What is the Combined Positive Score (CPS)?

Medical Advisory BoardAll articles are reviewed for accuracy by our Medical Advisory Board
Educational purpose only • Exercise caution as content is pending human review
Article Review Status
Submitted
Under Review
Approved

Last updated: April 18, 2025View editorial policy

Personalize

Help us tailor your experience

Which best describes you? Your choice helps us use language that's most understandable for you.

From the Guidelines

Combined positive score (CPS) merupakan metode yang digunakan untuk mengevaluasi ekspresi programmed death-ligand 1 (PD-L1) pada jaringan kanker, terutama penting untuk menentukan kelayakan untuk pengobatan imunoterapi. CPS menghitung rasio sel PD-L1 positif (termasuk sel tumor dan sel imun) terhadap total sel tumor yang viable, dinyatakan sebagai persentase. Berbeda dengan tumor proportion score (TPS) yang hanya menghitung sel tumor yang mengungkapkan PD-L1, CPS memberikan penilaian yang lebih komprehensif dengan memasukkan sel imun dalam lingkungan mikro tumor. Hal ini signifikan karena ekspresi PD-L1 pada sel tumor dan sel imun dapat mempengaruhi respons terhadap obat imunoterapi seperti pembrolizumab. CPS nilai biasanya berkisar dari 0 hingga 100, dengan skor yang lebih tinggi menunjukkan ekspresi PD-L1 yang lebih besar dan potensi respons yang lebih baik terhadap imunoterapi. Berbagai jenis kanker memiliki ambang batas CPS yang berbeda untuk kelayakan pengobatan - misalnya, pada beberapa kanker, CPS ≥1 mungkin menunjukkan manfaat potensial dari imunoterapi, sedangkan yang lain mungkin memerlukan CPS ≥10. Patologis menghitung CPS dengan memeriksa sampel jaringan yang diwarnai dengan antibodi PD-L1 di bawah mikroskop, membuatnya menjadi biomarker penting untuk perencanaan pengobatan kanker presisi. Menurut studi terbaru dari Journal of Clinical Oncology tahun 2023 1, CPS ≥ 1 harus ditafsirkan sebagai positif dan berkorelasi dengan manfaat klinis terhadap inhibitor programed cell death protein-1 (PD-1). Oleh karena itu, CPS merupakan alat penting dalam menentukan kelayakan pasien untuk pengobatan imunoterapi dan memprediksi respons terhadap pengobatan tersebut. Dalam praktek klinis, CPS dapat membantu dokter dalam membuat keputusan pengobatan yang lebih tepat dan efektif untuk pasien dengan kanker. Dengan demikian, penggunaan CPS sebagai biomarker dalam pengobatan kanker dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi morbiditas serta mortalitas pada pasien.

From the Research

Pengertian Combined Positive Score

Combined Positive Score (CPS) adalah metode penilaian untuk menentukan ekspresi Programmed Death Ligand-1 (PD-L1) pada tumor dan sel imun. Metode ini dikembangkan untuk memprediksi respons pasien terhadap terapi pembrolizumab 2.

Cara Kerja Combined Positive Score

CPS dihitung dengan menjumlahkan jumlah sel tumor dan sel imun yang mengekspresikan PD-L1, kemudian dibagi dengan jumlah total sel tumor dan sel imun 3. Metode ini lebih sensitif daripada metode Tumor Proportion Score (TPS) karena mempertimbangkan ekspresi PD-L1 pada sel imun juga 4.

Kelebihan Combined Positive Score

CPS memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

  • Lebih sensitif daripada TPS dalam memprediksi respons pasien terhadap terapi pembrolizumab 2
  • Dapat digunakan sebagai biomarker prognostik untuk pasien dengan kanker lambung 3, 4
  • Memiliki reproduktifitas yang tinggi, dengan kesepakatan antar-patolog sebesar 96,6% 2

Keterbatasan Combined Positive Score

CPS juga memiliki beberapa keterbatasan, antara lain:

  • Belum ada standar yang jelas untuk penilaian CPS 4
  • Memerlukan teknik imunohistokimia yang tepat untuk mendapatkan hasil yang akurat 3

Kesimpulan tentang Combined Positive Score

CPS adalah metode penilaian yang efektif untuk menentukan ekspresi PD-L1 pada tumor dan sel imun. Dengan kelebihan dan keterbatasan yang dimilikinya, CPS dapat digunakan sebagai alat bantu dalam memprediksi respons pasien terhadap terapi pembrolizumab dan sebagai biomarker prognostik untuk pasien dengan kanker lambung 3, 2, 4.

Professional Medical Disclaimer

This information is intended for healthcare professionals. Any medical decision-making should rely on clinical judgment and independently verified information. The content provided herein does not replace professional discretion and should be considered supplementary to established clinical guidelines. Healthcare providers should verify all information against primary literature and current practice standards before application in patient care. Dr.Oracle assumes no liability for clinical decisions based on this content.

Have a follow-up question?

Our Medical A.I. is used by practicing medical doctors at top research institutions around the world. Ask any follow up question and get world-class guideline-backed answers instantly.