What is the recommended dosage of ibuprofen (Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drug) injection?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 1, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Ibuprofen Injeksi

Untuk nyeri akut pada pasien dewasa, dosis ibuprofen intravena yang direkomendasikan adalah 800 mg setiap 6 jam, dengan dosis maksimal 3200 mg per hari (4 dosis). 1

Regimen Dosis Standar

  • Dosis dewasa: 800 mg IV setiap 6 jam untuk kontrol nyeri perioperatif dan nyeri akut 1
  • Waktu infus: Dapat diberikan dalam 5-10 menit (infus cepat) atau 30 menit (infus standar) 2
  • Dosis maksimal harian: 3200 mg/hari (tidak melebihi 4 dosis) 1

Studi klinis menunjukkan bahwa ibuprofen IV 800 mg setiap 6 jam secara signifikan menurunkan kebutuhan morfin dan skor nyeri pada pasien bedah abdomen darurat, dengan profil keamanan yang baik 1. Infus cepat (5-10 menit) telah terbukti aman dan ditoleransi dengan baik, meskipun dapat menyebabkan nyeri tempat infus pada 15% pasien 2.

Dosis Alternatif untuk Kondisi Khusus

  • Demam: 400 mg IV setiap 4 jam (maksimal 6 dosis dalam 24 jam) 2
  • Nyeri ringan-sedang: 400-600 mg IV setiap 6-8 jam dapat dipertimbangkan 1

Pertimbangan Keamanan Kritis

Hindari penggunaan ibuprofen IV pada pasien dengan risiko tinggi komplikasi gastrointestinal, kardiovaskular, atau ginjal. 1, 3

Kontraindikasi Absolut:

  • Perdarahan gastrointestinal aktif atau penyakit ulkus peptikum 3, 4
  • Periode perioperatif pada operasi bypass arteri koroner 3
  • Disfungsi ginjal berat 3, 4
  • Riwayat hipersensitivitas terhadap NSAID 5

Populasi Risiko Tinggi yang Memerlukan Kehati-hatian:

  • Pasien usia >60 tahun memiliki peningkatan risiko semua efek samping terkait NSAID 3
  • Penggunaan antikoagulan bersamaan meningkatkan risiko perdarahan GI 5-6 kali lipat 3
  • Pasien dengan gagal jantung, sirosis, atau status cairan terganggu 3

Durasi Penggunaan dan Monitoring

  • Nyeri akut: Gunakan selama 5-10 hari maksimal 3
  • Jika penggunaan >10 hari diperlukan: Lakukan monitoring setiap 3 bulan meliputi tekanan darah, BUN, kreatinin, fungsi hati, CBC, dan darah samar feses 3

Kriteria Penghentian Segera:

  • BUN atau kreatinin meningkat dua kali lipat 3
  • Perdarahan gastrointestinal 3
  • Hipertensi berkembang atau memburuk 3
  • Tes fungsi hati meningkat >3x batas atas normal 3

Pendekatan Multimodal

Ibuprofen IV paling efektif ketika digunakan dalam pendekatan analgesia multimodal 1. Kombinasi dengan asetaminofen meningkatkan kualitas kontrol nyeri dibandingkan penggunaan masing-masing obat secara terpisah 1. Penggunaan bersama dengan opioid (seperti hidrokodone atau oksikodone) dapat mengurangi kebutuhan opioid total dan efek samping terkait opioid 1.

Peringatan Khusus

  • Anastomosis kolon/rektal: Literatur menunjukkan korelasi potensial dengan dehisensi dan gangguan penyembuhan luka pada pasien bedah darurat dengan anastomosis kolon atau rektal 1
  • Fungsi ginjal: NSAID dapat mengurangi perfusi ginjal, terutama pada pasien dengan status volume terganggu atau penggunaan obat nefrotoksik bersamaan 3, 4
  • Risiko kardiovaskular: Gunakan dengan sangat hati-hati pada pasien dengan penyakit kardiovaskular, meskipun ibuprofen memiliki risiko CV yang lebih rendah dibandingkan beberapa coxib dan diklofenak 6

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Maximum Daily Dosing of Ibuprofen in Adults

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Contraindications and Precautions for NSAID Therapy in Menorrhagia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Ibuprofen: pharmacology, efficacy and safety.

Inflammopharmacology, 2009

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.