Can rheumatic fever recur?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 19, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Ya, Demam Reumatik Dapat Rekuren

Demam reumatik sangat rentan untuk rekuren setelah episode awal, dan rekurensi ini dapat menyebabkan perburukan penyakit jantung reumatik yang progresif. 1

Risiko dan Mekanisme Rekurensi

  • Pasien yang pernah mengalami episode demam reumatik memiliki risiko sangat tinggi untuk mengalami rekurensi setelah infeksi streptokokus grup A berikutnya 1
  • Infeksi streptokokus grup A tidak harus bergejala untuk memicu rekurensi - setidaknya sepertiga kasus demam reumatik berasal dari infeksi GAS asimtomatik 2, 3
  • Demam reumatik dapat rekuren bahkan ketika infeksi simtomatik diobati dengan tepat, yang menekankan pentingnya profilaksis berkelanjutan 1, 3
  • Studi Cochrane 2024 menunjukkan bahwa tanpa profilaksis antibiotik, risiko rekurensi adalah 1.7% dibandingkan 0.7% dengan profilaksis 4

Dampak Rekurensi pada Jantung

  • Jika karditis terjadi pada serangan awal, semua rekurensi berikutnya akan melibatkan jantung dengan kerusakan kardiak tambahan yang progresif 1, 5
  • Pasien dengan karditis pada episode awal akan terus mengalami keterlibatan kardiak persisten selama rekurensi berikutnya, dengan kemungkinan kerusakan tambahan 5
  • Sebaliknya, jika pasien terhindar dari karditis pada serangan awal, mereka cenderung akan terus terhindar pada rekurensi berikutnya (dengan pengecualian langka pada kasus korea murni) 5
  • Rekurensi demam reumatik dikaitkan dengan mortalitas yang lebih tinggi - dalam satu studi, semua kematian terjadi pada kelompok rekuren (P = 0.02) 6

Manifestasi Klinis yang Berbeda

Rekurensi demam reumatik menunjukkan pola klinis yang berbeda dari episode pertama:

  • Artritis terjadi secara signifikan lebih tinggi pada episode pertama (P = 0.047) 6
  • Sesak napas (P = 0.003), palpitasi (P = 0.034), dan regurgitasi aorta (P = 0.001) terjadi secara signifikan lebih tinggi pada rekurensi 6
  • Murmur yang terdengar sesuai dengan regurgitasi ekhokardiografi hadir pada 100% pasien rekuren versus hanya 61.5% pada episode pertama (P = 0.007) 6
  • Karditis subklinis hanya terjadi pada pasien episode pertama 6

Profilaksis Sekunder - Kunci Pencegahan

Profilaksis antimikroba berkelanjutan (bukan episodik) adalah esensial untuk mencegah rekurensi dan harus dimulai segera setelah diagnosis demam reumatik ditegakkan 1, 2:

Regimen Pilihan:

  • Benzatin penisilin G 1.2 juta unit IM setiap 4 minggu (regimen pilihan) 1, 2
  • Pada populasi risiko tinggi atau yang mengalami rekurensi meskipun patuh pada regimen 4 minggu, pemberian setiap 3 minggu dapat dipertimbangkan 1, 2, 7
  • Studi menunjukkan regimen 3 minggu superior: 1 rekurensi dari 90 pasien versus 6 rekurensi dari 63 pasien pada regimen 4 minggu (P = 0.01) 7

Alternatif untuk Alergi Penisilin:

  • Penisilin V oral: 250 mg dua kali sehari 1
  • Sulfadiazin: 1 g oral sekali sehari 1
  • Antibiotik makrolida atau azalida (untuk pasien alergi penisilin dan sulfadiazin) 1

Durasi Profilaksis

Durasi profilaksis tergantung pada keterlibatan kardiak 1, 2:

  • Demam reumatik dengan karditis dan penyakit jantung residual: 10 tahun atau sampai usia 40 tahun (mana yang lebih lama), kadang seumur hidup 1, 2
  • Demam reumatik dengan karditis tanpa penyakit jantung residual: 10 tahun atau sampai usia 21 tahun (mana yang lebih lama) 1, 2
  • Demam reumatik tanpa karditis: 5 tahun atau sampai usia 21 tahun (mana yang lebih lama) 1, 2

Pertimbangan Penting

  • Profilaksis seumur hidup direkomendasikan untuk pasien dengan risiko tinggi paparan streptokokus grup A (misalnya guru, pekerja penitipan anak) 1
  • Profilaksis harus dilanjutkan bahkan setelah operasi katup, termasuk penggantian katup prostetik 1, 2
  • Anggota keluarga pasien dengan demam reumatik saat ini atau sebelumnya harus mendapat pengobatan segera untuk infeksi streptokokus 2
  • Bukti berkualitas sedang menunjukkan benzatin penisilin IM sekitar 10 kali lebih efektif daripada antibiotik oral dalam mencegah rekurensi (RR 0.07,95% CI 0.02-0.26) 4

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Treatment of Acute Rheumatic Fever Mimicking Pericarditis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Rheumatic Fever and Scarlet Fever Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Recurrences of acute rheumatic fever. A prospective study of 79 episodes.

American journal of diseases of children (1960), 1984

Research

First-episode versus recurrent acute rheumatic fever: is it different?

Pediatrics international : official journal of the Japan Pediatric Society, 2009

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.