Azitromisin untuk ISK (Infeksi Saluran Kemih)
Azitromisin TIDAK direkomendasikan untuk pengobatan infeksi saluran kemih (ISK) karena tidak memiliki indikasi yang disetujui FDA untuk kondisi ini dan tidak tercantum dalam pedoman klinis untuk ISK. 1
Indikasi yang Disetujui untuk Azitromisin
Azitromisin hanya disetujui FDA untuk kondisi berikut 1:
Infeksi Saluran Pernapasan
- Pneumonia yang didapat dari komunitas 1
- Eksaserbasi akut bronkitis kronis 1
- Sinusitis bakterial akut 1
- Faringitis/tonsilitis (sebagai alternatif terapi lini pertama) 1
Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak
- Infeksi kulit dan struktur kulit tanpa komplikasi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus, Streptococcus pyogenes, atau Streptococcus agalactiae 1, 2
- Abses biasanya memerlukan drainase bedah 1
Infeksi Menular Seksual
- Uretritis dan servisitis yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Neisseria gonorrhoeae 1, 3
- Penyakit ulkus genital pada pria yang disebabkan oleh Haemophilus ducreyi (chancroid) 1
Mengapa Azitromisin Tidak Cocok untuk ISK
Spektrum Aktivitas yang Tidak Sesuai
- Azitromisin memiliki aktivitas yang lebih lemah terhadap bakteri Gram-negatif yang umum menyebabkan ISK seperti E. coli, Klebsiella, dan Proteus 4
- Meskipun azitromisin lebih aktif daripada eritromisin terhadap beberapa patogen Gram-negatif seperti H. influenzae dan M. catarrhalis, ini bukan patogen utama ISK 4
Konsentrasi Serum yang Rendah
- Azitromisin mencapai konsentrasi serum yang lebih rendah dibandingkan eritromisin karena distribusi cepat ke jaringan 4
- Untuk ISK, konsentrasi antibiotik yang tinggi dalam urin dan serum sangat penting untuk efikasi 4
- Konsentrasi jaringan yang tinggi dari azitromisin lebih bermanfaat untuk infeksi pernapasan dan jaringan lunak, bukan untuk ISK 4
Peringatan Penting
Jangan Gunakan Azitromisin untuk ISK
- Tidak ada data klinis yang mendukung penggunaan azitromisin untuk ISK 1
- Pedoman WHO dan IDSA tidak merekomendasikan azitromisin untuk pengobatan empiris ISK 5
Alternatif yang Tepat untuk ISK
Untuk ISK, antibiotik yang direkomendasikan dalam pedoman klinis meliputi:
- Fluorokuinolon (untuk ISK komplikata) 5
- Beta-laktam (amoksisilin-klavulanat, sefalosporin) 5
- Trimetoprim-sulfametoksazol (untuk ISK sederhana) 5
Kesimpulan Praktis
Azitromisin harus digunakan HANYA untuk indikasi yang disetujui: infeksi pernapasan, infeksi kulit dan jaringan lunak tertentu, dan infeksi menular seksual spesifik. 1 Untuk ISK, pilih antibiotik yang memiliki spektrum aktivitas yang sesuai terhadap uropatogen Gram-negatif dan mencapai konsentrasi terapeutik yang memadai dalam saluran kemih. 5