What is the safety of using Aspilet (aspirin and dipyridamole) and clopidogrel in an elderly patient with type 2 diabetes mellitus (DM T2)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 25, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Keamanan Penggunaan Aspilet dan Clopidogrel pada Orang Tua dengan DM Tipe 2

Kombinasi aspirin (75-162 mg/hari) dan clopidogrel (75 mg/hari) aman dan direkomendasikan untuk pasien lanjut usia dengan diabetes tipe 2 yang memiliki riwayat penyakit kardiovaskular, dengan pemahaman bahwa risiko perdarahan meningkat namun manfaat pencegahan kejadian iskemik lebih besar pada populasi risiko tinggi ini. 1, 2

Indikasi Berdasarkan Status Kardiovaskular

Untuk Pencegahan Sekunder (Sudah Ada Riwayat Penyakit Jantung)

  • Terapi antiplatelet ganda (aspirin + clopidogrel) sangat direkomendasikan untuk pasien diabetes dengan riwayat infark miokard, stroke iskemik, atau penyakit arteri perifer, karena kombinasi ini secara spesifik memberikan perlindungan superior pada populasi risiko tinggi ini. 1, 2
  • Durasi minimal 12 bulan setelah sindrom koroner akut, dengan potensi manfaat yang berlanjut setelah periode ini. 2, 1
  • Pada pasien diabetes dengan riwayat infark miokard 1-3 tahun sebelumnya, penambahan clopidogrel pada aspirin tetap merupakan pilihan yang masuk akal. 1

Untuk Pencegahan Primer (Belum Ada Riwayat Penyakit Jantung)

  • Aspirin saja (75-162 mg/hari) dapat dipertimbangkan untuk pasien usia >50 tahun dengan diabetes dan minimal satu faktor risiko kardiovaskular tambahan (hipertensi, dislipidemia, merokok, riwayat keluarga, atau penyakit ginjal kronik). 2, 3
  • Namun, untuk pasien usia >70 tahun, keseimbangan risiko-manfaat aspirin untuk pencegahan primer cenderung lebih banyak risikonya daripada manfaatnya, sehingga harus dipertimbangkan dengan sangat hati-hati. 2

Rasional Ilmiah pada Pasien Diabetes

  • Diabetes tipe 2 menciptakan kondisi protrombotik yang ditandai dengan reaktivitas platelet yang meningkat, turnover platelet yang tinggi, peningkatan densitas reseptor glikoprotein IIb/IIIa, dan koagulasi yang terganggu. 2, 1
  • Pasien diabetes menunjukkan pengurangan risiko kardiovaskular yang superior dengan clopidogrel dibandingkan aspirin saja, sebagaimana ditunjukkan dalam analisis subset trial CAPRIE pada 3.866 pasien diabetes dengan penyakit aterosklerotik. 2, 4
  • Responsivitas terhadap aspirin dan clopidogrel dapat terganggu pada diabetes, yang semakin diperburuk pada pasien dengan penyakit ginjal kronik bersamaan. 2, 4

Dosis yang Direkomendasikan

Aspirin

  • Dosis: 75-162 mg per hari (paling umum 81 mg di Amerika Serikat). 2, 1
  • Tidak ada bukti yang mendukung dosis lebih tinggi; dosis terendah yang efektif membantu mengurangi efek samping. 2

Clopidogrel

  • Dosis pemeliharaan: 75 mg per hari. 1, 4
  • Untuk sindrom koroner akut: dosis loading 300-600 mg diikuti 75 mg per hari. 4

Pertimbangan Keamanan Khusus pada Orang Tua

Faktor Risiko Perdarahan yang Harus Diwaspadai

  • Usia lanjut sendiri merupakan faktor risiko perdarahan yang signifikan. 1
  • Disfungsi ginjal (penurunan klirens kreatinin). 1
  • Anemia. 1
  • Antikoagulasi bersamaan. 1
  • Riwayat perdarahan gastrointestinal atau penyakit ulkus peptikum. 1, 3

