What is the recommended dosage and administration of local anesthesia, specifically lidocaine (local anesthetic), for medical procedures?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 16, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Anestesi Lokal: Panduan Dosis dan Administrasi Lidokain

Dosis Maksimum yang Direkomendasikan

Untuk prosedur dermatologi dan bedah minor, gunakan maksimum 4,5 mg/kg lidokain tanpa epinefrin atau 7,0 mg/kg lidokain dengan epinefrin pada dewasa, dan 1,5-2,0 mg/kg tanpa epinefrin atau 3,0-4,5 mg/kg dengan epinefrin pada anak-anak. 1

Dosis Spesifik Berdasarkan Usia:

Dewasa:

  • Lidokain tanpa epinefrin: maksimum 4,5 mg/kg 1
  • Lidokain dengan epinefrin: maksimum 7,0 mg/kg 1
  • Untuk prosedur bertahap seperti bedah Mohs: maksimum 500 mg (50 mL larutan 1%) selama beberapa jam 1

Anak-anak:

  • Lidokain tanpa epinefrin: maksimum 1,5-2,0 mg/kg 1
  • Lidokain dengan epinefrin: maksimum 3,0-4,5 mg/kg 1
  • Dosis amida harus dikurangi 30% pada bayi di bawah 6 bulan 1
  • Jangan gunakan pada pasien dengan berat badan <40 kg untuk pemberian intravena 2

Konversi Konsentrasi untuk Perhitungan Dosis

Penting untuk memahami konversi konsentrasi lidokain 1:

  • 4% = 40 mg/mL
  • 2% = 20 mg/mL
  • 1% = 10 mg/mL
  • 0,5% = 5 mg/mL
  • 0,25% = 2,5 mg/mL

Teknik Administrasi untuk Mengurangi Risiko Toksisitas

Langkah-langkah keselamatan wajib yang harus diikuti setiap kali memberikan anestesi infiltrasi: 1

  • Gunakan dosis efektif terendah yang memadai untuk prosedur 1
  • Aspirasi jarum/kateter sebelum setiap injeksi untuk menghindari injeksi intravaskular langsung 1
  • Berikan injeksi secara bertahap, bukan bolus tunggal besar 1
  • Komunikasi terus-menerus dengan pasien untuk memantau tanda-tanda awal toksisitas 1

Pertimbangan Khusus untuk Area Vaskular Tinggi

Dosis yang lebih rendah harus digunakan di area yang sangat vaskular karena peningkatan absorpsi sistemik 1, 3. Penambahan epinefrin dalam konsentrasi 2,5-5 μg/mL direkomendasikan ketika dosis besar diberikan, kecuali ada kontraindikasi 4. Penelitian menunjukkan bahwa lidokain 2% dengan epinefrin 1:200.000 memiliki keamanan hemodinamik yang lebih baik dibandingkan 1:80.000, terutama pada pasien dengan ketidakstabilan hemodinamik 5.

Anestesi Topikal untuk Prosedur Awake

Untuk intubasi trakea sadar atau prosedur jalan napas, dosis lidokain topikal tidak boleh melebihi 9 mg/kg berat badan ideal 1. Ini adalah dosis maksimum, bukan target—dalam praktik, dosis yang lebih rendah sering kali memadai 1. Konsentrasi yang lebih tinggi dapat memberikan onset yang lebih cepat, tetapi konsentrasi yang lebih rendah sama efektifnya 1.

Vasokonstriktor nasal harus digunakan sebelum intubasi nasotrakeal untuk mengurangi epistaksis 1. Kombinasi fenilefrin dengan lidokain lebih disukai daripada kokain karena profil keamanan kardiovaskular yang lebih baik 1.

