Peningkatan Kreatinin pada Sindrom DRESS
Ya, sindrom DRESS (Drug Reaction with Eosinophilia and Systemic Symptoms) dapat menyebabkan peningkatan kadar kreatinin serum karena keterlibatan ginjal dalam reaksi hipersensitivitas obat ini.
Mekanisme Peningkatan Kreatinin pada DRESS
- Sindrom DRESS dapat menyebabkan nefritis interstisial akut, yang merupakan salah satu manifestasi keterlibatan organ pada kondisi ini, menyebabkan penurunan fungsi ginjal dan peningkatan kreatinin 1
- Peningkatan kreatinin pada DRESS merupakan tanda cedera ginjal akut (AKI) yang memerlukan perhatian medis segera 2
- Keterlibatan ginjal pada DRESS dapat bervariasi dari peningkatan kreatinin ringan hingga gagal ginjal yang membutuhkan terapi pengganti ginjal 1
Diagnosis Keterlibatan Ginjal pada DRESS
- Peningkatan kreatinin sebesar ≥0,3 mg/dL dalam 48 jam atau ≥50% dalam 7 hari menunjukkan adanya cedera ginjal akut sesuai kriteria KDIGO 2
- Pemeriksaan urinalisis dapat menunjukkan proteinuria, hematuria, dan silinder sel pada pasien DRESS dengan keterlibatan ginjal 1
- Biopsi ginjal pada kasus DRESS dengan keterlibatan ginjal biasanya menunjukkan nefritis interstisial akut dengan infiltrasi eosinofil 2
Penatalaksanaan DRESS dengan Keterlibatan Ginjal
- Penghentian segera obat penyebab merupakan tindakan utama dalam penatalaksanaan DRESS dengan keterlibatan ginjal 2
- Kortikosteroid sistemik sering digunakan untuk mengatasi reaksi hipersensitivitas pada DRESS dengan keterlibatan organ, termasuk ginjal 1
- Pemantauan fungsi ginjal secara ketat dengan pengukuran kreatinin serum secara berkala sangat penting pada pasien dengan DRESS untuk mendeteksi dan menangani keterlibatan ginjal secara dini 2
Prognosis dan Pemantauan
- Peningkatan kreatinin pada DRESS biasanya bersifat reversibel setelah penghentian obat penyebab dan pemberian terapi yang tepat 1
- Pemantauan fungsi ginjal disarankan selama 3 bulan setelah episode DRESS untuk memastikan resolusi lengkap atau mendeteksi perkembangan menjadi penyakit ginjal kronik 2
- Pasien dengan riwayat DRESS dan keterlibatan ginjal harus menghindari obat penyebab dan obat yang secara struktural mirip untuk mencegah rekurensi 1
Pertimbangan Khusus
- Peningkatan kreatinin ringan (≤30%) tanpa tanda-tanda dehidrasi mungkin tidak memerlukan penghentian terapi yang sedang berjalan, namun memerlukan pemantauan ketat 3
- Pada peningkatan kreatinin sedang hingga berat (>2 kali nilai dasar), konsultasi dengan nefrologi dianjurkan untuk evaluasi dan penatalaksanaan lebih lanjut 2
- Perlu diperhatikan bahwa beberapa obat seperti trimetoprim, cimetidine, dan kortikosteroid dapat meningkatkan kreatinin serum tanpa menurunkan laju filtrasi glomerulus yang sebenarnya 4
Pencegahan
- Identifikasi dini tanda-tanda DRESS dan pemantauan fungsi ginjal secara berkala pada pasien yang menggunakan obat berisiko tinggi (seperti antikonvulsan aromatik, allopurinol, antibiotik sulfonamida) 2
- Edukasi pasien tentang gejala awal DRESS seperti ruam kulit, demam, dan limfadenopati untuk mencari pertolongan medis segera 1
- Penggunaan tes genetik untuk mengidentifikasi pasien dengan predisposisi genetik terhadap DRESS (seperti HLA-B*5801 untuk allopurinol) dapat dipertimbangkan pada populasi berisiko tinggi 2