What is the current management approach for varicella, including treatment options for different patient populations?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 18, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Tatalaksana Varicella Terkini

Rekomendasi Utama Berdasarkan Stratifikasi Risiko

Untuk pasien imunokompeten yang sehat, varicella umumnya tidak memerlukan terapi antiviral—cukup perawatan suportif saja—namun asiklovir oral harus segera dimulai dalam 24 jam onset ruam untuk kelompok risiko tinggi termasuk usia ≥13 tahun, pasien immunocompromised, ibu hamil dengan komplikasi, dan anak dengan gangguan kulit atau paru kronik. 1, 2

Algoritma Tatalaksana Berdasarkan Populasi

Anak Sehat (<13 tahun)

  • Perawatan suportif saja untuk anak yang sehat tanpa faktor risiko 1, 2
  • Asiklovir oral dapat dipertimbangkan untuk anak dengan gangguan kulit kronik (seperti eksim) atau gangguan paru kronik, dengan dosis 20 mg/kg per dosis, 4 kali sehari selama 5 hari (maksimum 800 mg per dosis) 3, 4
  • Terapi harus dimulai dalam 24 jam onset ruam untuk mendapatkan manfaat klinis 3, 1

Remaja dan Dewasa (≥13 tahun)

  • Asiklovir oral 800 mg 4 kali sehari selama 5 hari jika dimulai dalam 24 jam onset ruam 1, 2, 4
  • Manfaat terapi meliputi pengurangan waktu pembentukan lesi baru dari 7,4 hari menjadi 5,6 hari, pengurangan durasi demam setengah hari, dan penurunan keparahan gejala 5
  • Valasiklovir 20 mg/kg 3 kali sehari selama 5 hari (maksimum 1 gram 3 kali sehari) merupakan alternatif dengan bioavailabilitas lebih baik 6

Pasien Immunocompromised

  • Asiklovir intravena adalah standar perawatan dan harus dimulai segera, idealnya dalam 24 jam onset ruam 1, 2
  • Dosis: 10 mg/kg setiap 8 jam selama 7-10 hari 2
  • Populasi ini menghadapi risiko signifikan diseminasi dan kematian tanpa terapi antiviral segera 1, 2
  • Termasuk pasien HIV, penerima transplant, pasien kanker dengan kemoterapi, dan mereka yang menerima kortikosteroid dosis tinggi 2

Ibu Hamil

  • Untuk komplikasi serius (terutama pneumonia varicella), asiklovir intravena harus diberikan meskipun data terkontrol terbatas 3, 1
  • Asiklovir adalah kategori B FDA—studi pada hewan tidak menunjukkan efek teratogenik, dan registri prospektif 596 paparan trimester pertama menunjukkan tingkat cacat lahir yang mendekati populasi umum 3, 1
  • American Academy of Pediatrics mendukung penggunaan asiklovir oral untuk ibu hamil dengan risiko tinggi penyakit sedang hingga berat 2

Profilaksis Pasca-Paparan

Vaksinasi Pasca-Paparan (Lini Pertama)

  • Vaksin varicella dalam 3 hari paparan adalah >90% efektif mencegah penyakit pada individu rentan yang imunokompeten 1, 2
  • Jika diberikan dalam 5 hari, tetap 70% efektif mencegah penyakit dan 100% efektif memodifikasi penyakit berat 1
  • Ini adalah metode pilihan untuk individu sehat tanpa kontraindikasi 3, 1

VariZIG (Varicella Zoster Immune Globulin)

  • Harus diberikan dalam 96 jam (idealnya sesegera mungkin) setelah paparan untuk individu risiko tinggi yang tidak dapat menerima vaksinasi 3, 1
  • Pedoman CDC 2013 memperpanjang jendela hingga 10 hari setelah paparan 3, 2

Indikasi VariZIG:

  • Pasien immunocompromised tanpa bukti imunitas 3, 1
  • Neonatus yang ibunya mengalami varicella 5 hari sebelum hingga 2 hari setelah persalinan 1, 2
  • Ibu hamil tanpa imunitas 3, 1
  • Bayi prematur 1

Dosis VariZIG:

  • 125 unit/10 kg berat badan intramuskular (maksimum 625 unit) 1, 2
  • Dosis minimum 62,5 unit untuk bayi ≤2,0 kg 2
  • Dapat diperoleh melalui protokol Investigational New Drug (hubungi FFF Enterprises di 1-800-843-7477) 3

Vaksinasi Primer untuk Pencegahan

Populasi Umum

  • Vaksinasi rutin dengan satu dosis vaksin varicella diindikasikan untuk semua anak usia 12-18 bulan 7
  • Untuk individu rentan >12 tahun, dua dosis diberikan dengan jarak 4-8 minggu 7

