Dosis Cefotaxime untuk Selulitis pada Anak
Untuk selulitis pada anak, cefotaxime diberikan dengan dosis 150 mg/kg/hari dibagi dalam 3-4 dosis (setiap 6-8 jam) secara intravena atau intramuskular, dengan dosis maksimal 12 gram per hari. 1
Dosis Berdasarkan Usia
Neonatus (0-1 bulan)
- 0-1 minggu: 50 mg/kg per dosis setiap 12 jam IV 1
- 1-4 minggu: 50 mg/kg per dosis setiap 8 jam IV 1
- Tidak perlu membedakan antara bayi prematur dan cukup bulan 1
Bayi dan Anak (1 bulan - 12 tahun)
- Berat badan <50 kg: 50-180 mg/kg/hari IV atau IM dibagi dalam 4-6 dosis 1
- Untuk infeksi sedang hingga berat (termasuk selulitis): gunakan dosis yang lebih tinggi dalam rentang ini, yaitu 150 mg/kg/hari dibagi setiap 6-8 jam 1
- Berat badan ≥50 kg: gunakan dosis dewasa 1
Pertimbangan Klinis Penting
Durasi Terapi
- Lanjutkan pemberian minimal 48-72 jam setelah demam turun atau bukti eradikasi bakteri 1
- Untuk infeksi Streptococcus grup A, berikan minimal 10 hari untuk mencegah demam reumatik atau glomerulonefritis 1
Konteks Selulitis Spesifik
Meskipun pedoman IDSA 2014 tidak secara spesifik merekomendasikan cefotaxime sebagai lini pertama untuk selulitis non-purulen pada anak (lebih mengutamakan clindamycin atau cefazolin) 2, cefotaxime tetap merupakan pilihan yang efektif sebagai sefalosporin generasi ketiga dengan spektrum luas 2, 1.
Peringatan Penting
- Jangan gunakan dosis lebih rendah dari yang direkomendasikan, terutama pada anak sakit kritis 3
- Studi terbaru menunjukkan bahwa anak sakit kritis mungkin memerlukan dosis lebih tinggi (hingga 200 mg/kg/hari dengan interval 6 jam) untuk mencapai konsentrasi terapeutik yang adekuat 3
- Untuk patogen dengan MIC intermediat (2-4 mg/L), pertimbangkan infus kontinu atau peningkatan frekuensi pemberian 3
Rute Pemberian
- Intravena: Larutkan dalam minimal 10 mL Sterile Water for Injection 1
- Intramuskular: Larutkan dengan 2-5 mL (tergantung kekuatan vial) untuk konsentrasi 230-330 mg/mL 1