How does valsartan compare to Uperio (sacubitril/valsartan) in patients with CKD on HD and heart failure?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: December 22, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Sacubitril/Valsartan Lebih Unggul daripada Valsartan untuk Pasien CKD dengan HD dan Gagal Jantung

Untuk pasien dengan penyakit ginjal kronik (CKD) yang menjalani hemodialisis (HD) dan gagal jantung, sacubitril/valsartan (Uperio/Entresto) harus dipilih sebagai pengganti valsartan karena memberikan manfaat kardiovaskular yang superior tanpa memperburuk fungsi ginjal. 1, 2

Keunggulan Sacubitril/Valsartan

Manfaat Kardiovaskular yang Terbukti

  • Sacubitril/valsartan mengurangi risiko kematian kardiovaskular atau rawat inap gagal jantung sebesar 20% dibandingkan dengan ACE inhibitor (enalapril) pada pasien dengan gagal jantung dengan fraksi ejeksi berkurang (HFrEF). 3
  • Pada pasien dengan CKD, sacubitril/valsartan secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik 5.4 mmHg dan diastolik 2.1 mmHg lebih besar daripada irbesartan, serta menurunkan troponin I sebesar 16% dan NT-proBNP sebesar 18%. 4
  • Meta-analisis menunjukkan sacubitril/valsartan mengurangi risiko kematian kardiovaskular atau rawat inap gagal jantung pada pasien CKD (OR: 0.68,95% CI 0.61-0.76). 5

Keamanan Fungsi Ginjal

  • Sacubitril/valsartan tidak memperburuk fungsi ginjal pada pasien CKD stadium III-V, termasuk yang menjalani hemodialisis. 1
  • Studi UK HARP-III menunjukkan tidak ada perbedaan dalam laju filtrasi glomerulus (GFR) antara sacubitril/valsartan dan irbesartan setelah 12 bulan pada pasien dengan eGFR 20-60 mL/min/1.73 m². 4
  • Meta-analisis menunjukkan sacubitril/valsartan meningkatkan eGFR sebesar 1.90 mL/min/1.73 m² (95% CI 0.30-3.50) dibandingkan dengan inhibitor RAS. 6
  • Sacubitril/valsartan mencegah peningkatan kreatinin serum (OR: 0.79,95% CI 0.67-0.95) dan mengurangi risiko penurunan eGFR lebih dari 50% (OR: 0.52,95% CI 0.32-0.84). 5

Algoritma Penggunaan pada Pasien CKD dengan HD

Kriteria Pasien yang Sesuai

  • Pasien dengan gagal jantung HFrEF (LVEF ≤40%) yang tetap simptomatik (NYHA kelas II-IV) meskipun sudah mendapat terapi ACE inhibitor/ARB, beta-blocker, dan antagonis mineralokortikoid. 7, 2
  • Pasien CKD stadium III-V, termasuk yang menjalani hemodialisis. 1
  • Tekanan darah sistolik ≥100 mmHg lebih disukai, tetapi tekanan darah lebih rendah bukan kontraindikasi absolut. 1, 2

Dosis dan Titrasi untuk Pasien HD

  • Dosis awal untuk pasien dengan gangguan ginjal berat termasuk hemodialisis: 24/26 mg dua kali sehari. 1, 3
  • Titrasi dosis setiap 2-4 minggu dengan target 97/103 mg dua kali sehari, meskipun target ini mungkin tidak dapat dicapai pada semua pasien HD. 1
  • Periode washout 36 jam dari ACE inhibitor diperlukan untuk menghindari risiko angioedema; tidak diperlukan washout saat beralih dari ARB. 1, 2

Monitoring yang Diperlukan

  • Pantau ketat untuk hipotensi, hiperkalemia, dan perburukan fungsi ginjal. 1
  • Sesuaikan dosis berdasarkan tekanan darah, kadar kalium, dan toleransi pasien. 1
  • Evaluasi tanda-tanda angioedema dan hentikan segera jika terjadi. 1

Pertimbangan Keamanan Khusus

Efek Samping yang Perlu Diperhatikan

  • Hipotensi lebih sering terjadi dengan sacubitril/valsartan (OR: 1.71,95% CI 1.15-2.56), tetapi hipotensi asimptomatik tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan terapi karena manfaat mortalitas tetap ada. 1, 5
  • Tidak ada peningkatan risiko hiperkalemia yang signifikan dibandingkan dengan ACE inhibitor/ARB (OR: 1.09,95% CI 0.75-1.60). 5
  • Angioedema dapat terjadi tetapi dengan tingkat lebih rendah daripada ACE inhibitor. 8

Interaksi Obat

  • Sacubitril menghambat transporter OATP1B1, OATP1B3, OAT1, dan OAT3, yang dapat meningkatkan kadar statin seperti atorvastatin dan rosuvastatin. 1, 2
  • Pertimbangkan dosis statin yang lebih rendah saat digunakan bersamaan dengan sacubitril/valsartan. 2

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan menghindari sacubitril/valsartan hanya karena pasien menjalani hemodialisis - bukti menunjukkan keamanan dan stabilitas fungsi ginjal pada CKD stadium III-V. 1
  • Jangan menghentikan sacubitril/valsartan karena hipotensi asimptomatik - manfaat mortalitas tetap ada bahkan dengan tekanan darah lebih rendah. 1, 2
  • Jangan menargetkan dosis maksimal pada semua pasien HD - dosis submaksimal masih memberikan manfaat klinis yang signifikan. 1
  • Jangan lupa periode washout 36 jam dari ACE inhibitor untuk menghindari risiko angioedema. 1, 2

References

Guideline

Sacubitril/Valsartan Therapy in Patients with Chronic Kidney Disease and Heart Failure

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Role of Sacubitril/Valsartan in Heart Failure with Reduced Ejection Fraction

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Mechanism of Action of Sacubitril/Valsartan in Heart Failure

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.