Can physiological reflexes increase in patients with metabolic encephalopathy?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 24, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Refleks Fisiologis pada Ensefalopati Metabolik

Refleks fisiologis tidak meningkat pada pasien dengan ensefalopati metabolik; sebaliknya, refleks ini cenderung menurun atau menghilang seiring dengan memburuknya tingkat keparahan ensefalopati. 1

Karakteristik Neurologis Ensefalopati Metabolik

Ensefalopati metabolik ditandai oleh disfungsi serebral global yang bermanifestasi dengan berbagai gejala neurologis, termasuk perubahan pada pemeriksaan refleks 2, 3:

Temuan Refleks yang Khas

  • Asterixis merupakan temuan yang sangat sugestif untuk ensefalopati metabolik (termasuk pada ensefalopati hepatik derajat 2 menurut skor West-Haven), bukan peningkatan refleks fisiologis 1

  • Refleks batang otak (pupil, kornea, okulosefalik, okulovestibular) cenderung menurun atau menghilang pada ensefalopati metabolik yang berat, bukan meningkat 1

  • Pemeriksaan neurologis pada ensefalopati metabolik harus mencakup evaluasi refleks kranial, motorik, sensorik, dan neurovisual, yang semuanya dapat menunjukkan penurunan fungsi 1

Pola Penurunan Refleks Berdasarkan Keparahan

Ensefalopati Hepatik sebagai Model

Pada ensefalopati hepatik (salah satu bentuk ensefalopati metabolik), terdapat pola progresif 1:

  • Stadium awal: Gangguan kognitif dengan refleks yang mungkin masih normal
  • Stadium lanjut (stupor): Munculnya asterixis dan penurunan refleks
  • Stadium koma: Hilangnya refleks batang otak dan pola EEG yang sangat abnormal

Nilai Prognostik Refleks yang Menghilang

Pada pasien koma pasca henti jantung (bentuk ensefalopati metabolik akut), hilangnya refleks memiliki nilai prognostik buruk 1:

  • Hilangnya refleks pupil pada 24-72 jam memiliki spesifisitas tinggi untuk outcome buruk
  • Hilangnya refleks kornea pada 24-48 jam memprediksi outcome buruk dengan sensitivitas 30-37%
  • Hilangnya refleks okulovestibular bilateral pada 24 jam menunjukkan prognosis buruk

Diferensiasi dengan Kondisi Lain

Penting untuk Membedakan

Peningkatan refleks fisiologis lebih karakteristik untuk 1:

  • Lesi fokal otak (bukan ensefalopati metabolik difus)
  • Gangguan upper motor neuron
  • Kondisi neurologis struktural

Pemeriksaan Penunjang

Untuk mengonfirmasi ensefalopati metabolik dan membedakannya dari kondisi lain 1:

  • EEG: Menunjukkan perlambatan progresif, gelombang trifasik (tidak spesifik untuk satu penyebab), dan pola delta
  • Evoked potentials: Indeks fungsi kortikal global (IGCF) memburuk paralel dengan keparahan klinis
  • Pemeriksaan laboratorium: Elektrolit, glukosa, fungsi hati, fungsi ginjal untuk identifikasi penyebab metabolik

Peringatan Klinis Penting

  • Jangan menginterpretasikan asterixis sebagai "peningkatan refleks" - ini adalah gerakan involunter yang menunjukkan disfungsi metabolik 1

  • Gelombang trifasik pada EEG bukan pola epileptik, melainkan karakteristik ensefalopati metabolik, meskipun dapat sulit dibedakan dari status epileptikus non-konvulsif 4

  • Refleks yang masih normal atau meningkat pada pasien dengan gangguan kesadaran harus mendorong pencarian diagnosis alternatif selain ensefalopati metabolik murni 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Metabolic encephalopathies.

Neurologic clinics, 2011

Guideline

Distinguishing Triphasic Waves from Epilepsy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.