What is the recommended dosage of antibiotics for a patient with cholangitis?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 5, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Dosis Antibiotik untuk Kolangitis

Untuk pasien kolangitis yang tidak kritis dan imunokompeten dengan kontrol sumber yang adekuat, berikan Amoxicillin/Clavulanate 2g/0.2g setiap 8 jam selama 4 hari setelah drainase bilier berhasil. 1

Pemilihan Antibiotik Berdasarkan Tingkat Keparahan

Pasien Tidak Kritis dan Imunokompeten

  • Amoxicillin/Clavulanate 2g/0.2g setiap 8 jam 1
  • Jika alergi beta-laktam terdokumentasi:
    • Eravacycline 1 mg/kg setiap 12 jam 1
    • atau Tigecycline 100 mg dosis awal, kemudian 50 mg setiap 12 jam 1

Pasien Kritis atau Imunokompromais

  • Piperacillin/tazobactam 6g/0.75g dosis awal, kemudian 4g/0.5g setiap 6 jam atau 16g/2g infus kontinu 1
  • Jika alergi beta-laktam: Eravacycline 1 mg/kg setiap 12 jam 1

Pasien dengan Kontrol Sumber Tidak Adekuat atau Risiko Tinggi ESBL

  • Ertapenem 1g setiap 24 jam 1
  • atau Eravacycline 1 mg/kg setiap 12 jam 1

Pasien dengan Syok Septik

Pilih salah satu dari:

  • Meropenem 1g setiap 6 jam dengan infus diperpanjang atau infus kontinu 1
  • Doripenem 500 mg setiap 8 jam dengan infus diperpanjang atau infus kontinu 1
  • Imipenem/cilastatin 500 mg setiap 6 jam dengan infus diperpanjang 1
  • Eravacycline 1 mg/kg setiap 12 jam 1

Pada kasus syok septik, pertimbangkan menambahkan amikacin untuk meningkatkan cakupan gram-negatif 2

Durasi Terapi

Durasi terapi bergantung pada status imun dan tingkat keparahan penyakit:

  • 4 hari untuk pasien imunokompeten dan tidak kritis jika kontrol sumber adekuat 1, 3
  • Hingga 7 hari untuk pasien imunokompromais atau kritis berdasarkan kondisi klinis dan indeks inflamasi 1
  • Pasien dengan tanda infeksi persisten atau penyakit sistemik setelah 7 hari terapi antibiotik memerlukan investigasi diagnostik lebih lanjut 1

Studi terbaru menunjukkan bahwa durasi pendek (4 hari) tidak inferior dibandingkan durasi konvensional (8 hari) dalam hal kesembuhan klinis dan rekurensi kolangitis 3

Pertimbangan Khusus

Pasien dengan Instrumentasi Bilier Sebelumnya

  • Gunakan sefalosporin generasi keempat untuk pasien dengan riwayat stenting, ENBD, atau PTBD 2

Pasien Imunokompromais atau Diagnosis Tertunda

  • Tambahkan fluconazole untuk cakupan antijamur 1, 2

Pasien dengan Anastomosis Bilier-Enterik

  • Tambahkan cakupan anaerobik dengan metronidazole 2

Infeksi Terkait Layanan Kesehatan

  • Pertimbangkan cakupan Enterococcus faecalis dengan ampicillin, piperacillin-tazobactam, atau vancomycin 2
  • Untuk pasien dengan kolonisasi MRSA atau paparan antibiotik signifikan sebelumnya, tambahkan vancomycin 2

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan menunda drainase bilier pada kolangitis berat - antibiotik saja tidak cukup tanpa mengatasi obstruksi yang mendasari 2
  • Jangan memberikan antibiotik tanpa memastikan drainase bilier - antibiotik tidak akan mensterilkan saluran bilier dengan adanya obstruksi 2
  • Jangan lupa memberikan cakupan anaerobik pada pasien dengan anastomosis bilier-enterik 2
  • Jangan abaikan kemungkinan infeksi jamur (Candida) pada pasien imunokompromais atau dengan obstruksi bilier berkepanjangan 2

Waktu Pemberian

  • Pada pasien dengan sepsis berat atau syok, antibiotik spektrum luas harus dimulai dalam 1 jam sejak onset tanda dan gejala 1, 2
  • Pada pasien tanpa syok, periode penundaan 6 jam dapat ditoleransi untuk pengambilan sampel radiologis dan bakteriologis sebelum memulai terapi antibiotik parenteral 1

Penyesuaian Terapi

  • Sesuaikan terapi berdasarkan hasil kultur empedu dan darah 1
  • Pertimbangkan pola resistensi lokal saat memilih antibiotik empiris 2
  • Untuk pasien dengan kolangitis rekuren karena penyakit intrahepatik kompleks, antibiotik profilaksis jangka panjang (misalnya co-trimoxazole) kadang diperlukan, tetapi harus dibatasi karena kekhawatiran resistensi 2

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Antibiotic Treatment for Cholangitis

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.