Konsiderasi Anestesi untuk Pasien ASA 2 dengan Status Onkologi
Rekomendasi Utama
Pasien ini dapat menjalani anestesi dengan aman menggunakan teknik anestesi bebas-trigger standar dengan monitoring hemodinamik yang sesuai, tanpa memerlukan konsultasi anestesiologi khusus atau monitoring invasif rutin. 1, 2
Evaluasi Pra-Operasi
Status ASA dan Implikasi Risiko
- Pasien dengan ASA 2 didefinisikan sebagai pasien dengan penyakit sistemik ringan tanpa keterbatasan fungsi substansial 3
- Status onkologi dengan KPS 90 menunjukkan kemampuan fungsional yang sangat baik (dapat melakukan aktivitas normal dengan tanda/gejala penyakit minimal) 1
- Kombinasi ASA 2 dengan KPS 90 menempatkan pasien ini pada kategori risiko sedang yang dapat ditangani dengan protokol anestesi standar 1, 2
Evaluasi Kardiovaskular
PVC Occasional:
- PVC occasional pada pasien tanpa penyakit jantung struktural signifikan tidak memerlukan terapi khusus atau perubahan manajemen anestesi 1
- Tidak ada indikasi untuk konsultasi kardiologi pra-operasi hanya berdasarkan PVC occasional 1
Fungsi Jantung:
- LVEF 68% menunjukkan fungsi sistolik ventrikel kiri yang normal dan sangat baik 1
- TR mild dengan low probability pulmonary hypertension tidak mengubah manajemen anestesi untuk pasien ASA 2 1
- Tidak ada indikasi untuk monitoring hemodinamik invasif atau TEE intraoperatif pada pasien dengan fungsi jantung normal ini 1
Manajemen Intraoperatif
Pemilihan Teknik Anestesi
- Anestesi umum atau regional dapat digunakan dengan aman tergantung jenis pembedahan 1, 2
- Jika menggunakan anestesi umum, pastikan airway yang aman dengan intubasi endotrakeal untuk prosedur yang dapat mengkompromikan jalan napas 1, 2
- Tidak ada kontraindikasi untuk teknik anestesi standar pada pasien ini 1, 2
Monitoring Standar
Monitoring minimal yang diperlukan: 1, 2
- EKG kontinyu
- Pulse oximetry
- Tekanan darah non-invasif
- Konsentrasi oksigen inspirasi
- Kapnografi (CO2 end-tidal)
- Tekanan jalan napas
- Frekuensi dan volume ventilasi
- Suhu tubuh inti kontinyu
- Peripheral nerve stimulator jika menggunakan pelumpuh otot
Pertimbangan Khusus Status Onkologi
- Evaluasi status nutrisi dan koreksi anemia pra-operasi jika memungkinkan 1
- Pertimbangkan risiko aspirasi jika ada obstruksi atau massa yang mempengaruhi saluran cerna 1
- Tidak ada indikasi untuk menunda pembedahan elektif untuk optimalisasi lebih lanjut pada pasien dengan KPS 90 1
Manajemen Hemodinamik Intraoperatif
Prinsip Umum
- Pertahankan normotensi dan hindari takikardia berlebihan 1
- Dengan TR mild dan fungsi LV normal, pasien ini mentoleransi perubahan hemodinamik dengan baik 1
- Jika terjadi hipotensi, gunakan phenylephrine atau norepinephrine untuk meningkatkan tekanan darah 1, 2
Manajemen Cairan
- Titrasi volume intravaskular untuk memastikan cardiac output yang adekuat tanpa peningkatan berlebihan tekanan atrium kiri 1
- Monitoring CVP atau tekanan pulmonal tidak diperlukan secara rutin untuk pasien ASA 2 dengan fungsi jantung normal 1
Manajemen Pasca-Operatif
Recovery Room (PACU)
- Pasien dapat menerima perawatan standar di recovery room tanpa monitoring khusus tambahan 1, 2
- Ekstubasi dilakukan saat pasien sadar penuh dengan reversal blokade neuromuskular yang lengkap 2
- Verifikasi reversal penuh blokade neuromuskular sebelum ekstubasi 2
Monitoring Pasca-Operatif
- Pulse oximetry kontinyu untuk pasien yang dirawat dengan risiko kompromi respirasi 2
- Tidak ada indikasi untuk monitoring di ICU atau high-care unit secara rutin untuk pasien ASA 2 dengan prosedur elektif 2, 4
Pitfall yang Harus Dihindari
Kesalahan Umum
- Jangan meningkatkan klasifikasi ASA hanya berdasarkan diagnosis keganasan jika status fungsional baik (KPS 90) 3, 4
- Jangan menunda pembedahan untuk "optimalisasi" lebih lanjut pada pasien dengan fungsi kardiovaskular normal dan KPS tinggi 1, 4
- Jangan menggunakan monitoring invasif yang tidak perlu (arterial line, CVP) pada pasien ASA 2 dengan fungsi jantung normal 1
Pertimbangan Khusus
- PVC occasional tidak memerlukan terapi antiaritmia profilaksis pra-operasi 1
- TR mild dengan LVEF normal tidak memerlukan konsultasi kardiologi pra-operasi 1
- Status onkologi dengan KPS 90 tidak mengubah manajemen anestesi standar untuk ASA 2 1, 3