Pengobatan Diare Cair Tanpa Demam
Untuk diare cair tanpa demam dan tanpa darah seperti kasus Anda, fokus utama adalah rehidrasi agresif dengan oralit dan pemberian loperamide untuk mengurangi frekuensi BAB, tanpa perlu antibiotik. 1
Tindakan Segera yang Harus Dilakukan
Rehidrasi adalah prioritas utama dan lebih penting daripada obat apapun. 1, 2
- Minum oralit (larutan rehidrasi oral/ORS) dengan osmolaritas rendah yang mengandung 50-90 mEq/L natrium sebagai terapi lini pertama 1, 2
- Ganti cairan yang hilang dengan 10 mL/kg oralit untuk setiap BAB cair 2
- Lanjutkan oralit sampai dehidrasi teratasi dan diare berhenti 1, 2
- Jika tidak ada oralit, minuman yang mengandung glukosa (seperti air teh manis, jus buah) atau sup yang kaya elektrolit dapat digunakan 1
Pengobatan dengan Loperamide
Loperamide adalah obat pilihan untuk mengurangi frekuensi BAB pada orang dewasa dengan diare cair tanpa demam. 1
- Dosis awal: 4 mg (2 kapsul) diikuti 2 mg (1 kapsul) setelah setiap BAB cair 3
- Dosis maksimal: 16 mg (8 kapsul) per hari 3
- Loperamide hanya boleh diberikan setelah pasien terhidrasi dengan baik 1
- JANGAN berikan loperamide jika ada demam atau darah dalam tinja, karena dapat menyebabkan komplikasi serius seperti megakolon toksik 1
Antibiotik TIDAK Diperlukan dalam Kasus Ini
Antibiotik tidak direkomendasikan untuk diare cair tanpa demam, tanpa darah, dan tanpa riwayat perjalanan internasional. 1, 2, 4
- Pedoman IDSA (Infectious Diseases Society of America) dengan tegas melarang penggunaan antibiotik empiris untuk diare cair akut pada pasien immunokompeten tanpa riwayat perjalanan 2, 5
- Penggunaan antibiotik tanpa indikasi jelas hanya meningkatkan resistensi antibiotik dan tidak memberikan manfaat 2, 5
- Antibiotik hanya diindikasikan jika ada: demam tinggi (≥38.5°C), darah dalam tinja, tanda-tanda sepsis, atau riwayat perjalanan ke luar negeri 4, 5
Manajemen Diet
- Lanjutkan makan makanan normal sesuai nafsu makan dengan porsi kecil dan ringan 1
- Hindari makanan berlemak, berat, pedas, dan minuman berkafein (termasuk kola) 1
- Tidak ada bukti bahwa puasa atau diet ketat mempercepat penyembuhan pada orang dewasa 1
- Hindari produk susu yang mengandung laktosa jika diare berlanjut lebih dari beberapa hari 1
Kapan Harus ke Dokter
Segera cari pertolongan medis jika: 1
- Tidak ada perbaikan dalam 48 jam 1
- Gejala memburuk atau kondisi umum memburuk 1
- Muncul tanda bahaya: muntah berat, dehidrasi berat, demam persisten, perut kembung, atau darah dalam tinja 1
- BAB lebih dari 10 kali dalam 24 jam dengan tanda-tanda dehidrasi (mulut kering, pusing, urin sedikit dan gelap) 1
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Jangan mengabaikan rehidrasi sambil fokus pada obat-obatan lain - dehidrasi adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada penyakit diare 1, 2
- Jangan memberikan antibiotik tanpa indikasi jelas - ini tidak membantu dan dapat memperburuk diare terkait antibiotik 2, 5
- Jangan memberikan loperamide jika ada demam atau darah dalam tinja - ini dapat meningkatkan risiko komplikasi serius 1