What is 1.34 mg/dL of magnesium in mEq/L?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 2, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Konversi Magnesium: 1.34 mg/dL = 1.10 mEq/L

Magnesium 1.34 mg/dL setara dengan 1.10 mEq/L, yang menunjukkan hipomagnesemia dan memerlukan koreksi, terutama pada pasien dengan risiko aritmia jantung. 1

Formula Konversi

  • Formula standar: mEq/L = mg/dL × 0.823 untuk magnesium 1
  • Perhitungan: 1.34 mg/dL × 0.823 = 1.10 mEq/L 1
  • Formula alternatif menggunakan berat atom magnesium (24.3) dan valensi (2): mEq/L = (mg/dL × 10 × 2) / 24.3 1

Interpretasi Klinis

  • Nilai normal magnesium: 1.7-2.4 mg/dL (1.4-2.0 mEq/L) untuk dewasa 1
  • Hipomagnesemia didefinisikan: magnesium <1.7 mg/dL (<1.4 mEq/L) menurut Mayo Clinic 1
  • Nilai 1.34 mg/dL (1.10 mEq/L) adalah hipomagnesemia yang memerlukan koreksi 1

Implikasi Klinis dan Rekomendasi Koreksi

Indikasi Prioritas untuk Koreksi

  • Pasien dengan risiko aritmia jantung memerlukan koreksi segera, terutama yang menerima obat yang memperpanjang interval QT (dofetilide, sotalol, ibutilide, procainamide) 2
  • American College of Cardiology merekomendasikan koreksi hipomagnesemia sebelum memulai antiaritmia yang memperpanjang QT untuk meminimalkan risiko torsades de pointes 2
  • Magnesium sulfat intravena 1-2 g selama 15 menit direkomendasikan untuk VT polimorfik yang terkait dengan pemanjangan QT, bahkan jika magnesium serum normal 2

Dosis Suplementasi

  • Magnesium oksida oral: 12-24 mmol per hari (400-500 mg kapsul) untuk pengobatan defisiensi magnesium 3
  • Pemberian oral paling baik dilakukan pada malam hari ketika transit usus lebih lambat, memungkinkan lebih banyak waktu untuk penyerapan 3
  • Pada pasien dengan insufisiensi ginjal, gunakan dengan hati-hati karena magnesium diekskresikan melalui ginjal 3

Monitoring

  • Pemantauan EKG diperlukan pada pasien dengan ketidakseimbangan magnesium sedang hingga berat untuk mencegah atau mengintervensi ritme jantung yang berpotensi mematikan 3
  • Kadar magnesium harus dipantau jika dosis sering atau berkepanjangan diperlukan, terutama pada pasien dengan fungsi ginjal terganggu 3
  • Untuk pasien yang menerima antiaritmia, magnesium harus diperiksa pada awal dan setiap 3-6 bulan 2

Peringatan Penting

  • Pada dosis tinggi, magnesium dapat menyebabkan hipotensi, toksisitas SSP, dan depresi pernapasan 3
  • Kadar yang sangat tinggi (6-10 mmol/L) dapat mengakibatkan blok konduksi nodus atrioventrikular, bradikardia, hipotensi, dan henti jantung 3

References

Guideline

Magnesium Conversion and Clinical Significance

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Electrolyte Management in Atrial Fibrillation and Arrhythmia

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Magnesium Therapy Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.