Why do pregnant women experience edema?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: October 23, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Penyebab Kaki Bengkak pada Ibu Hamil

Kaki bengkak (edema) pada ibu hamil terutama disebabkan oleh perubahan fisiologis kehamilan yang menyebabkan peningkatan volume darah, obstruksi aliran balik vena oleh rahim yang membesar, dan perubahan hormonal yang menyebabkan vasodilatasi dan retensi cairan.

Perubahan Fisiologis yang Menyebabkan Edema

  • Selama kehamilan, terjadi peningkatan volume darah hingga 40% di atas baseline pada minggu ke-24 kehamilan 1
  • Jantung dapat meningkatkan ukurannya hingga 30% selama kehamilan, sebagian karena dilatasi 1
  • Tekanan darah sistolik biasanya turun di awal kehamilan dan tekanan darah diastolik biasanya 10 mmHg di bawah baseline pada trimester kedua 1
  • Penurunan tekanan darah disebabkan oleh vasodilatasi aktif, yang dicapai melalui aksi mediator lokal seperti prostasiklin dan oksida nitrat 1

Mekanisme Spesifik Edema Kaki

  • Obstruksi aliran balik vena oleh rahim yang membesar menyebabkan stasis dan peningkatan risiko edema 1
  • Efek ini lebih nyata pada vena kaki kiri karena kompresi mekanis vena iliaka oleh rahim yang membesar, menyebabkan edema lebih sering terjadi di sisi kiri 2
  • Kehamilan menyebabkan perubahan hemostatik, dengan peningkatan konsentrasi faktor koagulasi, fibrinogen, dan adhesi trombosit, serta penurunan fibrinolisis, yang menyebabkan hiperkoagulabilitas 1
  • Faktor-faktor Starling (keseimbangan tekanan hidrostatik dan onkotik) berubah, mempersempit gradien tekanan onkotik-wedge, meningkatkan kecenderungan untuk pengembangan edema 1

Faktor Risiko Edema Kaki

  • Riwayat kondisi vena sebelum kehamilan (insufisiensi vaskular dan trombosis) 3
  • Kurangnya aktivitas fisik selama kehamilan 3
  • Berdiri atau duduk dalam waktu lama, terutama dalam posisi terlentang 2
  • Kehamilan multipara dapat menyebabkan perkembangan insufisiensi vena kronis 4

Penanganan Edema Kaki pada Kehamilan

Terapi Kompresi

  • Stoking kompresi bertingkat direkomendasikan untuk semua wanita hamil dengan edema kaki 2
  • Terapi kompresi dikombinasikan dengan latihan fisik yang tepat merupakan cara efektif untuk mencegah dan mengobati trombosis vena dan edema kaki bawah pada wanita hamil 2, 3

Aktivitas Fisik dan Posisi

  • Mobilisasi dini dan menghindari dehidrasi direkomendasikan untuk semua wanita hamil 2
  • Hindari berdiri atau duduk terlalu lama, terutama dalam posisi terlentang 2
  • Elevasi kaki saat beristirahat dapat membantu mengurangi edema 2

Kapan Harus Waspada

  • Jika edema disertai dengan hipertensi atau proteinuria, evaluasi untuk pre-eklampsia 2
  • Untuk pembengkakan unilateral, parah, atau nyeri, terutama pada kaki kiri, evaluasi untuk trombosis vena dalam 2
  • Pre-eklampsia jarang terlihat sebelum 20 minggu kehamilan kecuali pada kehamilan dengan penyakit trofoblas seperti mola hidatidiformis 1

Kesimpulan

  • Edema kaki pada kehamilan umumnya merupakan kondisi fisiologis normal yang disebabkan oleh perubahan hemodinamik selama kehamilan 1
  • Penanganan konservatif seperti terapi kompresi, elevasi kaki, dan aktivitas fisik yang tepat biasanya efektif dalam mengurangi gejala 2, 3
  • Penting untuk membedakan edema fisiologis dari tanda-tanda kondisi yang lebih serius seperti pre-eklampsia atau trombosis vena dalam 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Pedal Edema in Pregnancy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

The hemodynamic effects of pregnancy on the lower extremity venous system.

Journal of vascular surgery. Venous and lymphatic disorders, 2018

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.