Konversi Magnesium 1,34 mg/dL ke mEq/L
Nilai magnesium 1,34 mg/dL setara dengan 1,10 mEq/L, yang menunjukkan hipomagnesemia ringan.
Cara Konversi
- Untuk mengkonversi mg/dL ke mEq/L untuk magnesium, gunakan rumus: mg/dL ÷ 1,22 = mEq/L 1
- Alternatif lain: mg/dL × 0,822 = mEq/L atau mg/dL ÷ 2,43 = mmol/L 1
- Dengan demikian: 1,34 mg/dL ÷ 1,22 = 1,10 mEq/L (atau 0,55 mmol/L)
Interpretasi Klinis Nilai Ini
Nilai 1,10 mEq/L (0,55 mmol/L) ini menunjukkan hipomagnesemia yang memerlukan perhatian klinis.
Definisi Hipomagnesemia
- Hipomagnesemia didefinisikan sebagai kadar magnesium serum <1,3 mEq/L (<0,74 mmol/L) 2, 3
- Standar referensi yang direkomendasikan untuk batas bawah normal adalah 1,7 mEq/L (0,85 mmol/L atau 2,07 mg/dL) berdasarkan evidence-based medicine 1
- Kadar normal magnesium serum berkisar antara 1,5-2,5 mEq/L 4
Tingkat Keparahan
- Hipomagnesemia ringan: 1,2-1,7 mEq/L 5
- Hipomagnesemia berat: <1,2 mEq/L (<0,6 mmol/L) 5, 3
- Nilai pasien (1,10 mEq/L) berada di bawah ambang batas untuk hipomagnesemia ringan dan mendekati kategori berat 5
Signifikansi Klinis dan Risiko
- Gejala biasanya tidak muncul sampai kadar magnesium turun di bawah 1,2 mg/dL (1,0 mEq/L), namun nilai 1,10 mEq/L sudah berisiko 3
- Aritmia ventrikel merupakan efek yang paling mengancam jiwa dari hipomagnesemia, termasuk PVC, VT, dan torsades de pointes 2
- Abnormalitas EKG seperti pemanjangan interval PR, QRS, dan QT dapat terjadi pada defisiensi magnesium yang lebih berat 2
- Hipomagnesemia sering dikaitkan dengan hipokalsemia dan hipokalemia 2
Rekomendasi Tatalaksana untuk Nilai Ini
Pasien dengan kadar magnesium 1,10 mEq/L memerlukan suplementasi magnesium oral segera, dengan pertimbangan terapi parenteral jika terdapat gejala atau aritmia jantung.
Terapi Oral (Lini Pertama)
- Berikan magnesium oksida 12 mmol pada malam hari sebagai dosis awal, dapat ditingkatkan hingga 24 mmol per hari jika diperlukan 5
- Pemberian pada malam hari saat transit intestinal paling lambat dapat memaksimalkan absorpsi 5
- Garam magnesium organik (aspartat, sitrat, laktat) memiliki bioavailabilitas lebih tinggi dibanding magnesium oksida dan dapat dipertimbangkan sebagai alternatif 5
Terapi Parenteral (Jika Bergejala)
- Untuk pasien dengan aritmia jantung atau gejala berat, berikan magnesium sulfat IV 1-2 gram bolus terlepas dari kadar serum yang terukur 5, 2
- Untuk torsades de pointes dengan interval QT memanjang, berikan 1-2 gram magnesium sebagai bolus intravena selama 5 menit 5
- Magnesium sulfat 50% harus diencerkan menjadi konsensi 20% atau kurang sebelum infus IV 4
Target Terapi
- Target kadar magnesium serum harus dalam rentang normal (1,8-2 mEq/L) 5
- Untuk pasien dengan aritmia jantung atau interval QTc memanjang (>500 ms), pertahankan magnesium >2 mg/dL (>1,64 mEq/L) 2
- Target minimum yang wajar adalah >0,6 mmol/L (>1,23 mEq/L) 5
Peringatan Penting
- Sebelum memberikan suplementasi magnesium, pastikan fungsi ginjal adekuat dengan output urin minimal 100 mL dalam 4 jam sebelum setiap dosis 4
- Pada pasien dengan gangguan ginjal berat, dosis tidak boleh melebihi 20 gram dalam 48 jam 4
- Monitor refleks patella (knee jerk) sebelum setiap dosis berulang - jika refleks tidak ada, jangan berikan magnesium tambahan sampai refleks kembali 4
- Kadar magnesium serum yang cukup untuk mengontrol konvulsi berkisar 3-6 mg/100 mL (2,5-5 mEq/L), namun refleks tendon dalam mulai berkurang saat kadar melebihi 4 mEq/L 4
- Kalsium injeksi harus segera tersedia untuk mengatasi potensi bahaya intoksikasi magnesium 4