Penyebab Utama Hemoroid
Patogenesis pasti hemoroid masih belum diketahui, meskipun secara klinis terjadi akibat pembengkakan abnormal bantalan anal (anal cushions), peregangan otot penyangga, dan dilatasi pleksus arteriovenosa submukosa. 1, 2
Mekanisme Patofisiologis yang Terbukti
Hemoroid berkembang melalui perubahan struktural pada bantalan anal normal:
- Bantalan anal adalah struktur vaskular normal yang terdiri dari jaringan ikat yang mengelilingi komunikasi arteriovenosa antara cabang terminal arteri rektalis superior dan vena rektalis 2
- Hemoroid simptomatik timbul ketika bantalan ini membengkak secara abnormal, menyebabkan peregangan otot penyangga dan prolaps jaringan anal atas dan rektum bawah melalui kanalis anal 1, 2
- Tekanan istirahat anal yang meningkat secara konsisten ditemukan pada pasien dengan hemoroid dibandingkan kontrol, meskipun belum jelas apakah tekanan tinggi ini menyebabkan atau akibat dari pembesaran hemoroid 1, 2
- Tonus istirahat kembali normal setelah hemoroidektomi, menunjukkan hubungan sebab-akibat 2
Faktor Risiko yang Sering Dikaitkan (Namun Tidak Terbukti Secara Ketat)
Penting untuk dipahami bahwa American Gastroenterological Association menekankan bahwa bukti ketat untuk sebagian besar faktor risiko yang umum dipercaya masih kurang: 1, 2, 3
Faktor yang Dipercaya Secara Klinis Tetapi Belum Terbukti Ketat:
- Asupan serat yang tidak memadai 1, 2, 3
- Duduk terlalu lama di toilet 1, 2, 3
- Mengejan kronis saat buang air besar 1, 2, 3
- Konstipasi 1, 2
- Diare 1, 2
- Riwayat keluarga 1, 2
Kehamilan sebagai Faktor Risiko Khusus:
- Kehamilan dikaitkan dengan hemoroid pada sekitar 80% wanita hamil, lebih sering terjadi pada trimester ketiga akibat kompresi rektum oleh uterus gravid 2, 4
- Hanya 0,2% wanita hamil memerlukan hemoroidektomi darurat untuk hemoroid prolaps yang terinkarseras 1, 2
- Konstipasi selama kehamilan, penyakit perianal pada kehamilan sebelumnya, persalinan instrumental, mengejan lebih dari 20 menit, dan berat bayi lebih dari 3.800 g dikaitkan dengan hemoroid 4
Peringatan Penting dalam Praktik Klinis
Jangan mengasumsikan semua gejala anorektal adalah hemoroid:
- Hingga 20% pasien dengan hemoroid memiliki fisura ani bersamaan 3
- Diagnosis sering tertunda karena perdarahan dikaitkan dengan hemoroid padahal ada patologi lain 2
- Gatal anal dapat disebabkan oleh kebersihan yang tidak memadai, inkontinensia minor, atau dermatitis perianal, bukan hanya hemoroid 1
- Nyeri anal umumnya TIDAK terkait dengan hemoroid kecuali terjadi trombosis—nyeri anal onset baru menunjukkan patologi lain seperti fisura ani atau abses perianal 1, 3
Kesimpulan Berbasis Bukti
Meskipun banyak faktor risiko yang dipercaya secara luas dalam praktik klinis (diet rendah serat, mengejan, konstipasi), bukti ilmiah yang ketat untuk faktor-faktor ini masih kurang 1, 2, 5. Yang terbukti adalah perubahan struktural pada bantalan anal itu sendiri—pembengkakan abnormal, peregangan otot penyangga, dan dilatasi pleksus vaskular 1, 2, 6. Etiologi pasti mengapa perubahan ini terjadi tetap spekulatif 5.