What are the pharmacodynamics and pharmacokinetics of Bisoprolol?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 15, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Farmakodinamik dan Farmakokinetik Bisoprolol

Farmakodinamik

Bisoprolol adalah beta-1 adrenergik antagonis yang sangat selektif tanpa aktivitas simpatomimetik intrinsik atau aktivitas stabilisasi membran pada rentang dosis terapeutik. 1

Mekanisme Kerja Kardiovaskular

  • Efek paling menonjol adalah efek kronotropik negatif, menghasilkan penurunan denyut jantung saat istirahat dan saat latihan 1
  • Terjadi penurunan curah jantung saat istirahat dan latihan dengan sedikit perubahan pada stroke volume 1
  • Hanya terjadi peningkatan kecil pada tekanan atrium kanan atau tekanan baji kapiler paru saat istirahat atau latihan 1
  • Selektivitas beta-1 tidak absolut - pada dosis tinggi (≥20 mg), bisoprolol juga menghambat reseptor beta-2 yang terutama terletak di otot bronkial dan vaskular 1

Efek Elektrofisiologi

  • Menurunkan denyut jantung secara signifikan 1
  • Meningkatkan waktu pemulihan nodus sinus 1
  • Memperpanjang periode refrakter nodus AV 1
  • Dengan stimulasi atrium cepat, memperpanjang konduksi nodus AV 1

Mekanisme Antihipertensi

Mekanisme efek antihipertensi belum sepenuhnya ditetapkan, tetapi faktor yang mungkin terlibat meliputi: 1

  • Penurunan curah jantung
  • Inhibisi pelepasan renin oleh ginjal
  • Pengurangan aliran simpatis tonik dari pusat vasomotor di otak

Onset dan Durasi Kerja

  • Efek maksimal terjadi dalam 1-4 jam setelah pemberian dosis 1
  • Efek bertahan selama 24 jam pada dosis ≥5 mg 1
  • Pada sukarelawan normal, terapi bisoprolol menghasilkan pengurangan takikardia yang diinduksi oleh latihan dan isoproterenol 1

Farmakokinetik

Absorpsi dan Bioavailabilitas

  • Bioavailabilitas absolut setelah dosis oral 10 mg adalah sekitar 80% 1
  • Absorpsi tidak dipengaruhi oleh keberadaan makanan 1
  • Metabolisme first-pass bisoprolol adalah sekitar 20% 1
  • Konsentrasi plasma puncak terjadi dalam 2-4 jam setelah pemberian dosis 5-20 mg 1
  • Nilai puncak rata-rata berkisar dari 16 ng/mL pada dosis 5 mg hingga 70 ng/mL pada dosis 20 mg 1

Distribusi

  • Ikatan dengan protein serum adalah sekitar 30% 1, 2
  • Volume distribusi adalah 2,0-3,0 L/kg 2
  • Pemberian dosis sekali sehari menghasilkan variasi antar-subjek kurang dari dua kali lipat dalam kadar plasma puncak 1

Metabolisme

  • Bisoprolol tidak dimetabolisme oleh sitokrom P450 II D6 (debrisoquin hydroxylase) 1
  • Pada manusia, metabolit yang diketahui bersifat labil atau tidak memiliki aktivitas farmakologis yang diketahui 1

Eliminasi

  • Waktu paruh eliminasi plasma adalah 9-12 jam 1, 2
  • Waktu paruh sedikit lebih panjang pada pasien lanjut usia, sebagian karena penurunan fungsi ginjal 1
  • Steady state dicapai dalam 5 hari pemberian dosis sekali sehari 1
  • Akumulasi plasma rendah; faktor akumulasi berkisar dari 1 hingga 1,3 1
  • Konsentrasi plasma proporsional dengan dosis yang diberikan dalam rentang 5-20 mg 1

Jalur Ekskresi

  • Bisoprolol dieliminasi secara seimbang melalui jalur renal dan non-renal 1
  • Sekitar 50% dosis muncul tidak berubah dalam urin 1, 2
  • Sisanya muncul dalam bentuk metabolit tidak aktif 1
  • Kurang dari 2% dosis diekskresikan dalam feses 1
  • Klirens renal adalah 200-250 mL/menit pada fungsi ginjal normal 2

Pertimbangan Khusus Populasi

Gangguan Ginjal:

  • Pada subjek dengan klirens kreatinin kurang dari 40 mL/menit, waktu paruh plasma meningkat sekitar tiga kali lipat dibandingkan dengan subjek sehat 1

Gangguan Hati:

  • Pada pasien dengan sirosis hati, eliminasi bisoprolol lebih bervariasi dalam kecepatan dan secara signifikan lebih lambat daripada subjek sehat 1
  • Waktu paruh plasma berkisar dari 8,3 hingga 21,7 jam pada pasien sirosis 1

Pasien Lanjut Usia:

  • Pada populasi muda dan lanjut usia, akumulasi plasma rendah 1
  • Karakteristik farmakokinetik dari kedua enansiomer serupa 1

Variabilitas Interindividual

  • Studi terbaru menunjukkan variabilitas luas dalam konsentrasi serum bisoprolol yang dicapai setelah mengonsumsi dosis yang sama 3
  • Konsentrasi berkisar dari 1 hingga 65,0 μg/L dan berkorelasi dengan dosis harian dan dosis per kilogram berat badan 3
  • Pasien dengan fungsi jantung berkurang, fungsi ginjal berkurang, dan yang mengonsumsi kombinasi dengan amiodaron menunjukkan rasio konsentrasi-terhadap-dosis yang lebih tinggi dan klirens yang lebih rendah 3

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.