What medicine can help with passing gas?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 18, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Obat untuk Membantu Flatus (Buang Angin)

Rifaximin 400 mg dua kali sehari selama 7-14 hari adalah pilihan terbaik yang didukung bukti untuk mengurangi produksi gas berlebihan dan episode flatus, karena secara signifikan mengurangi produksi hidrogen di kolon. 1, 2

Pilihan Obat Berdasarkan Bukti

Rifaximin (Pilihan Utama)

  • American Gastroenterological Association merekomendasikan rifaximin 400 mg dua kali sehari selama 7-14 hari untuk pasien dengan gejala terkait gas yang persisten dan produksi gas usus yang terdokumentasi meningkat. 1
  • Rifaximin secara signifikan mengurangi produksi hidrogen di kolon dan episode flatus berlebihan dalam uji klinis terkontrol. 2
  • Obat ini dapat diulang jika gejala kembali setelah respons awal yang baik. 1
  • Rifaximin juga disetujui FDA untuk IBS dengan diare. 1

Simethicone (Efektivitas Terbatas)

  • Simethicone disetujui FDA untuk meredakan tekanan dan kembung yang umumnya disebut sebagai gas. 3
  • Namun, bukti ilmiah menunjukkan tidak ada bukti konsisten untuk mendukung penggunaan simethicone dalam mengurangi gas usus. 4
  • Studi radiologi menunjukkan simethicone tidak mengurangi jumlah gas di saluran pencernaan meskipun dapat meredakan gejala klinis. 5
  • Simethicone mungkin lebih efektif ketika dikombinasikan dengan loperamide untuk diare akut dengan ketidaknyamanan perut terkait gas, tetapi bukan untuk flatus saja. 6

Obat yang TIDAK Direkomendasikan untuk Gas

Metoclopramide

  • American College of Gastroenterology menyatakan metoclopramide TIDAK boleh digunakan khusus untuk mengurangi gas. 1
  • Metoclopramide diindikasikan untuk mual dan muntah terkait gastroparesis, bukan untuk kembung atau flatus. 1
  • Obat ini membawa risiko signifikan termasuk efek samping ekstrapiramidal dan tardive dyskinesia dengan penggunaan berkepanjangan. 1

Pendekatan untuk Konstipasi dengan Kembung

Jika flatus terhambat karena konstipasi (IBS-C), pertimbangkan:

  • Secretagogues seperti linaclotide, lubiprostone, plecanatide, atau tenapanor semuanya superior dibanding plasebo untuk mengobati kembung perut pada pasien dengan IBS-C. 7
  • Meta-analisis menggunakan 13 uji klinis menemukan semua obat ini lebih baik daripada plasebo, tanpa perbedaan signifikan di antara obat-obat tersebut. 7
  • Prucalopride (agonis reseptor 5-HT4) menunjukkan number needed to treat sebesar 8 untuk perbaikan kembung sedang hingga berat. 7

Peringatan Penting

  • Hindari penggunaan proton pump inhibitor atau H2-receptor antagonist jangka panjang (lebih dari 12 bulan) karena supresi asam lambung dapat memperburuk pertumbuhan bakteri berlebih yang meningkatkan produksi gas. 1
  • Hindari asupan air berlebihan, karena cairan hipotonik dapat memperburuk gas dan kembung pada kondisi tertentu. 1
  • Tidak ada bukti konsisten untuk mendukung penggunaan arang aktif atau simethicone untuk mengurangi gas usus. 4, 8

Modifikasi Diet

  • Implementasikan diet rendah flatulogenik (mengurangi makanan yang memproduksi gas seperti kacang-kacangan, kubis, bawang). 4
  • Pertimbangkan makanan kecil dan sering dengan kandungan lemak dan serat rendah jika ada gejala gastroparesis. 9

References

Guideline

Management of Gas-Related Symptoms

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Treatment of Excessive Intestinal Gas.

Current treatment options in gastroenterology, 2004

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Gastrointestinal gas.

CMAJ : Canadian Medical Association journal = journal de l'Association medicale canadienne, 1988

Guideline

Alternatives to Erythromycin for Gastroparesis with QTc Concerns

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.