Can patients with spinal metastasis be given steroids?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: November 27, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pemberian Steroid pada Pasien dengan Metastasis Spinal

Ya, steroid (khususnya deksametason) harus segera diberikan pada pasien dengan metastasis spinal, terutama jika terdapat kompresi medula spinalis atau gejala neurologis. 1

Indikasi Pemberian Steroid

Steroid harus diberikan segera ketika diagnosis klinis-radiologis kompresi medula spinalis (MSCC) ditegakkan. 1 Bahkan jika kecurigaan klinis tinggi, steroid dapat dimulai sebelum konfirmasi radiografis. 2

Kapan Steroid Diperlukan:

  • Kompresi medula spinalis dengan defisit neurologis - Indikasi paling kuat untuk pemberian steroid segera 1
  • Nyeri punggung berat yang memburuk - Steroid memberikan perbaikan nyeri substansial, seringkali dalam beberapa jam 3
  • Fraktur vertebra patologis dengan gejala sedang hingga berat - Untuk mengurangi edema dan tekanan intrakranial 1
  • Pasien dengan fungsi motorik baik tanpa gejala - Mungkin tidak memerlukan steroid sama sekali 1

Dosis Deksametason yang Direkomendasikan

Dosis standar yang paling sering digunakan adalah deksametason 16 mg/hari. 1 Ini memberikan keseimbangan terbaik antara efikasi dan keamanan.

Regimen Dosis Berdasarkan Keparahan:

  • Gejala ringan hingga sedang:

    • Bolus awal 10 mg IV, diikuti 4 mg IV setiap 6 jam (16 mg/hari total) 2, 4
    • Atau 16 mg/hari oral 1
  • Gejala berat dengan defisit neurologis signifikan:

    • Dosis tinggi 36-96 mg/hari dapat dipertimbangkan 1
    • Bolus 96-100 mg IV diikuti 96 mg/hari 5, 3
    • Namun, dosis tinggi memiliki risiko efek samping serius 11-14% 1, 2

Perbandingan Dosis Moderat vs Tinggi:

Studi menunjukkan dosis moderat (16 mg/hari) memiliki profil keamanan jauh lebih baik dengan efek samping serius 0% dibanding 14% pada dosis tinggi, tanpa perbedaan signifikan dalam outcome ambulasi. 1 Meskipun dosis tinggi menunjukkan tren perbaikan motorik lebih baik (25% vs 8%), perbedaan ini tidak signifikan secara statistik (p=0.22). 6

Durasi dan Tapering

Steroid biasanya di-taper selama 2 minggu setelah dimulai, umumnya diberikan selama durasi radioterapi. 1 Satu studi menunjukkan regimen: 96 mg selama 3 hari, kemudian taper dalam 10 hari. 5

Efek Samping yang Perlu Diwaspadai

Efek Samping Serius (Terutama Dosis Tinggi):

  • Ulkus peptikum dengan perdarahan - Risiko meningkat signifikan pada dosis tinggi 1
  • Perforasi gastrointestinal - Dapat fatal jika tidak terdeteksi 1
  • Psikosis berat - Memerlukan penghentian terapi 1, 5
  • Infeksi - Terutama pneumonia dan infeksi saluran kemih 2
  • Hiperglikemia - Monitoring ketat diperlukan pada pasien diabetes 4

Efek samping serius terjadi pada 11% pasien dengan dosis tinggi dibanding hampir tidak ada pada dosis moderat. 1, 5

Algoritma Penatalaksanaan

  1. Kecurigaan klinis MSCC → Mulai deksametason 10 mg IV bolus segera, bahkan sebelum MRI 2, 7

  2. Konfirmasi diagnosis dengan MRI spine lengkap → Lanjutkan deksametason 4 mg IV setiap 6 jam (16 mg/hari) 2, 4

  3. Evaluasi keparahan gejala:

    • Gejala ringan-sedang → Pertahankan 16 mg/hari 1
    • Gejala berat/defisit neurologis progresif → Pertimbangkan peningkatan hingga 32-96 mg/hari 1
  4. Konsultasi segera:

    • Onkologi radiasi untuk radioterapi (standar: 8 Gy dosis tunggal atau 30 Gy dalam 10 fraksi) 1
    • Bedah spine jika instabilitas, kompresi tulang, atau defisit neurologis <48 jam 1
  5. Taper steroid selama 2 minggu setelah radioterapi dimulai 1

Kontraindikasi Penting

Jangan berikan steroid pada trauma medula spinalis non-maligna - Tidak ada manfaat neurologis yang terbukti dan risiko komplikasi infeksi meningkat signifikan. 2 Rekomendasi ini hanya berlaku untuk kompresi medula spinalis terkait keganasan.

Pertimbangan Khusus

  • Pasien obesitas morbid: Dosis berdasarkan berat badan ideal, bukan berat aktual, untuk menghindari paparan berlebihan 4
  • Pasien dengan fungsi motorik baik: Mungkin tidak memerlukan steroid jika asimtomatik 1
  • Kombinasi dengan terapi lain: Steroid selalu dikombinasikan dengan radioterapi dan/atau pembedahan, bukan sebagai terapi tunggal 7, 5

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Steroid Administration in Cervical Cord Compression

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Minimum Effective Dexamethasone Dose for Cauda Equina Syndrome

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Management of Metastatic Spinal Cord Compression.

Southern medical journal, 2017

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.