Keamanan Penggunaan Bifosfonat dengan Diet Tinggi Fitoestrogen dan Kalsium
Ya, pasien boleh dan sebenarnya harus melanjutkan bifosfonat dengan suplementasi kalsium yang memadai, namun fitoestrogen tidak memiliki peran yang terbukti dalam terapi osteoporosis dan tidak boleh menggantikan suplementasi kalsium dan vitamin D yang standar. 1
Rekomendasi Suplementasi Kalsium dan Vitamin D yang Wajib
Semua pedoman internasional secara konsisten merekomendasikan bahwa pasien yang menerima terapi bifosfonat harus mendapatkan suplementasi kalsium dan vitamin D:
Ini bukan opsional - suplementasi kalsium dan vitamin D adalah bagian integral dari terapi bifosfonat. 2, 3 Dalam semua uji klinis besar yang membuktikan efikasi bifosfonat dalam mencegah fraktur, pasien menerima suplementasi kalsium 500-1000 mg/hari di atas asupan diet mereka. 4
Cara Pemberian yang Benar - Sangat Penting
Kesalahan umum yang harus dihindari: Kalsium TIDAK BOLEH diminum bersamaan dengan bifosfonat karena akan mengganggu penyerapan bifosfonat. 2
Algoritma Pemberian yang Benar:
Pagi hari (saat perut kosong):
Minimal 30 menit kemudian:
- Baru boleh sarapan dan minum obat lain 2
Waktu lain dalam hari (terpisah dari bifosfonat):
Posisi Fitoestrogen dalam Terapi Osteoporosis
Tidak ada bukti berkualitas tinggi yang mendukung penggunaan fitoestrogen untuk pencegahan atau pengobatan osteoporosis. Fitoestrogen tidak disebutkan dalam pedoman utama untuk manajemen osteoporosis:
- American College of Rheumatology tidak merekomendasikan fitoestrogen 1
- American College of Physicians tidak merekomendasikan fitoestrogen 1
- British Society of Gastroenterology tidak merekomendasikan fitoestrogen 1
Diet tinggi fitoestrogen tidak boleh dianggap sebagai pengganti terapi farmakologis yang terbukti efektif atau suplementasi kalsium/vitamin D standar.
Efikasi Bifosfonat dengan Suplementasi yang Tepat
Ketika bifosfonat dikombinasikan dengan kalsium dan vitamin D yang memadai, terdapat bukti berkualitas tinggi untuk:
- Pengurangan fraktur vertebral sebesar 43% (NNTB = 31) 5
- Peningkatan BMD lumbar spine sebesar 3.5% dalam 12 bulan (NNTB = 3) 5
- Peningkatan BMD femoral neck sebesar 2.06% dalam 12 bulan (NNTB = 5) 5
Keamanan Kombinasi
Tidak ada interaksi yang merugikan antara bifosfonat dan kalsium/vitamin D selama diminum pada waktu yang terpisah. 2, 3, 4 Kombinasi ini aman dan telah digunakan dalam ribuan pasien dalam uji klinis. 6, 7, 5
Peringatan penting: Kegagalan memastikan asupan kalsium dan vitamin D yang memadai dapat mengurangi efikasi terapi dan meningkatkan risiko fraktur, terutama pada pasien yang juga menggunakan proton pump inhibitor atau SSRI yang menurunkan penyerapan kalsium. 8
Durasi Terapi
- Terapi bifosfonat biasanya diberikan selama 5 tahun 1, 8
- Suplementasi kalsium dan vitamin D harus dilanjutkan selama dan setelah terapi bifosfonat 8, 3
- Evaluasi ulang risiko fraktur setelah 5 tahun untuk menentukan apakah perlu melanjutkan terapi 1, 8
Kesimpulan Praktis
Pasien boleh dan harus melanjutkan bifosfonat dengan suplementasi kalsium 1000-1200 mg/hari dan vitamin D 600-800 IU/hari, diminum pada waktu yang terpisah dari bifosfonat. 1, 2, 3 Diet tinggi fitoestrogen tidak memiliki peran yang terbukti dan tidak boleh menggantikan suplementasi standar. Kepatuhan terhadap cara pemberian yang benar sangat penting untuk keberhasilan terapi.