Refleks Fisiologis pada Ensefalopati Metabolik
Refleks fisiologis tidak meningkat pada pasien dengan ensefalopati metabolik; sebaliknya, refleks ini cenderung menurun atau menghilang seiring dengan memburuknya tingkat keparahan ensefalopati. 1
Karakteristik Neurologis Ensefalopati Metabolik
Ensefalopati metabolik ditandai oleh disfungsi serebral global yang bermanifestasi dengan berbagai gejala neurologis, termasuk perubahan pada pemeriksaan refleks 2, 3:
Temuan Refleks yang Khas
Asterixis merupakan temuan yang sangat sugestif untuk ensefalopati metabolik (termasuk pada ensefalopati hepatik derajat 2 menurut skor West-Haven), bukan peningkatan refleks fisiologis 1
Refleks batang otak (pupil, kornea, okulosefalik, okulovestibular) cenderung menurun atau menghilang pada ensefalopati metabolik yang berat, bukan meningkat 1
Pemeriksaan neurologis pada ensefalopati metabolik harus mencakup evaluasi refleks kranial, motorik, sensorik, dan neurovisual, yang semuanya dapat menunjukkan penurunan fungsi 1
Pola Penurunan Refleks Berdasarkan Keparahan
Ensefalopati Hepatik sebagai Model
Pada ensefalopati hepatik (salah satu bentuk ensefalopati metabolik), terdapat pola progresif 1:
- Stadium awal: Gangguan kognitif dengan refleks yang mungkin masih normal
- Stadium lanjut (stupor): Munculnya asterixis dan penurunan refleks
- Stadium koma: Hilangnya refleks batang otak dan pola EEG yang sangat abnormal
Nilai Prognostik Refleks yang Menghilang
Pada pasien koma pasca henti jantung (bentuk ensefalopati metabolik akut), hilangnya refleks memiliki nilai prognostik buruk 1:
- Hilangnya refleks pupil pada 24-72 jam memiliki spesifisitas tinggi untuk outcome buruk
- Hilangnya refleks kornea pada 24-48 jam memprediksi outcome buruk dengan sensitivitas 30-37%
- Hilangnya refleks okulovestibular bilateral pada 24 jam menunjukkan prognosis buruk
Diferensiasi dengan Kondisi Lain
Penting untuk Membedakan
Peningkatan refleks fisiologis lebih karakteristik untuk 1:
- Lesi fokal otak (bukan ensefalopati metabolik difus)
- Gangguan upper motor neuron
- Kondisi neurologis struktural
Pemeriksaan Penunjang
Untuk mengonfirmasi ensefalopati metabolik dan membedakannya dari kondisi lain 1:
- EEG: Menunjukkan perlambatan progresif, gelombang trifasik (tidak spesifik untuk satu penyebab), dan pola delta
- Evoked potentials: Indeks fungsi kortikal global (IGCF) memburuk paralel dengan keparahan klinis
- Pemeriksaan laboratorium: Elektrolit, glukosa, fungsi hati, fungsi ginjal untuk identifikasi penyebab metabolik
Peringatan Klinis Penting
Jangan menginterpretasikan asterixis sebagai "peningkatan refleks" - ini adalah gerakan involunter yang menunjukkan disfungsi metabolik 1
Gelombang trifasik pada EEG bukan pola epileptik, melainkan karakteristik ensefalopati metabolik, meskipun dapat sulit dibedakan dari status epileptikus non-konvulsif 4
Refleks yang masih normal atau meningkat pada pasien dengan gangguan kesadaran harus mendorong pencarian diagnosis alternatif selain ensefalopati metabolik murni 1