Terapi untuk Pasien Hepatitis A
Pasien dengan hepatitis A hanya memerlukan perawatan suportif karena infeksi ini bersifat self-limited dan akan sembuh spontan tanpa terapi antiviral spesifik. 1, 2
Manajemen Rawat Jalan
- Tidak ada obat antiviral spesifik yang diperlukan untuk hepatitis A akut 1, 2
- Hindari semua obat-obatan yang berpotensi hepatotoksik atau yang dimetabolisme oleh hati selama fase akut penyakit 1, 2
- Tidak ada pembatasan diet khusus yang diperlukan 1, 2
- Tidak ada pembatasan aktivitas fisik yang diperlukan 1, 2
- Sebagian besar pasien akan pulih dalam 3-4 minggu dengan resolusi lengkap dari peningkatan enzim hati 2
Indikasi Rawat Inap
Hospitalisasi hanya diperlukan untuk dua kondisi spesifik: 1, 2
- Pasien yang mengalami dehidrasi akibat mual dan muntah berat sehingga tidak dapat mempertahankan asupan oral yang adekuat 1, 2
- Pasien dengan tanda atau gejala hepatitis fulminan atau gagal hati akut (ikterus yang memburuk, koagulopati dengan INR >1.5, ensefalopati hepatik) 1, 2
Monitoring Komplikasi
- Sekitar 10-15% pasien akan mengalami penyakit yang relaps dengan durasi hingga 6 bulan, namun prognosis tetap baik 2, 3
- Untuk hepatitis kolestatik dengan ikterus berkepanjangan (bilirubin >10 mg/dL, durasi >12 minggu), kortikosteroid dosis rendah dengan tapering cepat dapat mengurangi gejala, meskipun dapat meningkatkan risiko relaps 2, 3
- Pasien berusia >50 tahun memiliki case fatality rate 1.8% (dibandingkan 0.3% secara keseluruhan) 2
- Pasien dengan penyakit hati kronis yang sudah ada sebelumnya memiliki risiko signifikan lebih tinggi untuk mengalami hepatitis fulminan 2
Pertimbangan Khusus untuk Hepatitis Fulminan
- Hepatitis fulminan ditandai dengan ikterus yang memburuk, penurunan fungsi hati, koagulopati, dan ensefalopati 2
- Transplantasi hati mungkin diperlukan, meskipun pemulihan spontan terjadi pada 30-60% kasus 2
- Pasien dengan tanda gagal hati akut harus segera dirujuk ke pusat transplantasi 1
Ekspektasi Perjalanan Klinis
- Puncak infektivitas terjadi 2 minggu sebelum onset ikterus, sehingga pasien sering sudah melewati fase paling infeksius saat didiagnosis 2
- Diskolorasi tinja biasanya membaik dalam 2-3 minggu, menandakan resolusi penyakit 2
- Anak-anak dapat terus mengeluarkan virus hingga 10 minggu setelah onset penyakit 2
Profilaksis Pasca-Pajanan untuk Kontak
- Kontak yang terpapar harus menerima profilaksis pasca-pajanan dalam waktu 2 minggu setelah pajanan 1, 2
- Untuk individu sehat, vaksin hepatitis A saja kini lebih direkomendasikan 2
- Immune globulin (IG) harus digunakan untuk anak <12 bulan, individu immunocompromised, pasien dengan penyakit hati kronis, dan mereka yang memiliki kontraindikasi terhadap vaksin 2