Administrasi Intravena (Untuk Manajemen Nyeri)

Jika lidokain intravena digunakan untuk manajemen nyeri 2:

  • Hitung dosis menggunakan berat badan ideal, bukan berat badan aktual 2
  • Dosis loading: maksimum 1,5 mg/kg diberikan sebagai infus selama 10 menit (bukan bolus) 2
  • Infus pemeliharaan: tidak melebihi 1,5 mg/kg/jam 2
  • Dosis maksimum per jam: 120 mg/jam terlepas dari berat badan 2
  • Durasi infus maksimum: 24 jam 2
  • Jangan gunakan pada pasien <40 kg 2

Jangan berikan lidokain intravena dalam waktu 4 jam dari intervensi anestesi lokal lainnya (misalnya, blok saraf) 2, 6. Sebaliknya, jangan lakukan blok saraf sampai 4 jam setelah menghentikan infus lidokain 2, 6.

Alternatif untuk Pasien dengan Alergi Lidokain

Untuk pasien dengan alergi sejati terhadap lidokain 1:

  • Anestesi lokal tipe ester (prokain, kloroprokain, tetrakain) 1
  • Saline bakteriostatik 1% 1
  • Difenhidramin 1% 1

Tanda-tanda Toksisitas Anestesi Lokal dan Manajemen

Tanda-tanda awal toksisitas (konsentrasi plasma 5-10 μg/mL): 1, 3

  • Mati rasa perioral atau wajah
  • Kesemutan pada lidah/bibir
  • Tinitus (telinga berdenging)
  • Rasa logam di mulut
  • Pusing ringan
  • Bicara pelo

Toksisitas berat (>10 μg/mL): 1, 3

  • Kedutan otot
  • Kejang
  • Kehilangan kesadaran
  • Henti napas
  • Aritmia jantung
  • Depresi miokard
  • Henti ventrikel

Protokol Penanganan Toksisitas:

  1. Dapatkan bantuan dan ventilasi dengan oksigen 100% 1
  2. Berikan dukungan jalan napas dan kompresi dada jika diperlukan 1
  3. Kelola kejang dengan benzodiazepin (midazolam IV 0,1-0,2 mg/kg); hindari propofol jika ada ketidakstabilan kardiovaskular 1
  4. Berikan emulsi lipid 20% sebanyak 1,5 mL/kg selama ~1 menit untuk mengikat anestesi lokal amida yang tidak terikat 1
  5. Ulangi bolus sekali atau dua kali untuk kolaps kardiovaskular yang persisten 1
  6. Mulai infus lipid 20% (0,25 mL/kg per menit) sampai sirkulasi pulih 1
  7. Gandakan laju infusi jika tekanan darah tetap rendah 1
  8. Lanjutkan infus setidaknya 10 menit setelah mencapai stabilitas sirkulasi 1
  9. Batas atas yang direkomendasikan ~10 mL/kg 1

Emulsi lipid 20% harus tersedia di mana pun lidokain digunakan 2.

Faktor yang Meningkatkan Risiko Toksisitas

Kurangi dosis pada pasien dengan 2, 4:

  • Gagal hati lanjut (kontraindikasi) 3
  • Disfungsi ginjal 6
  • Penyakit jantung 4
  • Usia >70 tahun 3
  • Kehamilan stadium akhir 4
  • Gangguan elektrolit 6
  • Gangguan kejang 6
  • Hipoalbuminemia 2
  • Massa otot skeletal rendah 2
  • Penggunaan bersamaan dengan beta-blocker atau amiodaron 2

Peringatan Penting

Jangan pernah menggabungkan beberapa bentuk anestesi lokal tanpa menghitung dosis kumulatif total 1, 3. Ini termasuk krim topikal, plester, infiltrasi, dan blok saraf—semuanya berkontribusi pada beban sistemik total 1, 3.

Untuk prosedur yang memerlukan anestesi yang lebih luas, kombinasi metode topikal dan infiltrasi dapat digunakan pada pasien tertentu untuk menghindari kebutuhan sedasi atau anestesi umum 1. Namun, perhitungan dosis total tetap penting 1.

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Intravenous Lidocaine Administration Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Lidocaine Cream Application Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Maximum recommended doses of local anesthetics: a multifactorial concept.

Regional anesthesia and pain medicine, 2004

Guideline

Lidocaine Administration Protocol

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.