Dosis Cefotaxime untuk Selulitis pada Anak
Untuk selulitis pada anak, dosis cefotaxime yang direkomendasikan adalah 50-180 mg/kg/hari dibagi dalam 4-6 dosis untuk anak dengan berat badan <50 kg, dengan dosis yang lebih tinggi (mendekati 180 mg/kg/hari) digunakan untuk infeksi yang lebih berat. 1
Panduan Dosis Berdasarkan Usia
Neonatus (0-1 bulan)
- 0-1 minggu: 50 mg/kg per dosis setiap 12 jam IV 1
- 1-4 minggu: 50 mg/kg per dosis setiap 8 jam IV 1
- Tidak perlu membedakan antara bayi prematur dan cukup bulan 1
Bayi dan Anak (1 bulan - 12 tahun)
- Berat badan <50 kg: 50-180 mg/kg/hari IM atau IV dibagi dalam 4-6 dosis 1
- Berat badan ≥50 kg: Gunakan dosis dewasa (maksimal 12 gram/hari) 1
- Untuk infeksi berat seperti selulitis: Gunakan dosis pada rentang yang lebih tinggi (mendekati 180 mg/kg/hari) 1
Pertimbangan Klinis untuk Selulitis
Pemilihan Dosis
- Infectious Diseases Society of America merekomendasikan cefotaxime sebagai sefalosporin generasi ketiga yang efektif untuk selulitis pada anak, meskipun bukan pilihan lini pertama 2
- Untuk infeksi berat termasuk selulitis, dosis yang lebih tinggi dalam rentang yang direkomendasikan diperlukan untuk memastikan konsentrasi terapeutik yang adekuat 2
Regimen Alternatif yang Didukung Penelitian
- Studi farmakokinetik menunjukkan bahwa 75 mg/kg setiap 8 jam dapat menghasilkan konsentrasi serum yang adekuat untuk membunuh patogen umum 3
- Untuk anak sakit kritis, penelitian terbaru menunjukkan bahwa dosis yang lebih tinggi (200 mg/kg/hari dengan interval 6 jam) diperlukan untuk mencapai target terapeutik yang adekuat 4
Durasi Terapi
- Lanjutkan pemberian minimal 48-72 jam setelah demam turun atau setelah bukti eradikasi bakteri 1
- Minimal 10 hari pengobatan direkomendasikan untuk infeksi yang disebabkan oleh Streptococcus beta-hemolitik Grup A untuk mencegah demam reumatik atau glomerulonefritis 1
Peringatan Penting
- Dosis harian maksimal tidak boleh melebihi 12 gram 1
- Pada pasien geriatri atau dengan gangguan fungsi ginjal, perlu penyesuaian dosis karena cefotaxime diekskresikan terutama melalui ginjal 1
- Untuk neonatus, waktu paruh eliminasi lebih panjang (1.71 jam) dibandingkan bayi dan anak (0.45-0.50 jam), sehingga interval dosis yang lebih panjang diperlukan 5