak Lanjut

  • Lanjutkan pemantauan jantung selama dan setelah pengobatan 2
  • Evaluasi respons terhadap terapi dengan memantau denyut jantung, tekanan darah, dan resolusi gejala 2
  • Sekitar 50% pasien dengan bradikardi simptomatik akhirnya memerlukan alat pacu jantung permanen 7, 8

Kesalahan yang Harus Dihindari

  • Jangan menunda implementasi alat pacu eksternal untuk pasien dengan perfusi buruk 2
  • Jangan mengabaikan penyebab yang mendasari seperti efek obat, infark miokard inferior, atau transplantasi jantung 2
  • Hindari dosis atropin berlebihan (>3 mg) yang dapat menyebabkan sindrom antikolinergik sentral, termasuk kebingungan, agitasi, dan halusinasi 2
  • Jangan mengabaikan kemungkinan sindrom BRASH pada pasien dengan hiperkalemia, bradikardi, dan gagal ginjal yang menggunakan penghambat nodus AV 6

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Symptomatic Bradycardia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Prehospital transcutaneous cardiac pacing for symptomatic bradycardia.

Pacing and clinical electrophysiology : PACE, 1991

Guideline

Management of Junctional Rhythm with Bradycardia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.