What is the equivalent of a magnesium level of 1.64 mg/dl in meq/l?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 11, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Konversi Magnesium: 1.64 mg/dL = 1.35 mEq/L

Kadar magnesium 1.64 mg/dL setara dengan 1.35 mEq/L, yang berada dalam rentang normal (1.3-2.2 mEq/L) menurut American Heart Association. 1

Rumus Konversi

Untuk mengkonversi magnesium dari mg/dL ke mEq/L, gunakan rumus berikut:

mEq/L = (mg/dL × 10) ÷ 12.15

Dimana:

  • 1.64 mg/dL × 10 = 16.4 mg/L
  • 16.4 ÷ 12.15 = 1.35 mEq/L

Atau dapat juga menggunakan konversi ke mmol/L terlebih dahulu:

  • mmol/L = mg/dL ÷ 2.43
  • 1.64 ÷ 2.43 = 0.675 mmol/L
  • Kemudian mmol/L × 2 = mEq/L (karena magnesium bervalensi 2)
  • 0.675 × 2 = 1.35 mEq/L

Interpretasi Klinis

Rentang Normal

  • Rentang normal dewasa: 1.3-2.2 mEq/L (atau 1.58-2.68 mg/dL) 1
  • Rentang normal neonatus: 0.7-1.5 mmol/L (1.4-3.0 mEq/L atau 1.7-3.65 mg/dL) dalam 2 minggu pertama kehidupan 1

Status Kadar 1.35 mEq/L

Kadar magnesium 1.35 mEq/L (1.64 mg/dL) berada tepat di atas batas bawah normal dan memerlukan perhatian klinis:

  • Hipomagnesemia didefinisikan sebagai <1.3 mEq/L menurut American Heart Association 1, 2
  • Beberapa panduan terbaru merekomendasikan batas bawah yang lebih tinggi yaitu 0.85 mmol/L (1.7 mEq/L atau 2.07 mg/dL) untuk mencegah chronic latent magnesium deficit 3
  • Kadar ini masih dalam rentang "normal" tetapi mendekati defisiensi, terutama pada pasien dengan risiko tinggi 2

Pertimbangan Klinis Penting

Populasi Berisiko Tinggi yang Memerlukan Target Lebih Tinggi

Untuk pasien dengan aritmia jantung atau perpanjangan QT, target magnesium >2 mg/dL (>1.65 mEq/L) direkomendasikan untuk mencegah torsades de pointes 2

Pasien berisiko tinggi meliputi:

  • Pasien gagal jantung dengan diuretik 2
  • Pasien dengan inflammatory bowel disease (prevalensi defisiensi 13-88%) 2
  • Pasien dengan QTc >500 ms yang menerima obat yang memperpanjang QT 2
  • Pasien pasca transplantasi ginjal (target optimal 1.5-1.8 mg/dL atau 1.23-1.48 mEq/L) 2

Keterbatasan Pengukuran Serum

Magnesium serum bukan pengukuran akurat dari total body magnesium status, karena <1% dari simpanan magnesium berada dalam darah 2. Sisanya tersimpan di tulang, jaringan lunak, dan otot 1. Oleh karena itu, kadar serum yang "normal rendah" dapat mengindikasikan defisiensi total body yang signifikan 2.

Rekomendasi Tindak Lanjut

Untuk kadar 1.35 mEq/L (1.64 mg/dL):

  1. Evaluasi faktor risiko: Periksa riwayat diuretik, PPI, penyakit gastrointestinal, atau kondisi yang meningkatkan kehilangan magnesium 2

  2. Pertimbangkan suplementasi pada pasien simptomatik atau berisiko tinggi, terutama jika ada:

    • Aritmia ventrikel atau perpanjangan QT 1, 2
    • Hipokalemia refrakter atau hipokalsemia 2
    • Gejala klinis seperti kram otot, tremor, atau tetani 4
  3. Monitor ulang dalam 2-3 minggu jika memulai suplementasi 5

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Magnesium Deficiency Diagnosis and Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Research

Hypomagnesemia: an evidence-based approach to clinical cases.

Iranian journal of kidney diseases, 2010

Guideline

Magnesium Supplementation Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.