Why do hemorrhoids worsen in a pregnant woman during the third trimester?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 4, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Mengapa Hemoroid Memberat di Trimester 3

Hemoroid memberat di trimester ketiga kehamilan terutama karena kompresi rektum oleh uterus yang membesar, yang menyebabkan peningkatan tekanan vena di daerah anorektal dan memperburuk konstipasi. 1

Mekanisme Patofisiologi

Terdapat beberapa faktor yang berkontribusi terhadap memburuknya hemoroid pada trimester ketiga:

Kompresi Mekanis

  • Uterus yang membesar menekan rektum secara langsung, menyebabkan obstruksi aliran balik vena dan peningkatan tekanan pada pleksus hemoroidalis 1
  • Kompresi ini paling maksimal pada trimester ketiga ketika ukuran uterus mencapai puncaknya 2
  • Peningkatan aliran darah splanknik dari sirkulasi hiperdinamik mencapai maksimum pada trimester ketiga 3

Peningkatan Tekanan Intra-abdomen

  • Konstipasi yang memburuk selama kehamilan menyebabkan mengejan berlebihan saat buang air besar 3, 1
  • Mengejan berulang meningkatkan tekanan intra-abdomen dan portal, yang memperburuk kongesti vena hemoroidalis 3
  • Perubahan hormonal kehamilan memperlambat motilitas usus, memperburuk konstipasi 4

Prevalensi dan Waktu Onset

  • Hemoroid terjadi pada sekitar 80% wanita hamil, dengan frekuensi tertinggi pada trimester ketiga 1
  • Sekitar 40% wanita hamil mengalami hemoroid dan fisura ani, biasanya muncul pada trimester ketiga dan 1-2 hari setelah melahirkan 2

Faktor Risiko yang Memperburuk

Beberapa faktor meningkatkan risiko hemoroid memberat pada trimester ketiga:

  • Konstipasi selama kehamilan merupakan faktor risiko utama 2
  • Riwayat penyakit perianal pada kehamilan sebelumnya 2
  • Kehamilan multipel (kembar) meningkatkan risiko secara signifikan 5
  • Riwayat hemoroid sebelum kehamilan 5

Implikasi Klinis

Pemahaman tentang mekanisme ini penting untuk manajemen:

  • Pencegahan melalui pengelolaan konstipasi sejak dini dapat mengurangi keparahan hemoroid 3, 1
  • Peningkatan asupan serat hingga 30 g/hari dan hidrasi adekuat harus dimulai sejak awal kehamilan 3, 6
  • Bulk-forming agents seperti psyllium husk aman digunakan karena tidak diserap sistemik 3, 6
  • Pada kasus yang parah dengan hemoroid inkarserata dan trombosis, sekitar 0,2% wanita hamil memerlukan hemoroidektomi darurat, terutama pada trimester ketiga 1, 7

Peringatan Penting

  • Jangan menganggap semua gejala anorektal adalah hemoroid - hingga 20% pasien mungkin memiliki kondisi lain seperti fisura ani 1
  • Hindari penggunaan laksatif stimulan karena data keamanan yang bertentangan selama kehamilan 3
  • Kortikosteroid topikal dapat digunakan untuk mengurangi inflamasi, tetapi batasi penggunaan jangka panjang untuk menghindari penipisan mukosa 1, 6

References

Guideline

Treatment Options for Hemorrhoids in Pregnancy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Treatment of Constipation in Pregnancy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Management of Hemorrhoids in Pregnancy

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Hemorrhoidectomy during pregnancy: risk or relief?

Diseases of the colon and rectum, 1991

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.