What is the role of tranexamic acid (TXA) in the management of intraventricular hemorrhage (IVH)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: January 26, 2026View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

Asam Traneksamat untuk Intraventricular Hemorrhage (IVH)

Rekomendasi Utama

Tidak ada rekomendasi untuk penggunaan asam traneksamat pada pasien dengan intraventricular hemorrhage, karena bukti yang ada menunjukkan tidak ada manfaat mortalitas atau outcome fungsional, dan terdapat risiko peningkatan stroke. 1

Dasar Bukti dari Pedoman

Perdarahan Intrakranial Non-Traumatik (Termasuk IVH)

Pedoman European Society of Intensive Care Medicine 2021 secara eksplisit menyatakan tidak ada rekomendasi untuk penggunaan asam traneksamat pada perdarahan intrakranial non-traumatik, dengan tingkat kepastian bukti moderat. 1

Temuan kunci dari bukti:

  • Tiga uji klinis acak (RCT), terutama dari studi TICH-2 yang besar, mengevaluasi asam traneksamat IV pada fase akut perdarahan intraserebral (ICH) dan tidak menunjukkan perubahan mortalitas (RR 1.02,95% CI 0.88-1.19) 1

  • Tidak ada perbedaan dalam outcome fungsional buruk (RR 0.98,95% CI 0.93-1.04) 1

  • Outcome lain termasuk stroke, infark miokard, tromboemboli vena, kejang, dan lama rawat inap juga serupa antara kelompok yang menerima asam traneksamat dan yang tidak 1

Perdarahan Subarachnoid (Konteks Terkait)

Untuk perdarahan subarachnoid aneurismal, pedoman yang sama juga tidak membuat rekomendasi penggunaan asam traneksamat, dengan temuan: 1

  • Tidak ada perubahan mortalitas (RR 1.01,95% CI 0.88-1.16) 1

  • Risiko perdarahan ulang berkurang (RR 0.6,95% CI 0.44-0.8), tetapi diimbangi dengan peningkatan risiko stroke (RR 1.29,95% CI 1.01-1.67) 1

  • Efek campuran ini menghasilkan dampak minimal pada mortalitas dan risiko outcome fungsional buruk 1

Penggunaan Intraventrikular tPA (Bukan Asam Traneksamat)

Penting untuk dibedakan: Pedoman American Heart Association/American Stroke Association 2007 membahas penggunaan tissue plasminogen activator (tPA) intraventrikular untuk IVH berat, bukan asam traneksamat. 1

  • Instilasi tPA intraventrikular telah menunjukkan penurunan mortalitas dari 60-90% menjadi hanya 5% dibandingkan dengan ventrikulostomi saja 1

  • IVH menghilang lebih cepat dengan tPA (1-3 hari) dibandingkan dengan urokinase (5-8 hari) 1

  • Penggunaan fibrinolitik intraventrikular memiliki insiden komplikasi rendah, biasanya berupa infeksi dan perdarahan 1

Konteks Klinis yang Berbeda

Asam traneksamat memiliki manfaat terbukti dalam konteks perdarahan lain, tetapi tidak untuk IVH:

Trauma dengan Perdarahan (Bukan IVH)

  • Pedoman trauma Eropa merekomendasikan asam traneksamat untuk pasien trauma dengan cedera otak traumatik ringan hingga sedang dalam 3 jam pertama 2
  • Dosis standar: 1g IV selama 10 menit diikuti infus 1g selama 8 jam 2, 3

Perdarahan Postpartum

  • WHO sangat merekomendasikan penggunaan dini asam traneksamat (dalam 3 jam setelah kelahiran) untuk perdarahan postpartum 1
  • Dosis tetap 1g IV selama 10 menit, dengan dosis kedua 1g jika perdarahan berlanjut 1

Pertimbangan Keamanan Penting

Jendela waktu kritis: Jika asam traneksamat dipertimbangkan untuk kondisi perdarahan lain (bukan IVH), pemberian setelah 3 jam dapat meningkatkan risiko kematian akibat perdarahan dan tidak memberikan manfaat. 1, 2

Kontraindikasi: 3

  • Koagulasi intravaskular aktif
  • Gangguan ginjal berat (asam traneksamat diekskresikan melalui ginjal dan dapat terakumulasi)
  • Trombosis baru-baru ini

Kesalahan Klinis yang Harus Dihindari

  • Jangan menggunakan asam traneksamat untuk IVH dengan harapan mengurangi perdarahan - bukti tidak mendukung penggunaannya dan terdapat risiko peningkatan stroke 1

  • Jangan mengacaukan asam traneksamat dengan tPA intraventrikular - ini adalah intervensi yang berlawanan (antifibrinolitik vs. fibrinolitik) dengan indikasi yang sangat berbeda 1

  • Jangan menunda keputusan untuk ventrikulostomi atau intervensi bedah definitif sambil mempertimbangkan terapi medis yang tidak terbukti 1

Algoritma Keputusan untuk IVH

  1. Evaluasi keparahan IVH dan stabilitas hemodinamik pasien
  2. Pertimbangkan ventrikulostomi untuk IVH berat dengan hidrosefalus
  3. Jika perdarahan berlanjut, fokus pada kontrol tekanan darah dan koreksi koagulopati, bukan pemberian asam traneksamat 1
  4. Untuk IVH berat, diskusikan dengan bedah saraf mengenai kemungkinan instilasi tPA intraventrikular (bukan asam traneksamat) 1
  5. Tunggu bukti lebih lanjut sebelum mengubah praktik terkait penggunaan asam traneksamat untuk IVH 1

References

Guideline

Guideline Directed Topic Overview

Dr.Oracle Medical Advisory Board & Editors, 2025

Guideline

Tranexamic Acid in Traumatic Brain Injury

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Guideline

Intravenous TXA Administration for Intraoperative Hemostasis in Plastic Surgery

Praxis Medical Insights: Practical Summaries of Clinical Guidelines, 2026

Related Questions

What are the indications for administering Tranexamic Acid (TXA) in the Emergency Department (ED)?
Can Tranexamic Acid (TXA) stop a bleed?
What is the recommended dose and administration of tranexamic acid (TXA) for infiltration into bleeding tissue?
What are the causes of bleeding from a permanent catheter (permacath)?
What is the use and dosage of tranexamic acid (TXA) for bleeding management?
What is the management of femoral vein thrombosis in a patient with no contraindications to anticoagulation?
What is a SOAP note example for a hypertensive patient with symptoms like headaches and dizziness, including their past medical history and comorbid conditions like diabetes or impaired renal function?
What are the surgical management options for a patient with fistula in ano?
What is the effectiveness of pelvic floor therapy (PFT) for a male adult with no significant medical history, experiencing delayed ejaculation, urinary fullness, and dullness, due to overstretched pelvic floor muscles from straining during bowel movements, without pain or incontinence?
What is the recommended treatment for a young adult patient with a 3-day history of sore throat, painful swallowing, and ear pain, presenting with an erythematous oropharynx, swollen tonsils bilaterally with white exudates, and no lymphadenopathy, but no other symptoms suggestive of a typical upper respiratory infection (URI)?
When should a patient with newly diagnosed renal cell carcinoma (kidney cancer) and potential impaired renal function consult a nephrologist (kidney specialist)?

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.