How do I choose the right anti-diarrheal medication?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 6, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Cara Memilih Obat Antidiare

Loperamide adalah obat antidiare pilihan utama untuk dewasa dengan diare akut non-berdarah, dimulai dengan dosis 4 mg diikuti 2 mg setiap buang air besar (maksimal 16 mg/hari), tetapi HARUS dihindari pada anak <18 tahun, diare berdarah, demam tinggi, atau kecurigaan megakolon toksik. 1

Algoritma Pemilihan Obat Antidiare

Langkah 1: Evaluasi Kontraindikasi Absolut

JANGAN gunakan obat antimotilitas jika:

  • Usia <18 tahun - loperamide tidak boleh diberikan pada anak 1
  • Diare berdarah (disentri) - didefinisikan sebagai demam >38.5°C DAN/ATAU darah segar dalam tinja 1
  • Demam tinggi persisten - risiko megakolon toksik 1
  • Distensi abdomen - tanda kemungkinan ileus atau megakolon 1

Langkah 2: Pastikan Status Hidrasi Adekuat

Rehidrasi SELALU menjadi prioritas utama sebelum obat antidiare:

  • Dehidrasi ringan-sedang: Berikan oralit (ORS) sampai dehidrasi terkoreksi 1
  • Dehidrasi berat: Cairan intravena (Ringer Laktat atau NaCl 0.9%) sampai tanda vital stabil, baru kemudian obat antidiare 1
  • Obat antidiare hanya sebagai terapi tambahan setelah rehidrasi adekuat, BUKAN pengganti terapi cairan 1

Langkah 3: Pilih Obat Berdasarkan Kondisi Klinis

Untuk Diare Akut Non-Komplikasi pada Dewasa:

Loperamide (Pilihan Pertama):

  • Dosis awal: 4 mg, kemudian 2 mg setiap 2-4 jam atau setelah setiap buang air besar 1
  • Dosis maksimal: 16 mg/hari 1, 2
  • Efektif mengurangi frekuensi dan durasi diare 1
  • Obat antidiare lain TIDAK direkomendasikan karena efikasi tidak pasti atau onset lambat 1

Peringatan Penting untuk Loperamide:

  • Hindari pada pasien dengan obat yang memperpanjang interval QT (antiaritmia Kelas IA/III, antipsikotik, antibiotik tertentu) 2
  • Hati-hati pada gangguan hati - dapat meningkatkan paparan sistemik 2
  • Pasien usia lanjut lebih rentan terhadap efek pada interval QT 2

Untuk Diare Traveler (Diare Wisatawan):

Kombinasi Loperamide + Antibiotik (untuk kasus sedang-berat):

  • Quinolone (pilihan pertama): dapat diberikan dosis tunggal sampai 2 hari 1
  • Co-trimoxazole (pilihan kedua): jika quinolone tidak tersedia 1
  • Kombinasi dengan loperamide aman dan mempercepat remisi, bahkan pada disentri ringan dengan demam 1
  • Remisi biasanya terjadi dalam 1-3 hari 1

Untuk Populasi Khusus:

Anak 6 bulan - 5 tahun (di negara defisiensi zinc):

  • Suplementasi zinc oral mengurangi durasi diare 1
  • Loperamide TETAP KONTRAINDIKASI 1

Anak >4 tahun dengan muntah:

  • Ondansetron dapat diberikan untuk memfasilitasi toleransi rehidrasi oral 1

Pasien immunocompromised atau diare terkait antibiotik:

  • Probiotik dapat mengurangi keparahan dan durasi gejala 1
  • Pilihan organisme spesifik berdasarkan literatur dan panduan produsen 1

Langkah 4: Tentukan Kapan Perlu Antibiotik

Antibiotik HANYA untuk:

  • Diare traveler sedang-berat atau dengan demam/darah 1
  • Disentri terkonfirmasi (demam tinggi + darah dalam tinja) - harus di bawah pengawasan medis 1
  • Patogen spesifik teridentifikasi (shigellosis, campylobacteriosis, infeksi protozoal) 3
  • BUKAN untuk semua episode diare akut - resistensi antibiotik menjadi perhatian kesehatan publik 1

Langkah 5: Terapi Suportif

Asupan cairan:

  • Minuman mengandung glukosa (limun, jus buah) atau sup kaya elektrolit 1
  • ORS tidak wajib untuk dewasa sehat dengan diare akut 1

Asupan makanan:

  • Lanjutkan makan sesuai nafsu makan - tidak ada bukti puasa mempercepat pemulihan 1
  • Hindari makanan berlemak, berat, pedas, dan kafein 1
  • Hindari laktosa (susu) pada episode berkepanjangan 1

Peringatan Klinis Penting

Hentikan pengobatan mandiri dan rujuk ke dokter jika:

  • Tidak ada perbaikan dalam 48 jam 1
  • Gejala memburuk atau kondisi umum memburuk 1
  • Muncul tanda bahaya: muntah berat, dehidrasi nyata, demam persisten, distensi abdomen, atau darah segar dalam tinja 1

Populasi yang HARUS di bawah pengawasan medis:

  • Penyakit sistemik signifikan bersamaan 1
  • Penyakit usus kronis berulang 1
  • Usia lanjut (>75 tahun) atau lemah 1
  • Imunosupresi 3

Jebakan Umum yang Harus Dihindari:

  • Memberikan loperamide pada anak - risiko efek samping serius 1
  • Menggunakan antimotilitas pada diare inflamasi - risiko megakolon toksik 1
  • Mengabaikan rehidrasi - obat antidiare BUKAN pengganti cairan 1
  • Penggunaan antibiotik empiris berlebihan - meningkatkan resistensi 1
  • Menggunakan loperamide dengan obat yang memperpanjang QT - risiko aritmia jantung 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Acute diarrhea.

American family physician, 2014

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.