Risiko Perdarahan yang Diharapkan

  • Terapi antiplatelet ganda meningkatkan risiko perdarahan dibandingkan aspirin saja, dengan risiko perdarahan mayor meningkat dari 2,0% menjadi 2,5% dalam studi CURRENT-OASIS 7. 2
  • Risiko perdarahan gastrointestinal dapat mencapai 5 per 1.000 pasien per tahun dalam praktik dunia nyata. 2
  • Namun, pada trial COMMIT yang melibatkan pasien usia ≥70 tahun, tidak ada peningkatan signifikan perdarahan mayor dengan kombinasi clopidogrel-aspirin (0,58% vs 0,55%), meskipun ada peningkatan kecil perdarahan minor sebesar 4,7 per 1.000 pasien. 2

Strategi Mitigasi Risiko Perdarahan

  • Proton pump inhibitor (PPI) harus diresepkan secara rutin untuk mengurangi risiko perdarahan gastrointestinal dengan terapi antiplatelet ganda. 1
  • Hindari omeprazole dan esomeprazole karena secara signifikan mengurangi aktivitas antiplatelet clopidogrel. 1
  • Gunakan dosis aspirin terendah yang efektif (75-162 mg) untuk meminimalkan efek samping. 2
  • Monitor komplikasi perdarahan, termasuk perdarahan gastrointestinal, perdarahan intrakranial, dan kejadian perdarahan mayor lainnya, terutama dalam beberapa bulan pertama terapi. 1

Peringatan Penting untuk Dihindari

  • Jangan menghentikan clopidogrel secara tiba-tiba tanpa alasan yang kuat, karena penghentian meningkatkan risiko kejadian kardiovaskular. 1
  • Jangan berasumsi bahwa resistensi aspirin membenarkan dosis aspirin yang lebih tinggi pada pasien diabetes. 1
  • Hindari aspirin pada pasien dengan riwayat perdarahan GI atau penyakit ulkus peptikum kecuali manfaat kardiovaskular jelas lebih besar daripada risiko. 3
  • Untuk pasien yang memerlukan antikoagulasi oral, jaga durasi terapi tripel (antikoagulasi + aspirin + clopidogrel) sesingkat mungkin. 3

Alternatif pada Kondisi Khusus

  • Untuk pasien dengan alergi aspirin terdokumentasi, clopidogrel 75 mg/hari harus digunakan sebagai pengganti. 2, 1
  • Clopidogrel saja dapat menjadi pilihan yang masuk akal dibandingkan aspirin pada pasien stabil dengan diabetes dan penyakit arteri koroner (tanpa stent atau sindrom koroner akut dalam tahun terakhir). 2

References

Guideline

Dual Antiplatelet Therapy for Diabetic Patients with Cardiovascular Disease

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Aspirin and Clopidogrel Therapy in Diabetic Patients

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Management of Clopidogrel in Diabetic Patients

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2025

Related Questions

Which is safer for an elderly patient with type 2 diabetes, Clopidogrel or Aspilet (aspirin and dipyridamole)?
Can a patient with type 2 diabetes and a history of cardiovascular disease (CVD) infarct be given additional aspirin and clopidogrel?
What is the role of antiplatelet (anti-platelet) agents, such as aspirin (acetylsalicylic acid) or clopidogrel, in primary prophylaxis for patients with risk factors for cardiovascular disease, including diabetes, hypertension, and hyperlipidemia, but without a history of cardiovascular events?
What is the preferred antiplatelet therapy, Clopidogrel (Plavix) versus Aspirin, in a diabetic patient with Chronic Myeloid Leukemia (CML)?
What adjustments should be made to the medication regimen of an elderly male patient with type 2 diabetes and hyperglycemia, currently on Lantus (insulin glargine)?
What is the prognosis for a patient with Herpes Encephalitis?
What is the differential diagnosis for an adult patient with no prior medical history presenting with chest pain?
What is the most appropriate initial diagnostic step for an elderly postmenopausal woman with post coital bleeding?
What is the most appropriate initial diagnostic test for a young woman with post-coital bleeding, between a Pap smear and an endometrial sample?
What is the first-line treatment for angular cheilitis in a child?
How can a patient with iron deficiency anemia, mild edema, high Perfusion Index (PI), low oxygen saturation, and a very low Stroke Volume Index (SVI) not be showing signs of systemic hypoperfusion, and could this be related to preferential perfusion to the heart and brain?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.