What is the magnesium level of 1.16 mg/dL in meq/L?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 12, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Konversi Magnesium: 1.16 mg/dL = 0.95 mEq/L

Kadar magnesium 1.16 mg/dL setara dengan 0.95 mEq/L, yang berada di bawah batas normal dan memenuhi kriteria hipomagnesemia.

Cara Konversi

Untuk mengkonversi magnesium dari mg/dL ke mEq/L, gunakan rumus berikut:

mEq/L = (mg/dL ÷ 1.2) × 0.82

Atau lebih sederhana:

mEq/L = mg/dL × 0.82

Dengan demikian:

  • 1.16 mg/dL × 0.82 = 0.95 mEq/L

Interpretasi Klinis

Nilai ini menunjukkan hipomagnesemia yang memerlukan perhatian klinis. 1, 2

Rentang Normal Magnesium Serum

  • Rentang normal: 1.3-2.2 mEq/L (atau 1.6-2.6 mg/dL) 1
  • Batas bawah yang direkomendasikan: 1.3 mEq/L (1.6 mg/dL) menurut American Heart Association 1
  • Standar terbaru merekomendasikan: ≥1.7 mEq/L (2.07 mg/dL atau 0.85 mmol/L) untuk mencegah defisiensi magnesium laten kronis 3

Tingkat Keparahan pada Kasus Ini

Dengan kadar 0.95 mEq/L, pasien ini memiliki:

  • Hipomagnesemia ringan hingga sedang 1, 4
  • Berada di atas ambang batas untuk gejala berat (<1.0 mEq/L atau <1.2 mg/dL), namun cukup rendah untuk meningkatkan risiko aritmia jantung 1, 2
  • Memerlukan evaluasi untuk penyebab yang mendasari dan pertimbangan suplementasi 2, 4

Implikasi Klinis Penting

Risiko Kardiovaskular

Kadar magnesium <1.3 mEq/L dikaitkan dengan prognosis buruk pada pasien cardiac arrest dan peningkatan risiko aritmia ventrikel. 1, 2

  • Untuk pasien dengan perpanjangan QTc >500 ms atau aritmia jantung, target magnesium harus >2 mg/dL (>1.6 mEq/L) 2
  • Hipomagnesemia dapat menyebabkan takikardia ventrikel polimorfik, termasuk torsades de pointes 1

Gangguan Elektrolit Terkait

Hipomagnesemia sering menyebabkan hipokalemia refrakter dan hipokalsemia. 2, 4

  • Magnesium harus dikoreksi terlebih dahulu sebelum suplementasi kalium akan efektif 2, 5
  • Defisiensi magnesium menyebabkan disfungsi sistem transpor kalium dan meningkatkan ekskresi kalium renal 2, 5

Rekomendasi Tindak Lanjut

Evaluasi Penyebab

Langkah pertama adalah mengukur fractional excretion of magnesium (FEMg): 4

  • FEMg <2%: menunjukkan kehilangan gastrointestinal (diare, malabsorpsi, short bowel syndrome) 4
  • FEMg >2%: menunjukkan pemborosan magnesium renal (diuretik, obat-obatan, kelainan tubular ginjal) 4

Pertimbangan Terapi

Untuk pasien simptomatik atau dengan kadar <1.0 mEq/L (<1.2 mg/dL), berikan magnesium sulfat IV 1-2 g bolus. 1, 6

Untuk pasien asimptomatik dengan kadar 0.95 mEq/L:

  • Mulai suplementasi oral dengan magnesium oksida 400-500 mg dua kali sehari 5
  • Atau gunakan magnesium glisinат untuk bioavailabilitas lebih baik dan efek samping GI minimal 5
  • Periksa fungsi ginjal sebelum suplementasi - hindari jika klirens kreatinin <20 mL/min 5, 4

Monitoring

  • Periksa ulang kadar magnesium dalam 2-3 minggu setelah memulai suplementasi 5
  • Periksa juga kalium, kalsium, dan fungsi ginjal bersamaan 2, 4
  • Setelah dosis stabil, monitor setiap 3 bulan 5

Catatan Penting

Jangan pernah mengabaikan hipomagnesemia bersamaan pada pasien dengan hipokalemia refrakter - koreksi kalium akan gagal sampai magnesium dinormalisasi terlebih dahulu. 2, 5

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Magnesium Deficiency Diagnosis and Management

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Research

Hypomagnesemia: an evidence-based approach to clinical cases.

Iranian journal of kidney diseases, 2010

Guideline

Magnesium Supplementation Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.