Dosis Ibuprofen Injeksi
Untuk nyeri akut pada pasien dewasa, dosis ibuprofen intravena yang direkomendasikan adalah 800 mg setiap 6 jam, dengan dosis maksimal 3200 mg per hari (4 dosis). 1
Regimen Dosis Standar
- Dosis dewasa: 800 mg IV setiap 6 jam untuk kontrol nyeri perioperatif dan nyeri akut 1
- Waktu infus: Dapat diberikan dalam 5-10 menit (infus cepat) atau 30 menit (infus standar) 2
- Dosis maksimal harian: 3200 mg/hari (tidak melebihi 4 dosis) 1
Studi klinis menunjukkan bahwa ibuprofen IV 800 mg setiap 6 jam secara signifikan menurunkan kebutuhan morfin dan skor nyeri pada pasien bedah abdomen darurat, dengan profil keamanan yang baik 1. Infus cepat (5-10 menit) telah terbukti aman dan ditoleransi dengan baik, meskipun dapat menyebabkan nyeri tempat infus pada 15% pasien 2.
Dosis Alternatif untuk Kondisi Khusus
- Demam: 400 mg IV setiap 4 jam (maksimal 6 dosis dalam 24 jam) 2
- Nyeri ringan-sedang: 400-600 mg IV setiap 6-8 jam dapat dipertimbangkan 1
Pertimbangan Keamanan Kritis
Hindari penggunaan ibuprofen IV pada pasien dengan risiko tinggi komplikasi gastrointestinal, kardiovaskular, atau ginjal. 1, 3
Kontraindikasi Absolut:
- Perdarahan gastrointestinal aktif atau penyakit ulkus peptikum 3, 4
- Periode perioperatif pada operasi bypass arteri koroner 3
- Disfungsi ginjal berat 3, 4
- Riwayat hipersensitivitas terhadap NSAID 5
Populasi Risiko Tinggi yang Memerlukan Kehati-hatian:
- Pasien usia >60 tahun memiliki peningkatan risiko semua efek samping terkait NSAID 3
- Penggunaan antikoagulan bersamaan meningkatkan risiko perdarahan GI 5-6 kali lipat 3
- Pasien dengan gagal jantung, sirosis, atau status cairan terganggu 3
Durasi Penggunaan dan Monitoring
- Nyeri akut: Gunakan selama 5-10 hari maksimal 3
- Jika penggunaan >10 hari diperlukan: Lakukan monitoring setiap 3 bulan meliputi tekanan darah, BUN, kreatinin, fungsi hati, CBC, dan darah samar feses 3
Kriteria Penghentian Segera:
- BUN atau kreatinin meningkat dua kali lipat 3
- Perdarahan gastrointestinal 3
- Hipertensi berkembang atau memburuk 3
- Tes fungsi hati meningkat >3x batas atas normal 3
Pendekatan Multimodal
Ibuprofen IV paling efektif ketika digunakan dalam pendekatan analgesia multimodal 1. Kombinasi dengan asetaminofen meningkatkan kualitas kontrol nyeri dibandingkan penggunaan masing-masing obat secara terpisah 1. Penggunaan bersama dengan opioid (seperti hidrokodone atau oksikodone) dapat mengurangi kebutuhan opioid total dan efek samping terkait opioid 1.
Peringatan Khusus
- Anastomosis kolon/rektal: Literatur menunjukkan korelasi potensial dengan dehisensi dan gangguan penyembuhan luka pada pasien bedah darurat dengan anastomosis kolon atau rektal 1
- Fungsi ginjal: NSAID dapat mengurangi perfusi ginjal, terutama pada pasien dengan status volume terganggu atau penggunaan obat nefrotoksik bersamaan 3, 4
- Risiko kardiovaskular: Gunakan dengan sangat hati-hati pada pasien dengan penyakit kardiovaskular, meskipun ibuprofen memiliki risiko CV yang lebih rendah dibandingkan beberapa coxib dan diklofenak 6