What are the treatment options for brain metastases?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 25, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pilihan Pengobatan untuk Metastasis Otak

Pendekatan Terapi Berdasarkan Jumlah Lesi dan Status Pasien

Untuk pasien dengan 1-4 metastasis otak yang tidak direseksi dan tanpa pilihan terapi sistemik, stereotactic radiosurgery (SRS) tunggal harus ditawarkan sebagai terapi pilihan utama (kecuali untuk karsinoma paru sel kecil). 1

Manajemen Simptomatik Awal

  • Deksametason merupakan kortikosteroid lini pertama dengan dosis 4-8 mg/hari untuk gejala sedang, meningkat hingga 16 mg/hari untuk gejala berat dengan efek massa yang signifikan 2, 3
  • Obat antikejang hanya diberikan pada pasien yang mengalami kejang, bukan sebagai profilaksis 2, 3
  • MRI dengan kontras gadolinium adalah modalitas pencitraan diagnostik pilihan karena sensitivitas yang lebih tinggi dalam mendeteksi lesi multipel 2, 4

Indikasi Pembedahan

Pembedahan merupakan pilihan yang masuk akal untuk pasien dengan metastasis otak, dengan mempertimbangkan faktor-faktor berikut: 1

  • Tumor besar dengan efek massa kemungkinan besar mendapat manfaat dari pembedahan 1, 2
  • Pasien dengan dugaan metastasis otak tanpa diagnosis kanker primer dapat memperoleh manfaat dari pembedahan untuk menegakkan diagnosis dan mengangkat tumor 1
  • Lesi simptomatik yang refrakter terhadap steroid 2, 3
  • Metastasis otak soliter yang dapat diakses 1, 3
  • Pasien dengan metastasis otak multipel dan/atau penyakit sistemik yang tidak terkontrol kemungkinan kecil mendapat manfaat dari pembedahan kecuali penyakit yang tersisa dapat dikontrol melalui tindakan lain 1

Algoritma Terapi Radiasi

Untuk Metastasis yang Tidak Direseksi:

  • 1-4 lesi (kecuali karsinoma paru sel kecil): SRS tunggal harus ditawarkan 1, 2
  • >4 lesi dengan status performa baik (KPS ≥70): SRS, whole brain radiation therapy (WBRT), atau kombinasi keduanya merupakan pilihan yang masuk akal 1, 4

Untuk Metastasis yang Sudah Direseksi:

  • 1-2 lesi: SRS tunggal ke kavitas bedah harus ditawarkan 1, 2
  • >2 lesi dengan status performa baik: SRS, WBRT, atau kombinasi keduanya merupakan pilihan yang masuk akal 1

Modifikasi WBRT untuk Mengurangi Toksisitas

Memantine dan hippocampal avoidance harus ditawarkan kepada pasien yang menerima WBRT dengan kriteria: 1, 2

  • Tidak ada lesi hipokampus
  • Harapan hidup 4 bulan atau lebih

Pendekatan ini mengurangi penurunan neurokognitif yang terkait dengan WBRT 1

Terapi Sistemik

Terapi sistemik sebagai monoterapi kini menjadi pertimbangan lini pertama untuk subkelompok pasien asimptomatik dengan jenis tumor tertentu: 2

Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) dengan Mutasi EGFR:

  • Untuk NSCLC stadium III yang tidak dapat direseksi dengan mutasi EGFR (exon 19 deletions atau L858R) setelah kemoradioterapi definitif: Osimertinib 80 mg oral sekali sehari menunjukkan median PFS 39.1 bulan versus 5.6 bulan dengan plasebo (HR 0.16) 5
  • Untuk NSCLC metastatik dengan mutasi EGFR yang belum diobati: Osimertinib menunjukkan median PFS 18.9 bulan versus 10.2 bulan dengan EGFR TKI generasi pertama (HR 0.46) 5
  • Kombinasi osimertinib dengan pemetrexed dan kemoterapi berbasis platinum menunjukkan median PFS 25.5 bulan versus 16.7 bulan dengan osimertinib monoterapi (HR 0.62) 5

Efikasi terapi sistemik bergantung pada jenis tumor primer dan adanya mutasi yang dapat ditargetkan 2, 3

Pasien yang Tidak Mendapat Manfaat dari Terapi Radiasi

Pasien dengan metastasis otak asimptomatik dengan KPS ≤50 atau KPS <70 tanpa pilihan terapi sistemik tidak mendapat manfaat dari terapi radiasi. 1, 4

Manajemen Komplikasi

Nekrosis Radiasi:

  • Glukokortikoid sebagai terapi lini pertama 2, 3
  • Jika glukokortikoid gagal: Pertimbangkan reseksi bedah, laser interstitial thermal therapy (LITT), atau bevacizumab 2, 3

Penurunan Neurokognitif:

  • Pertimbangkan obat penghambat asetilkolinesterase dan rehabilitasi kognitif 2

Peringatan Penting

  • Pasien dengan gejala metastasis otak harus menerima terapi lokal terlepas dari terapi sistemik yang digunakan 1, 4
  • Untuk pasien dengan metastasis otak asimptomatik, terapi lokal tidak boleh ditunda kecuali penundaan secara khusus direkomendasikan dalam pedoman ini 1
  • Keputusan untuk menunda terapi lokal harus didasarkan pada diskusi multidisiplin tentang potensi manfaat dan bahaya yang mungkin dialami pasien 1
  • SRS tunggal tanpa WBRT adjuvan telah menjadi pendekatan standar untuk menghindari penurunan neurokognitif 3

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Brain Metastases

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Management of Brain Metastases

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Treatment of Brain Metastases in Cervical Cancer

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.