NSAID Alternatif untuk Selulitis Kaki
Untuk selulitis kaki, tidak ada NSAID yang direkomendasikan sebagai terapi adjuvan, termasuk ibuprofen atau alternatifnya, karena bukti menunjukkan manfaat minimal dan tidak berkelanjutan. 1, 2
Bukti Terkini tentang NSAID untuk Selulitis
Efektivitas NSAID sebagai Terapi Adjuvan
Ibuprofen menunjukkan peningkatan respons klinis awal pada hari ke-3 (risk ratio 1.81), tetapi manfaat ini tidak bertahan melampaui 4-5 hari dan tidak ada perbedaan dalam kesembuhan klinis pada semua titik waktu hingga 22 hari. 2
Sebuah uji klinis acak terkontrol double-blind menunjukkan bahwa ibuprofen 400 mg tiga kali sehari selama 5 hari tidak memberikan manfaat signifikan dibandingkan plasebo pada pasien dengan selulitis tanpa komplikasi (80% vs 65% regresi inflamasi pada 48 jam, p >0.05). 1
Meta-analisis terbaru (2024) menyimpulkan bahwa NSAID oral sebagai terapi adjuvan mungkin memberikan respons klinis awal yang lebih baik, tetapi ini tidak berkelanjutan dan harus ditafsirkan dengan hati-hati karena jumlah studi yang terbatas. 2
Rekomendasi Praktis
Fokus utama pengobatan selulitis adalah antibiotik yang tepat, bukan NSAID. 3, 4
Pilihan Antibiotik Lini Pertama untuk Selulitis Kaki:
Cephalexin 500 mg oral empat kali sehari selama 5 hari adalah pilihan utama untuk selulitis tanpa komplikasi. 3, 4
Dicloxacillin 250-500 mg setiap 6 jam memberikan cakupan streptokokus dan MSSA yang sangat baik. 3, 4
Clindamycin 300-450 mg oral empat kali sehari cocok untuk pasien dengan alergi penisilin dan memberikan cakupan untuk streptokokus dan MRSA. 3, 4
Amoxicillin atau penicillin V juga merupakan pilihan yang sesuai untuk cakupan streptokokus. 3, 4
Durasi Pengobatan:
Terapi antibiotik selama 5 hari sama efektifnya dengan 10 hari jika terjadi perbaikan klinis dalam 5 hari pertama. 3, 4
Perpanjang pengobatan hanya jika gejala tidak membaik dalam jangka waktu ini. 3, 4
Tindakan Adjuvan yang Lebih Efektif
Daripada menggunakan NSAID, tindakan berikut lebih penting untuk mempercepat penyembuhan:
Elevasi ekstremitas yang terkena di atas tingkat jantung setidaknya 30 menit tiga kali sehari untuk meningkatkan drainase gravitasi edema dan zat inflamasi. 3, 4
Periksa dan obati tinea pedis (kutu air) di ruang interdigital kaki, karena ini merupakan faktor predisposisi yang sering diabaikan. 3, 4
Tangani kondisi yang mendasari seperti insufisiensi vena, limfedema, atau edema kronis dengan stoking kompresi setelah infeksi akut teratasi. 3, 4
Jaga kulit tetap terhidrasi dengan baik menggunakan emolien untuk mencegah kekambuhan. 4
Pertimbangan Kortikosteroid
Kortikosteroid sistemik (prednison 40 mg sehari selama 7 hari) dapat dipertimbangkan pada pasien dewasa non-diabetes, meskipun buktinya terbatas. 3
Rekomendasi ini berdasarkan satu uji klinis dengan kepastian bukti yang rendah. 2
Peringatan Penting
Jangan menunda atau mengganti terapi antibiotik dengan NSAID, karena antibiotik adalah pengobatan utama untuk selulitis. 3, 4
Inflamasi dapat memburuk secara paradoks dalam 48-72 jam pertama setelah memulai antibiotik karena destruksi bakteri melepaskan enzim yang meningkatkan inflamasi lokal—ini adalah respons normal, bukan kegagalan pengobatan. 4
Evaluasi ulang dalam 2-4 hari untuk memverifikasi respons klinis: penurunan demam, nyeri, dan stabilisasi penyebaran eritema. 4
Pertimbangkan cakupan MRSA hanya jika ada faktor risiko spesifik seperti trauma penetrasi, drainase purulen, penggunaan obat suntik, atau kolonisasi MRSA. 3, 4