What are the considerations for administering acetylcysteine 5g IV to a patient with severe asthma?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 4, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Acetylcysteine 5g IV Tidak Direkomendasikan untuk Asma Berat

Acetylcysteine IV tidak boleh diberikan pada pasien dengan asma berat karena dapat memicu bronkospasme yang mengancam jiwa, dan tidak ada bukti yang mendukung manfaatnya dalam pengelolaan eksaserbasi asma akut. 1

Peringatan Kritis dari FDA

Label FDA untuk acetylcysteine secara eksplisit menyatakan bahwa pasien asma yang diobati dengan acetylcysteine harus dipantau dengan sangat hati-hati, karena bronkospasme yang diinduksi acetylcysteine dapat terjadi secara tidak terduga bahkan pada pasien dengan bronkitis asmatik 1. Jika bronkospasme berkembang, obat harus segera dihentikan 1.

Efek Samping yang Dilaporkan

  • Acetylcysteine dapat menyebabkan chest tightness dan bronkospasme sebagai efek samping 1
  • Efek samping lain termasuk mual, muntah, demam, dan drowsiness 1
  • Bronkospasme yang diinduksi acetylcysteine terjadi secara tidak dapat diprediksi bahkan pada pasien dengan asma 1

Bukti Penelitian Menunjukkan Tidak Ada Manfaat

Studi terkontrol plasebo tahun 2010 pada 50 pasien dengan eksaserbasi asma menunjukkan bahwa penambahan N-acetylcysteine oral 600 mg dua kali sehari ke pengobatan standar tidak memberikan perbaikan signifikan pada wheezing, batuk, dyspnea, sputum, atau PEFR pagi hari setelah 5 hari 2. Ini adalah bukti terkuat dan paling relevan yang menunjukkan tidak ada manfaat klinis.

Terapi yang Direkomendasikan untuk Asma Berat

Pedoman British Thoracic Society secara jelas menguraikan pengelolaan yang tepat untuk asma berat, yang tidak termasuk acetylcysteine 3, 4:

Terapi Lini Pertama (Segera)

  • Beta-agonis dosis tinggi: Salbutamol 5 mg atau terbutaline 10 mg nebulisasi dengan oksigen 3, 4
  • Kortikosteroid sistemik dosis tinggi: Prednisolone 30-60 mg oral ATAU hydrocortisone 200 mg IV, atau keduanya 3, 4
  • Oksigen: Untuk mempertahankan saturasi >92% 4

Jika Ada Fitur Mengancam Jiwa

  • Tambahkan ipratropium 0.5 mg nebulisasi ke beta-agonis 3, 4
  • Berikan aminophylline IV 250 mg selama 20 menit ATAU salbutamol/terbutaline 250 µg IV selama 10 menit 3
  • Jangan berikan aminophylline bolus pada pasien yang sudah mengonsumsi theophylline oral 3

Fitur Mengancam Jiwa yang Memerlukan Perawatan Intensif

  • PEF <33% dari prediksi atau nilai terbaik 3, 5
  • Silent chest, sianosis, atau upaya pernapasan yang lemah 3, 5
  • Bradikardia atau hipotensi 3, 5
  • Kelelahan, kebingungan, atau koma 3, 5
  • PaCO2 normal atau tinggi (5-6 kPa atau lebih) pada pasien asma yang sesak 3

Perangkap Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan berikan sedasi - ini dikontraindikasikan secara absolut 3, 5
  • Jangan berikan antibiotik kecuali ada bukti infeksi bakteri 3
  • Jangan gunakan fisioterapi perkusi - ini tidak perlu 3
  • Jangan meremehkan keparahan eksaserbasi 4, 5
  • Jangan menunda pemberian kortikosteroid sistemik 4, 5

Konteks Khusus: Penggunaan Acetylcysteine yang Sangat Terbatas

Acetylcysteine hanya memiliki peran yang sangat terbatas dalam asma - yaitu selama bronkoskopi dan lavage untuk menghilangkan sumbatan mukus yang masif pada status asthmaticus yang refrakter, dan ini harus dilakukan dengan bronkodilator bersamaan dan hanya oleh tim medis-bedah yang berpengalaman 6, 7. Ini bukan terapi standar dan tidak boleh digunakan secara rutin 6.

References

Research

Effects of N-acetylcysteine on asthma exacerbation.

Iranian journal of allergy, asthma, and immunology, 2010

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Asthma Exacerbations

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Asthma Management Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.