Pemberian Kalium Oral TIDAK Efektif untuk Menurunkan Hiperkalemia pada Bayi 2 Bulan
Suplementasi kalium oral digunakan untuk MENGOBATI hipokalemia (kalium rendah), bukan hiperkalemia (kalium tinggi). Memberikan kalium oral pada bayi dengan hiperkalemia akan memperburuk kondisi dan berpotensi menyebabkan aritmia jantung yang mengancam jiwa 1.
Definisi Hiperkalemia pada Bayi
- Hiperkalemia pada neonatus dan bayi didefinisikan sebagai kadar kalium serum >6.0 mmol/L 1
- Hiperkalemia berat (K >7.0 mmol/L) memerlukan intervensi segera 1
- Kadar kalium 6.1 mmol/L termasuk hiperkalemia ringan hingga sedang yang tetap memerlukan perhatian 1
Konteks Klinis pada Bayi 2 Bulan Non-Prematur
- Pada usia 2 bulan, bayi seharusnya sudah melewati fase transisi neonatal dan berada dalam fase pertumbuhan stabil, dengan kebutuhan kalium normal 2-3 mmol/kg/hari 1
- ASI mengandung sekitar 16-20 mmol/L kalium setelah hari ketiga kehidupan 1
- Bayi yang mendapat ASI eksklusif seharusnya memiliki kadar kalium normal 1
- Hiperkalemia pada bayi yang tampak sehat dan mendapat ASI eksklusif TIDAK boleh diabaikan - kadar 6.1 mmol/L tetap abnormal dan memerlukan investigasi 1
Evaluasi dan Manajemen Hiperkalemia
Jika Ada Perubahan EKG atau Gejala Klinis
- Stabilisasi membran jantung dengan kalsium glukonat segera jika terdapat perubahan EKG atau gejala klinis (kelemahan otot, aritmia) 1
- Kalsium glukonat 10%: 15-30 mL selama 2-5 menit untuk menstabilkan membran jantung 2
Jika Tidak Ada Perubahan EKG dan Bayi Stabil
- Hentikan SEMUA sumber kalium eksternal - ini termasuk menghindari pemberian kalium oral tambahan 1
- Pastikan hidrasi dan fungsi ginjal adekuat 1
- Monitor ketat kadar kalium serum setiap 4-6 jam 1
Intervensi untuk Menurunkan Kalium
Untuk redistribusi kalium serum (memindahkan kalium ke dalam sel):
- Kombinasi insulin dan glukosa lebih disukai dibandingkan resin penukar kation untuk hiperkalemia pada bayi prematur 3
- Insulin dengan glukosa menyebabkan pergeseran kalium ke ruang intraseluler dalam 30-60 menit 2
- Inhalasi albuterol juga efektif: menurunkan K+ serum pada 4 jam (WMD -0.69 mmol/L) dan 8 jam (WMD -0.59 mmol/L) setelah inisiasi pengobatan 3
Untuk meningkatkan eliminasi kalium:
- Natrium zirkonium cyclosilicate (SZC/Lokelma) sebagai pengikat kalium untuk manajemen jangka panjang, dengan onset aksi ~1 jam 2
- Patiromer atau sodium zirconium cyclosilicate dapat digunakan untuk mempertahankan normokalemia 2
Faktor Risiko Hiperkalemia pada Bayi
- Bayi dengan berat lahir sangat rendah (VLBW <1500 g) dan/atau sangat prematur (≤32 minggu) berisiko tinggi dalam 48 jam pertama kehidupan 3
- Semua bayi <25 minggu gestasi mengalami hiperkalemia 4
- Asupan cairan lebih rendah, laju aliran urin lebih rendah, dan penurunan berat badan lebih besar dalam 24 jam pertama hospitalisasi berkaitan dengan hiperkalemia 4
Monitoring dan Koreksi
- Koreksi hiperkalemia harus bertahap untuk menghindari komplikasi 1
- Target kadar kalium serum 4.0-5.0 mEq/L untuk meminimalkan risiko mortalitas 2
- Kadar kalium di luar rentang 4.0-5.0 mmol/L berkaitan dengan peningkatan risiko mortalitas 2
Peringatan Penting
Pemberian kalium oral pada hiperkalemia adalah KONTRAINDIKASI absolut - ini akan memperburuk kondisi yang sudah berbahaya 5. Toksisitas kalium mempengaruhi berbagai sistem organ dan bermanifestasi dalam perubahan kardiovaskular akut dengan abnormalitas elektrokardiografi 5. Manifestasi neuromuskular termasuk kelemahan otot umum dan paralisis ascending, sedangkan gejala gastrointestinal meliputi mual, muntah, ileus paralitik, dan nekrosis mukosa lokal yang dapat menyebabkan perforasi 5.