What is the appropriate management for a child diagnosed with Stevens-Johnson Syndrome (SJS) or Toxic Epidermal Necrolysis (TEN)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 21, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Gambaran Klinis SJS dan TEN pada Anak

Karakteristik Kulit pada SJS

SJS ditandai dengan lepasnya epidermis <10% luas permukaan tubuh (BSA) disertai makula ungu/merah yang luas atau target atipikal datar. 1

Temuan Klinis Spesifik:

  • Makula purpurik atau eritema keunguan yang luas dengan target atipikal datar (berbeda dari eritema multiforme yang memiliki target klasik) 1
  • Area kulit yang tampak gelap/dusky menunjukkan epidermis yang dapat dilepas (detachable epidermis) 1
  • Lepuhan dan pengelupasan epidermis pada area yang terkena 1
  • Tanda Nikolsky positif - epidermis terlepas dengan tekanan lateral ringan 2, 3

Distribusi Lesi:

  • Dimulai dengan ruam yang menyakitkan dan progresif 4
  • Melibatkan permukaan akral dan dapat menyebar ke proksimal 1
  • Pada anak ≤2 tahun dan >2 tahun, pola distribusi dapat bervariasi seperti yang ditunjukkan dalam skema peta tubuh 1

Karakteristik Kulit pada TEN

TEN ditandai dengan lepasnya epidermis atau nekrosis kulit >30% BSA, merupakan bentuk yang lebih berat dalam spektrum yang sama. 1

Temuan Klinis Spesifik:

  • Lepuhan luas dan pengelupasan epidermis yang melibatkan >30% permukaan tubuh 1
  • Dermis yang terdenudasi tampak merah, basah, dan menyakitkan 1
  • Kulit tampak seperti luka bakar dengan area nekrosis epidermal yang luas 5
  • Eksudat dari area yang terdenudasi memerlukan pembalut sekunder untuk mengumpulkan cairan 4

Overlap SJS-TEN:

  • Lepasnya kulit atau nekrosis 10-30% BSA disertai makula purpurik luas atau target atipikal datar 1

Keterlibatan Mukosa (Khas untuk Kedua SJS dan TEN)

Keterlibatan mukosa yang signifikan adalah ciri khas SJS/TEN dan membedakannya dari kondisi lain. 1

Manifestasi Mukosa:

  • Erosi dan ulserasi mukosa oral yang menyakitkan 1, 2
  • Keterlibatan mata dengan konjungtivitis, erosi, dan risiko kerusakan permanen 1
  • Lesi genital dengan lepuhan dan erosi 1, 3
  • Dapat melibatkan mukosa nasofaring, esofagus dengan risiko striktur sekunder 3

Fase Prodromal (Sebelum Ruam Muncul)

Gejala "seperti flu" mendahului ruam kulit 4-28 hari setelah paparan obat pemicu. 2, 3

Gejala Prodromal:

  • Malaise, demam, anoreksia 1, 2
  • Nyeri kulit sebelum ruam terlihat 4, 2
  • Gejala pernapasan jika dipicu oleh infeksi 1

Histopatologi (Konfirmasi Diagnosis)

Histopatologi menunjukkan kerusakan epidermal bervariasi dari apoptosis sel individual hingga nekrosis epidermal konfluen. 1

Temuan Mikroskopis:

  • Degenerasi vakuolar sel basal 1
  • Pembentukan vesikel atau bula subepidermal 1, 4
  • Pembelahan subepidermal (berbeda dari SSSS yang memiliki pembelahan intraepidermal) 1

Perbedaan dengan Eritema Multiforme

Eritema multiforme adalah kondisi yang berbeda dan tidak berkembang menjadi SJS/TEN. 1

Karakteristik Pembeda:

  • Eritema multiforme memiliki lesi target klasik yang dimulai pada permukaan akral 1
  • Erosi mukosa biasanya terbatas pada mulut 1
  • Pasien secara konstitusional baik dan jarang mengalami komplikasi jangka panjang 1
  • Tidak berkembang menjadi SJS/TEN 1

Visualisasi Klinis yang Tersedia

Pedoman British Association of Dermatologists menyediakan skema peta tubuh yang menunjukkan contoh keterlibatan kulit pada SJS/TEN untuk anak ≤2 tahun dan >2 tahun, dengan area lepasnya epidermis (berwarna merah) menunjukkan 10% BSA (kiri) dan 30% BSA (kanan). 1

Mortalitas pada Populasi Pediatrik

Mortalitas untuk SJS pada anak adalah 0%, untuk overlap SJS-TEN adalah 2-4%, dan untuk TEN adalah 4-15%, yang lebih rendah dibandingkan populasi dewasa. 1

Peringatan Penting

  • Jangan salah diagnosis dengan SSSS - SSSS memiliki pembelahan intraepidermal sedangkan SJS/TEN memiliki pembelahan subepidermal 1
  • Dokumentasikan dengan foto untuk menunjukkan jenis lesi dan luasan keterlibatan 1, 4
  • Hitung SCORTEN dalam 24 jam pertama untuk memprediksi risiko mortalitas 4, 3
  • Rujuk segera ke tim multidisiplin SJS/TEN lokal saat dicurigai 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Stevens-Johnson Syndrome and Toxic Epidermal Necrolysis: An Update.

American journal of clinical dermatology, 2015

Research

Current Perspectives on Stevens-Johnson Syndrome and Toxic Epidermal Necrolysis.

Clinical reviews in allergy & immunology, 2018

Guideline

Emergency Treatment for Stevens-Johnson Syndrome/Toxic Epidermal Necrolysis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.