Dosis Maksimal Loratadin Per Hari
Dosis maksimal loratadin adalah 10 mg dalam 24 jam untuk dewasa dan anak-anak usia 6 tahun ke atas, dan 5 mg dalam 24 jam untuk anak-anak usia 2-5 tahun. 1, 2
Pedoman Dosis Berdasarkan Usia
Dewasa dan Anak ≥6 Tahun
- Dosis: 10 mg sekali sehari, maksimal 10 mg dalam 24 jam 1, 2
- Pemberian sekali sehari memberikan kenyamanan dan meningkatkan kepatuhan pengobatan 3
Anak Usia 2-5 Tahun
- Dosis: 5 mg sekali sehari, maksimal 5 mg dalam 24 jam 1, 2
- Studi farmakokinetik menunjukkan dosis 5 mg pada anak usia 2-5 tahun memberikan paparan obat yang setara dengan dosis dewasa 10 mg 4
Anak <2 Tahun
- Konsultasi dengan dokter diperlukan - tidak ada rekomendasi dosis standar untuk kelompok usia ini 2
Populasi Khusus yang Memerlukan Perhatian
Gangguan Ginjal Berat
- Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan gangguan ginjal berat 1
- Konsultasi dokter diperlukan sebelum penggunaan 2
Gangguan Hati
- Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan gangguan fungsi hati 1
- Konsultasi dokter diperlukan sebelum penggunaan 2
Pasien Lanjut Usia
- Dosis standar dewasa (10 mg sehari) dapat digunakan tanpa penyesuaian berdasarkan usia saja 1
Peringatan Penting Terkait Dosis Berlebih
Risiko Efek Samping
- Melebihi dosis yang direkomendasikan dapat meningkatkan risiko sedasi dan efek samping lainnya 1
- Loratadin memiliki sifat sedatif ketika diberikan pada dosis lebih tinggi dari yang direkomendasikan 1
- Efek samping lain yang mungkin terjadi termasuk kekeringan mukosa dan retensi urin 1
Keunggulan Profil Keamanan pada Dosis Standar
- Pada dosis yang direkomendasikan, loratadin adalah antihistamin generasi kedua dengan efek sedatif minimal 1
- Tidak menyebabkan sedasi atau gangguan kinerja yang signifikan pada dosis yang direkomendasikan, berbeda dengan antihistamin generasi pertama 1, 3
- Studi menunjukkan loratadin ditoleransi dengan baik tanpa perubahan parameter EKG atau efek samping bermakna pada anak-anak 4, 5
Catatan Klinis Penting
Jangan pernah meningkatkan dosis di atas maksimal yang direkomendasikan tanpa pengawasan medis ketat, meskipun dalam beberapa praktik klinis terdapat kecenderungan meningkatkan dosis antihistamin di atas rekomendasi pabrik untuk pasien yang tidak responsif - hal ini hanya boleh dilakukan dengan sangat hati-hati dan ketika manfaat potensial melebihi risiko 1