Klasifikasi Keparahan Asidosis Metabolik pada Bayi Baru Lahir
Asidosis metabolik pada bayi baru lahir diklasifikasikan berdasarkan pH dan base deficit: ringan (pH 7.20-7.35, base deficit 5-12 mmol/L), sedang (pH 7.00-7.20, base deficit 12-16 mmol/L), dan berat (pH <7.00, base deficit ≥16 mmol/L). 1, 2
Definisi Berdasarkan Parameter Darah Tali Pusat
Asidosis Berat
- pH <7.00 atau base deficit ≥12 mmol/L pada darah arteri tali pusat merupakan kriteria asidosis metabolik berat menurut American Academy of Pediatrics 1
- Base deficit >16 mmol/L dikaitkan dengan komplikasi neonatal sedang hingga berat pada 40% kasus 2
- Nilai pH <7.00 merupakan salah satu dari empat kriteria esensial untuk menentukan kejadian hipoksia intrapartum akut yang cukup untuk menyebabkan cerebral palsy 1
Asidosis Sedang
- Base deficit 12-16 mmol/L merupakan ambang batas dimana komplikasi neonatal sedang atau berat mulai meningkat, terjadi pada 10% bayi 2
- Ensefalopati neonatal sedang dan berat serta komplikasi respirasi meningkat pada kelompok dengan base deficit 12-16 mmol/L 2
Asidosis Ringan
- pH arteri tali pusat normal adalah ≥7.20 1
- Base deficit 4-12 mmol/L umumnya tidak dikaitkan dengan peningkatan komplikasi neonatal yang signifikan 2
Pertimbangan Penting dalam Penilaian
Nilai Bikarbonat pada Bayi Prematur
- Pada bayi berat lahir rendah yang sehat, CO₂ total meningkat dari rata-rata 18.6 mM saat lahir menjadi 20.3 mM pada usia 3 minggu 3
- Distribusi normal CO₂ total mencakup nilai serendah 14.5 mM (2 SD di bawah rata-rata), sehingga nilai bikarbonat <21 mM tidak selalu patologis pada bayi prematur 3
- Definisi "late metabolic acidosis" (base deficit >5 mEq/L atau CO₂ total <21 mM) pada bayi prematur yang tampak sehat perlu dipertimbangkan ulang karena nilai ini masih dalam rentang normal 3
Korelasi dengan Outcome Klinis
- Semakin berat asidosis metabolik, semakin tinggi risiko ensefalopati hipoksik-iskemik dan mortalitas 1
- Peningkatan base deficit secara progresif dikaitkan dengan peningkatan keparahan komplikasi neonatal 2
- Skor Apgar 5 menit ≤3 dikaitkan dengan peningkatan risiko cerebral palsy 20-100 kali lipat, meskipun sebagian besar bayi dengan skor Apgar rendah tidak akan mengalami cerebral palsy 1
Peringatan Penting
Jangan memberikan bikarbonat secara rutin untuk asidosis metabolik tanpa memastikan ventilasi yang adekuat terlebih dahulu, karena natrium bikarbonat menghasilkan CO₂ yang harus dieliminasi melalui ventilasi yang memadai 4, 1
- Bikarbonat hanya diindikasikan untuk asidosis metabolik berat yang persisten (pH <7.10) setelah penyebab yang mendasari diatasi dan ventilasi adekuat telah dipastikan 4, 1
- Dosis untuk neonatus: 1-2 mEq/kg IV/IO diberikan perlahan, menggunakan konsentrasi 0.5 mEq/mL untuk bayi baru lahir 4, 1
- Periksa kadar kalium serum, karena asidosis metabolik non-anion gap sering dikaitkan dengan hiperkalemia 4