Can Azithromycin be used to treat bacterial skin and kidney infections?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 12, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Azitromisin untuk ISK (Infeksi Saluran Kemih)

Azitromisin TIDAK direkomendasikan untuk pengobatan infeksi saluran kemih (ISK) karena tidak memiliki indikasi yang disetujui FDA untuk kondisi ini dan tidak tercantum dalam pedoman klinis untuk ISK. 1

Indikasi yang Disetujui untuk Azitromisin

Azitromisin hanya disetujui FDA untuk kondisi berikut 1:

Infeksi Saluran Pernapasan

  • Pneumonia yang didapat dari komunitas 1
  • Eksaserbasi akut bronkitis kronis 1
  • Sinusitis bakterial akut 1
  • Faringitis/tonsilitis (sebagai alternatif terapi lini pertama) 1

Infeksi Kulit dan Jaringan Lunak

  • Infeksi kulit dan struktur kulit tanpa komplikasi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus, Streptococcus pyogenes, atau Streptococcus agalactiae 1, 2
  • Abses biasanya memerlukan drainase bedah 1

Infeksi Menular Seksual

  • Uretritis dan servisitis yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Neisseria gonorrhoeae 1, 3
  • Penyakit ulkus genital pada pria yang disebabkan oleh Haemophilus ducreyi (chancroid) 1

Mengapa Azitromisin Tidak Cocok untuk ISK

Spektrum Aktivitas yang Tidak Sesuai

  • Azitromisin memiliki aktivitas yang lebih lemah terhadap bakteri Gram-negatif yang umum menyebabkan ISK seperti E. coli, Klebsiella, dan Proteus 4
  • Meskipun azitromisin lebih aktif daripada eritromisin terhadap beberapa patogen Gram-negatif seperti H. influenzae dan M. catarrhalis, ini bukan patogen utama ISK 4

Konsentrasi Serum yang Rendah

  • Azitromisin mencapai konsentrasi serum yang lebih rendah dibandingkan eritromisin karena distribusi cepat ke jaringan 4
  • Untuk ISK, konsentrasi antibiotik yang tinggi dalam urin dan serum sangat penting untuk efikasi 4
  • Konsentrasi jaringan yang tinggi dari azitromisin lebih bermanfaat untuk infeksi pernapasan dan jaringan lunak, bukan untuk ISK 4

Peringatan Penting

Jangan Gunakan Azitromisin untuk ISK

  • Tidak ada data klinis yang mendukung penggunaan azitromisin untuk ISK 1
  • Pedoman WHO dan IDSA tidak merekomendasikan azitromisin untuk pengobatan empiris ISK 5

Alternatif yang Tepat untuk ISK

Untuk ISK, antibiotik yang direkomendasikan dalam pedoman klinis meliputi:

  • Fluorokuinolon (untuk ISK komplikata) 5
  • Beta-laktam (amoksisilin-klavulanat, sefalosporin) 5
  • Trimetoprim-sulfametoksazol (untuk ISK sederhana) 5

Kesimpulan Praktis

Azitromisin harus digunakan HANYA untuk indikasi yang disetujui: infeksi pernapasan, infeksi kulit dan jaringan lunak tertentu, dan infeksi menular seksual spesifik. 1 Untuk ISK, pilih antibiotik yang memiliki spektrum aktivitas yang sesuai terhadap uropatogen Gram-negatif dan mencapai konsentrasi terapeutik yang memadai dalam saluran kemih. 5

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.