Pasien HIV

  • Vaksinasi varicella primer dapat dipertimbangkan untuk pasien HIV seronegatif VZV berusia ≥8 tahun dengan CD4 >200 sel/µL 3
  • Untuk anak HIV berusia 1-8 tahun dengan persentase CD4 >15% 3
  • Dua dosis vaksin varicella antigen tunggal (bukan MMRV) diberikan dengan jarak 3 bulan 3

Peringatan Kritis dan Jebakan yang Harus Dihindari

Timing Terapi

  • Asiklovir kehilangan efikasi jika dimulai >24 jam setelah onset ruam pada sebagian besar populasi 2, 5
  • Manfaat klinis hanya diamati ketika terapi dimulai dalam 24 jam munculnya ruam 3, 1, 5

Penggunaan yang Tidak Tepat

  • Asiklovir TIDAK diindikasikan untuk penggunaan profilaksis pada individu sehat setelah paparan varicella—vaksinasi adalah metode pilihan 3, 1, 2
  • Tidak ada studi yang mendukung penggunaan asiklovir profilaksis pada pasien immunocompromised; VariZIG direkomendasikan sebagai gantinya 3, 1

Risiko Reye Syndrome

  • Hindari salisilat selama dan 6 minggu setelah varicella karena risiko sindrom Reye 1
  • Pasien yang menerima terapi salisilat jangka panjang harus dipertimbangkan untuk terapi asiklovir 3

Komplikasi yang Memerlukan Intervensi Segera

  • Monitor untuk superinfeksi bakteri (terutama infeksi streptokokus grup A invasif), pneumonia, dan komplikasi neurologis—ini adalah penyebab utama kematian terkait varicella 1, 8
  • Infeksi jaringan lunak bakteri serius yang disebabkan streptokokus grup A tampaknya meningkat frekuensinya 8

Pertimbangan Khusus Neonatus

  • Neonatus yang ibunya mengalami varicella 5 hari sebelum hingga 2 hari setelah persalinan tidak boleh dipulangkan tanpa VariZIG, karena risiko mortalitas tinggi pada populasi ini 2
  • Jika varicella berkembang meskipun sudah diberikan VariZIG, terapi antiviral harus dimulai segera 2

Penyesuaian Dosis untuk Gangguan Ginjal

  • Untuk pasien dengan gangguan ginjal, dosis asiklovir harus dimodifikasi berdasarkan klirens kreatinin 4
  • Hemodialisis: Pasien harus menerima dosis tambahan setelah setiap sesi dialisis karena sekitar sepertiga asiklovir dalam tubuh dikeluarkan selama sesi hemodialisis 4 jam 4
  • Valasiklovir: Penyesuaian dosis diperlukan untuk klirens kreatinin <50 mL/min 6

Isolasi dan Kontrol Infeksi

  • Isolasi pasien sampai semua lesi mengeras, biasanya 5-7 hari setelah onset ruam 2
  • Kewaspadaan airborne dan kontak diperlukan di fasilitas kesehatan 2

References

Guideline

Varicella Treatment Guidelines

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Management of Varicella Disease Progression

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Research

Treatment of varicella in the immunocompetent adult.

Journal of medical virology, 1993

Research

Varicella vaccine: rationale and indications for use.

American family physician, 1996

Related Questions

What are the indications for Varicella (chickenpox) vaccination in adults?
What is the recommended treatment for a patient with varicella (chickenpox), considering both healthy children and immunocompromised individuals?
What is the expected duration of varicella (chickenpox) lesions in the papule, vesicle, pustule, and crust stages with and without antiviral treatment?
Why is treatment with aciclovir indicated in patients with varicella (chickenpox) who are using corticosteroids (corticosteroids) in short or intermittent courses?
Is antiviral therapy (antiviral medication) necessary for an immunocompetent adult patient with chickenpox (varicella)?
How do you calculate pre-test likelihood of coronary artery disease in an elderly patient with impaired renal function, hypertension, and hyperlipidemia?
What is the recommended duration and frequency of ice pack application for a patient with a muscle strain?
What is the role of Botox (botulinum toxin) injections in treating chronic pelvic pain in patients with a history of conditions such as endometriosis or interstitial cystitis?
Is it safe to consume wine after undergoing rhinoplasty?
What are the guidelines for preparing and administering terlipressin (vasopressin analogue) bolus infusions in a patient with hepatorenal syndrome or norepinephrine-resistant septic shock?
What is the most likely diagnosis for a diabetic patient with dry eyes, elevated Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR) and C-Reactive Protein (CRP), and a negative Anti-SSA (Anti-Sjögren's Syndrome A) test?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.