What treatment is recommended for an adult with watery, foul-smelling, greenish diarrhea, no fever, and 10 bowel movements since onset?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 24, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Pengobatan Diare Cair Tanpa Demam

Untuk diare cair tanpa demam dan tanpa darah seperti kasus Anda, fokus utama adalah rehidrasi agresif dengan oralit dan pemberian loperamide untuk mengurangi frekuensi BAB, tanpa perlu antibiotik. 1

Tindakan Segera yang Harus Dilakukan

Rehidrasi adalah prioritas utama dan lebih penting daripada obat apapun. 1, 2

  • Minum oralit (larutan rehidrasi oral/ORS) dengan osmolaritas rendah yang mengandung 50-90 mEq/L natrium sebagai terapi lini pertama 1, 2
  • Ganti cairan yang hilang dengan 10 mL/kg oralit untuk setiap BAB cair 2
  • Lanjutkan oralit sampai dehidrasi teratasi dan diare berhenti 1, 2
  • Jika tidak ada oralit, minuman yang mengandung glukosa (seperti air teh manis, jus buah) atau sup yang kaya elektrolit dapat digunakan 1

Pengobatan dengan Loperamide

Loperamide adalah obat pilihan untuk mengurangi frekuensi BAB pada orang dewasa dengan diare cair tanpa demam. 1

  • Dosis awal: 4 mg (2 kapsul) diikuti 2 mg (1 kapsul) setelah setiap BAB cair 3
  • Dosis maksimal: 16 mg (8 kapsul) per hari 3
  • Loperamide hanya boleh diberikan setelah pasien terhidrasi dengan baik 1
  • JANGAN berikan loperamide jika ada demam atau darah dalam tinja, karena dapat menyebabkan komplikasi serius seperti megakolon toksik 1

Antibiotik TIDAK Diperlukan dalam Kasus Ini

Antibiotik tidak direkomendasikan untuk diare cair tanpa demam, tanpa darah, dan tanpa riwayat perjalanan internasional. 1, 2, 4

  • Pedoman IDSA (Infectious Diseases Society of America) dengan tegas melarang penggunaan antibiotik empiris untuk diare cair akut pada pasien immunokompeten tanpa riwayat perjalanan 2, 5
  • Penggunaan antibiotik tanpa indikasi jelas hanya meningkatkan resistensi antibiotik dan tidak memberikan manfaat 2, 5
  • Antibiotik hanya diindikasikan jika ada: demam tinggi (≥38.5°C), darah dalam tinja, tanda-tanda sepsis, atau riwayat perjalanan ke luar negeri 4, 5

Manajemen Diet

  • Lanjutkan makan makanan normal sesuai nafsu makan dengan porsi kecil dan ringan 1
  • Hindari makanan berlemak, berat, pedas, dan minuman berkafein (termasuk kola) 1
  • Tidak ada bukti bahwa puasa atau diet ketat mempercepat penyembuhan pada orang dewasa 1
  • Hindari produk susu yang mengandung laktosa jika diare berlanjut lebih dari beberapa hari 1

Kapan Harus ke Dokter

Segera cari pertolongan medis jika: 1

  • Tidak ada perbaikan dalam 48 jam 1
  • Gejala memburuk atau kondisi umum memburuk 1
  • Muncul tanda bahaya: muntah berat, dehidrasi berat, demam persisten, perut kembung, atau darah dalam tinja 1
  • BAB lebih dari 10 kali dalam 24 jam dengan tanda-tanda dehidrasi (mulut kering, pusing, urin sedikit dan gelap) 1

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  • Jangan mengabaikan rehidrasi sambil fokus pada obat-obatan lain - dehidrasi adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada penyakit diare 1, 2
  • Jangan memberikan antibiotik tanpa indikasi jelas - ini tidak membantu dan dapat memperburuk diare terkait antibiotik 2, 5
  • Jangan memberikan loperamide jika ada demam atau darah dalam tinja - ini dapat meningkatkan risiko komplikasi serius 1

Probiotik sebagai Terapi Tambahan

  • Probiotik dapat ditawarkan untuk mengurangi keparahan dan durasi gejala pada orang dewasa dengan diare infeksi 1
  • Namun, bukti untuk penggunaan probiotik pada fase awal pengobatan masih terbatas 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Persistent Watery Diarrhea

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Empiric Antibiotic Treatment for Diarrhea

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Empiric Antibiotic Use in Diarrhea

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Related Questions

What medication is recommended for a 19-year-old male presenting with diarrhea (stooling), weakness, and headache?
What should I do after having 4 episodes of diarrhea that have now stopped to prevent dehydration and ensure proper recovery?
What is the treatment approach for a patient with diarrhea lasting 2 weeks?
What should I do if I'm experiencing watery diarrhea with a foul odor and greenish color, occurring 10 times in the last 24 hours, accompanied by fever?
What is the treatment for diarrhea?
What is the best course of management for a patient with acute gastroenteritis characterized by watery, foul-smelling, greenish diarrhea, no fever, and a history of DVT on warfarin therapy?
What should I do if I'm experiencing watery diarrhea with a foul odor and greenish color, occurring 10 times in the last 24 hours, accompanied by fever?
When should a patient with type 2 diabetes and impaired renal function, taking GLP-1 (Glucagon-like peptide-1) agonists for weight loss, stop their medication before undergoing general anaesthetic and thyroid surgery?
What investigations should be done in a suspected case of Idiopathic Intracranial Hypertension (IIH) in an obese woman of childbearing age presenting with headache, vision changes, or papilledema?
What is the recommended use of Rifaximin in a patient with decompensated cirrhosis and ascites?
What are the genetic mutations associated with breast cancer, including their risks and penetrance, and what is BRCAness in a woman with a family history of breast cancer?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.