Tatalaksana Terbaru untuk Rosasea
Pendekatan tatalaksana rosasea terkini menggunakan strategi berbasis fenotip, bukan subtipe, dengan memilih terapi lini pertama berdasarkan manifestasi klinis spesifik yang muncul pada pasien. 1, 2
Pendekatan Berbasis Fenotip
Konsensus Global Rosasea (ROSCO) merekomendasikan transisi dari klasifikasi berbasis subtipe ke pendekatan berbasis fenotip karena lebih efektif menangani spektrum presentasi klinis yang beragam. 1 Strategi ini memungkinkan penargetan fitur yang paling mengganggu pasien dan memfasilitasi terapi kombinasi untuk mengatasi multiple manifestasi secara simultan. 2
Terapi Lini Pertama Berdasarkan Manifestasi Klinis
Untuk Papul/Pustul Inflamasi
- Ringan: Ivermectin topikal 1% krim sekali sehari adalah pilihan paling efektif, menunjukkan 84.9% pasien mencapai rating "clear" atau "almost clear" dibandingkan 75.4% dengan metronidazole. 3
- Alternatif lini pertama: Azelaic acid 15% gel/foam dua kali sehari 2, 4 atau metronidazole topikal 0.75-1% 3
- Opsi terbaru: Encapsulated benzoyl peroxide 5% (E-BPO 5%) yang baru disetujui FDA menunjukkan perbaikan cepat pada minggu ke-2 dengan efikasi berkelanjutan hingga 52 minggu 2, 3
- Sedang hingga berat: Minocycline foam 1.5% topikal 2 atau terapi kombinasi (agen topikal + doxycycline oral 40mg modified-release) 3
Untuk Eritema Persisten
- Lini pertama: Brimonidine tartrate 0.33% gel sekali sehari memberikan vasokonstriksi cepat dengan efek maksimal 3-6 jam setelah aplikasi 3
- Alternatif: Oxymetazoline HCl 1% krim sekali sehari 2, 3
- Peringatan penting: Brimonidine dapat menyebabkan eritema paradoksal pada 10-20% pasien 3
Untuk Telangiektasia
- Pulsed-dye laser (PDL) atau intense pulsed light (IPL) adalah modalitas utama 2
- Electrodessication juga merupakan opsi 2
Untuk Perubahan Fimatosa
- Kasus dengan inflamasi klinis: Doxycycline oral 40mg modified-release 2
- Kasus tanpa inflamasi klinis: Electrodessication, IPL, atau laser 2
Untuk Rosasea Okular
- Gejala ringan: Higiene kelopak mata dan air mata buatan 1, 2
- Sedang hingga berat: Doxycycline oral 2, 3
- Rujukan oftalmologi: Pertimbangkan untuk semua kasus kecuali yang paling ringan 1, 2
Strategi Terapi Kombinasi
Multiple fitur kutaneus dapat dan harus ditangani secara simultan dengan lebih dari satu agen. 2, 3 Presentasi sedang dan berat biasanya memerlukan terapi kombinasi (topikal + sistemik atau multiple topikal). 2 Contohnya, ivermectin untuk papul/pustul dapat digunakan bersamaan dengan brimonidine untuk eritema. 3
Durasi Terapi dan Evaluasi Respons
- Agen topikal: Berikan 6-8 minggu sebelum menyatakan kegagalan terapi 2
- Agen oral: Berikan 8-12 minggu 2
- Perbaikan tipikal: Terjadi dalam 3-4 minggu untuk sebagian besar terapi topikal 3
- Jika terapi inadekuat: Pertimbangkan opsi lini pertama lain atau tambahkan agen lini pertama tambahan 1, 2
Terapi Pemeliharaan
Tanpa terapi pemeliharaan, hingga dua pertiga pasien akan relaps ketika terapi dihentikan. 2, 3 Gunakan terapi minimum yang diperlukan untuk mempertahankan kontrol. 2, 3 Pendekatan pemeliharaan bergantung pada modalitas terapi dan preferensi pasien. 1, 2
Tindakan Perawatan Kulit Umum (Esensial untuk Semua Pasien)
- Perlindungan matahari: SPF 30+ setiap hari 2, 3
- Pembersih lembut: Gunakan pembersih non-medikasi ringan untuk kulit sensitif 2, 3
- Pelembab: Untuk kulit dengan barrier yang terganggu 2, 3
- Hindari trigger: Makanan pedas, alkohol, suhu ekstrem (meskipun bukti RCT terbatas) 2, 3
Perangkap Klinis yang Harus Dihindari
- Durasi terapi tidak cukup: Banyak studi mengevaluasi terapi rosasea kurang dari 8 minggu, yang dapat menyebabkan demonstrasi efikasi yang tidak adekuat 2
- Menggunakan protokol terapi akne: Jangan mengekstrapolasi protokol terapi akne (tretinoin, adapalene) ke rosasea karena patofisiologi fundamentalnya berbeda 2, 3
- Mengabaikan terapi pemeliharaan: Dapat menyebabkan relaps pada mayoritas pasien 2, 3
- Ketidakpatuhan karena efek samping: Hingga 89% pasien yang mengalami efek samping terkait terapi menghentikan terapi dalam sebulan 3
- Mengabaikan manifestasi okular: Dapat menyebabkan underdiagnosis dan undertreatment 2
Pertimbangan Khusus untuk Kasus Refrakter
Untuk rosasea berat yang refrakter, isotretinoin oral dosis sangat rendah menunjukkan 91% clearance atau respons excellent pada rosasea papulopustular ringan hingga sedang. 2