What is the appropriate liquid diet for a patient with ileus paralytik?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 24, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Manajemen Diet Cair pada Ileus Paralitik

Pasien dengan ileus paralitik harus dipuasakan (NPO - nil per os) dan tidak boleh diberikan diet cair apapun sampai fungsi usus kembali normal. 1

Prinsip Manajemen Awal

Pemberian diet cair pada ileus paralitik tidak dianjurkan karena kondisi ini ditandai dengan gangguan motilitas usus yang menyebabkan pengosongan lambung dan transit intestinal terganggu. 1 Pendekatan yang benar adalah:

Status Puasa (NPO)

  • Pertahankan status NPO sampai fungsi usus kembali, karena asupan oral tidak sesuai selama ileus paralitik berlangsung 1
  • Pemasangan selang nasogastrik untuk dekompresi direkomendasikan untuk mengurangi distensi abdomen dan mencegah aspirasi 1

Dukungan Nutrisi Alternatif

Jika pasien tidak dapat makan per oral lebih dari 7 hari, pertimbangkan:

  • Nutrisi enteral melalui feeding tube atau nutrisi parenteral harus dipertimbangkan jika asupan oral tidak adekuat lebih dari 7 hari 1
  • Nutrisi enteral lebih diutamakan daripada nutrisi parenteral bila saluran cerna dapat diakses dan berfungsi 1
  • Pada kasus berat dengan malnutrisi persisten, nutrisi parenteral mungkin diperlukan 2

Resusitasi Cairan dan Elektrolit

  • Berikan resusitasi cairan intravena yang adekuat untuk mengoreksi ketidakseimbangan cairan dan elektrolit 1
  • Hindari overload cairan, targetkan peningkatan berat badan <3 kg 1
  • Monitor dan koreksi kadar kalium serum 3

Kapan Memulai Diet Cair

Diet cair baru dapat dimulai setelah fungsi usus kembali, dengan tanda-tanda:

  • Kembalinya bising usus, keluarnya flatus, dan buang air besar 1
  • Evaluasi harian efektivitas terapi dan sesuaikan manajemen 1

Progresivitas Diet Saat Reintroduksi

Ketika fungsi usus sudah kembali:

  • Mulai dengan cairan jernih, kemudian progresif ke makanan porsi kecil dan sering dengan kandungan rendah lemak dan rendah serat 1
  • Pisahkan cairan dari makanan padat - hindari minum 15 menit sebelum atau 30 menit setelah makan untuk meminimalkan pertumbuhan bakteri berlebih 2, 4
  • Banyak pasien dengan gangguan motilitas lebih mentoleransi cairan daripada makanan padat 4

Manajemen Farmakologis Pendukung

  • Hentikan atau minimalkan obat-obatan yang memperburuk ileus, terutama opioid 1
  • Hindari obat antidiare seperti loperamide dan diphenoxylate yang dapat memperburuk ileus 1
  • Pertimbangkan agen prokinetik seperti metoclopramide untuk merangsang motilitas gastrointestinal 1
  • Pertimbangkan neostigmine untuk kasus ileus paralitik yang persisten 1
  • Gunakan antibiotik seperti rifaximin, metronidazole, atau amoxicillin-clavulanic acid jika dicurigai pertumbuhan bakteri berlebih pada ileus yang berkepanjangan 1

Tindakan Suportif

  • Dorong mobilisasi dini segera setelah kondisi pasien memungkinkan untuk merangsang motilitas usus 1
  • Pertimbangkan analgesia epidural torakal untuk manajemen nyeri pada ileus pascaoperasi 1

Peringatan Penting

  • Jangan memulai asupan oral secara prematur sebelum fungsi usus kembali 1
  • Hindari melanjutkan pengobatan opioid yang memperburuk ileus 1
  • Ileus yang berkepanjangan dan tidak diobati dapat berakibat fatal, sama seperti obstruksi mekanik akut 5

References

Guideline

Initial Treatment for Paralytic Ileus

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Management of Small Intestinal Bacterial Overgrowth (SIBO) in Patients with Brittle Diabetes

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Management of Chronic Intestinal Pseudo-Obstruction (CIPO)

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Research

Perspectives on paralytic ileus.

Acute medicine & surgery, 2020

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.