Cara Memilih Obat Antidiare
Loperamide adalah obat antidiare pilihan utama untuk dewasa dengan diare akut non-berdarah, dimulai dengan dosis 4 mg diikuti 2 mg setiap buang air besar (maksimal 16 mg/hari), tetapi HARUS dihindari pada anak <18 tahun, diare berdarah, demam tinggi, atau kecurigaan megakolon toksik. 1
Algoritma Pemilihan Obat Antidiare
Langkah 1: Evaluasi Kontraindikasi Absolut
JANGAN gunakan obat antimotilitas jika:
- Usia <18 tahun - loperamide tidak boleh diberikan pada anak 1
- Diare berdarah (disentri) - didefinisikan sebagai demam >38.5°C DAN/ATAU darah segar dalam tinja 1
- Demam tinggi persisten - risiko megakolon toksik 1
- Distensi abdomen - tanda kemungkinan ileus atau megakolon 1
Langkah 2: Pastikan Status Hidrasi Adekuat
Rehidrasi SELALU menjadi prioritas utama sebelum obat antidiare:
- Dehidrasi ringan-sedang: Berikan oralit (ORS) sampai dehidrasi terkoreksi 1
- Dehidrasi berat: Cairan intravena (Ringer Laktat atau NaCl 0.9%) sampai tanda vital stabil, baru kemudian obat antidiare 1
- Obat antidiare hanya sebagai terapi tambahan setelah rehidrasi adekuat, BUKAN pengganti terapi cairan 1
Langkah 3: Pilih Obat Berdasarkan Kondisi Klinis
Untuk Diare Akut Non-Komplikasi pada Dewasa:
Loperamide (Pilihan Pertama):
- Dosis awal: 4 mg, kemudian 2 mg setiap 2-4 jam atau setelah setiap buang air besar 1
- Dosis maksimal: 16 mg/hari 1, 2
- Efektif mengurangi frekuensi dan durasi diare 1
- Obat antidiare lain TIDAK direkomendasikan karena efikasi tidak pasti atau onset lambat 1
Peringatan Penting untuk Loperamide:
- Hindari pada pasien dengan obat yang memperpanjang interval QT (antiaritmia Kelas IA/III, antipsikotik, antibiotik tertentu) 2
- Hati-hati pada gangguan hati - dapat meningkatkan paparan sistemik 2
- Pasien usia lanjut lebih rentan terhadap efek pada interval QT 2
Untuk Diare Traveler (Diare Wisatawan):
Kombinasi Loperamide + Antibiotik (untuk kasus sedang-berat):
- Quinolone (pilihan pertama): dapat diberikan dosis tunggal sampai 2 hari 1
- Co-trimoxazole (pilihan kedua): jika quinolone tidak tersedia 1
- Kombinasi dengan loperamide aman dan mempercepat remisi, bahkan pada disentri ringan dengan demam 1
- Remisi biasanya terjadi dalam 1-3 hari 1
Untuk Populasi Khusus:
Anak 6 bulan - 5 tahun (di negara defisiensi zinc):
Anak >4 tahun dengan muntah:
- Ondansetron dapat diberikan untuk memfasilitasi toleransi rehidrasi oral 1
Pasien immunocompromised atau diare terkait antibiotik:
- Probiotik dapat mengurangi keparahan dan durasi gejala 1
- Pilihan organisme spesifik berdasarkan literatur dan panduan produsen 1
Langkah 4: Tentukan Kapan Perlu Antibiotik
Antibiotik HANYA untuk:
- Diare traveler sedang-berat atau dengan demam/darah 1
- Disentri terkonfirmasi (demam tinggi + darah dalam tinja) - harus di bawah pengawasan medis 1
- Patogen spesifik teridentifikasi (shigellosis, campylobacteriosis, infeksi protozoal) 3
- BUKAN untuk semua episode diare akut - resistensi antibiotik menjadi perhatian kesehatan publik 1
Langkah 5: Terapi Suportif
Asupan cairan:
- Minuman mengandung glukosa (limun, jus buah) atau sup kaya elektrolit 1
- ORS tidak wajib untuk dewasa sehat dengan diare akut 1
Asupan makanan:
- Lanjutkan makan sesuai nafsu makan - tidak ada bukti puasa mempercepat pemulihan 1
- Hindari makanan berlemak, berat, pedas, dan kafein 1
- Hindari laktosa (susu) pada episode berkepanjangan 1
Peringatan Klinis Penting
Hentikan pengobatan mandiri dan rujuk ke dokter jika:
- Tidak ada perbaikan dalam 48 jam 1
- Gejala memburuk atau kondisi umum memburuk 1
- Muncul tanda bahaya: muntah berat, dehidrasi nyata, demam persisten, distensi abdomen, atau darah segar dalam tinja 1
Populasi yang HARUS di bawah pengawasan medis:
- Penyakit sistemik signifikan bersamaan 1
- Penyakit usus kronis berulang 1
- Usia lanjut (>75 tahun) atau lemah 1
- Imunosupresi 3
Jebakan Umum yang Harus Dihindari:
- Memberikan loperamide pada anak - risiko efek samping serius 1
- Menggunakan antimotilitas pada diare inflamasi - risiko megakolon toksik 1
- Mengabaikan rehidrasi - obat antidiare BUKAN pengganti cairan 1
- Penggunaan antibiotik empiris berlebihan - meningkatkan resistensi 1
- Menggunakan loperamide dengan obat yang memperpanjang QT - risiko aritmia jantung 2