Perbandingan Lansoprazole dengan Omeprazole
Lansoprazole 30 mg dan omeprazole 20 mg memiliki efikasi penyembuhan yang setara untuk esofagitis erosif dan penyakit terkait asam lainnya, tetapi lansoprazole memberikan kontrol asam esofagus yang lebih baik dan meredakan gejala lebih cepat, terutama pada awal pengobatan. 1, 2, 3
Efikasi Penyembuhan Esofagitis Erosif
Kedua obat menunjukkan tingkat penyembuhan yang sangat mirip:
- Tingkat penyembuhan pada 8 minggu: Lansoprazole 30 mg mencapai 90.0% vs omeprazole 20 mg 90.7% (tidak berbeda signifikan) 1
- Perjalanan penyembuhan: Pada minggu ke-2,4,6, dan 8, kedua obat menunjukkan kurva penyembuhan yang hampir identik 1
- Superioritas dosis: Lansoprazole 30 mg secara konsisten lebih efektif dibandingkan lansoprazole 15 mg pada semua titik waktu 1
Kontrol Asam dan Refluks Esofagus
Lansoprazole menunjukkan keunggulan dalam mengendalikan paparan asam esofagus:
- Normalisasi pH esofagus: Dengan dosis standar, 71% pasien yang menerima lansoprazole 30 mg mencapai pH esofagus normal, dibandingkan hanya 32% dengan omeprazole 20 mg (P < 0.001) 2
- Waktu pH <4 di esofagus: Lansoprazole menghasilkan 1.92% ± 2.29% vs omeprazole 4.76% ± 2.88% (P = 0.002) 3
- Episode refluks berkepanjangan: Lansoprazole menghasilkan lebih sedikit episode refluks >5 menit (1.00 ± 1.33 vs 2.90 ± 2.42, P = 0.031) 3
- Penekanan asam lambung: Kedua obat menghambat asam lambung dengan tingkat yang sebanding (79% untuk lansoprazole vs 69% untuk omeprazole, tidak signifikan) 3
Kecepatan Peredaan Gejala
Lansoprazole memberikan peredaan gejala yang lebih superior, terutama pada fase awal pengobatan:
- Berdasarkan catatan harian pasien, lansoprazole 30 mg menghasilkan peredaan simptomatik yang lebih baik dibandingkan omeprazole 20 mg, terutama di awal perjalanan pengobatan 1
- Keunggulan ini mungkin terkait dengan kontrol asam esofagus yang lebih baik dan pengurangan episode refluks 3
Profil Keamanan
Kedua obat memiliki profil keamanan yang sangat mirip:
- Tolerabilitas: Lansoprazole dan omeprazole sama-sama aman dan dapat ditoleransi dengan baik dalam terapi jangka pendek maupun panjang 4, 5
- Efek samping: Profil efek samping serupa antara kedua obat 4
- Penggunaan pediatrik: Kedua obat telah disetujui FDA untuk pasien usia ≥1 tahun dengan rentang dosis efektif 0.7-3.3 mg/kg/hari untuk omeprazole dan 0.7-3.0 mg/kg/hari untuk lansoprazole 6
Pertimbangan Farmakokinetik
- Bioavailabilitas: Lansoprazole memiliki bioavailabilitas 85% vs omeprazole 54% 4
- Durasi kerja: Kedua obat memiliki waktu paruh plasma <2 jam tetapi durasi kerja >24 jam 4
- Metabolisme: Keduanya dimetabolisme melalui sistem sitokrom P450, termasuk CYP2C19 6
Algoritma Pemilihan Obat
Untuk GERD dengan esofagitis erosif:
- Mulai dengan lansoprazole 30 mg sekali sehari (30-60 menit sebelum makan) jika peredaan gejala cepat menjadi prioritas 7, 1
- Omeprazole 20 mg sekali sehari merupakan alternatif yang setara jika biaya menjadi pertimbangan utama 6, 1
Untuk GERD refrakter atau komplikasi:
- Jika pH-metri menunjukkan refluks asam persisten pada dosis standar, lansoprazole mungkin memerlukan peningkatan dosis lebih jarang dibandingkan omeprazole 2
- Pertimbangkan peningkatan dosis menjadi dua kali sehari jika kontrol asam tidak adekuat 2
Peringatan Penting
- Jangan menggunakan PPI pada bayi dengan refluks tanpa indikasi jelas: Uji coba terkontrol plasebo pada bayi tidak menunjukkan superioritas PPI dibandingkan plasebo untuk mengurangi iritabilitas 6
- Risiko jangka panjang: Supresi asam dengan PPI dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan bawah, gastroenteritis, dan kandidemia pada populasi pediatrik 6
- Hindari penggunaan berlebihan: Peningkatan dramatis dalam resep PPI untuk pasien pediatrik, terutama bayi, merupakan masalah yang perlu diwaspadai 6