From the Guidelines
Perbedaan utama antara TPS (Tumor Proportion Score) dan CPS (Combined Positive Score) pada pemeriksaan PD-L1 adalah metode penilaian ekspresi PD-L1, di mana TPS menilai persentase sel tumor yang mengungkapkan PD-L1, sedangkan CPS menilai jumlah sel tumor, limfosit, dan makrofag yang mengungkapkan PD-L1 dibagi dengan total jumlah sel tumor dan dikalikan dengan 100. Menurut studi terbaru 1, CPS telah muncul sebagai penanda yang lebih unggul dalam menilai respons klinis terhadap imunoterapi. Dalam analisis post hoc dari data KEYNOTE-040, CPS dan TPS menunjukkan performa yang setara pada titik potong 50%, namun CPS lebih sensitif daripada TPS pada titik potong yang lebih rendah, yaitu 1%. Oleh karena itu, penilaian CPS lebih disukai untuk mendapatkan sensitivitas maksimal, meskipun skor TPS yang menunjukkan 1% kepositifan juga terkait dengan manfaat imunoterapi dan dapat diinterpretasikan sebagai positif jika tersedia.
Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan dalam memilih antara TPS dan CPS adalah:
- TPS menilai persentase sel tumor yang mengungkapkan PD-L1, sedangkan CPS menilai jumlah sel tumor, limfosit, dan makrofag yang mengungkapkan PD-L1.
- CPS telah muncul sebagai penanda yang lebih unggul dalam menilai respons klinis terhadap imunoterapi.
- Titik potong yang lebih rendah untuk CPS, yaitu 1%, lebih disukai untuk mendapatkan sensitivitas maksimal.
- Skor TPS yang menunjukkan 1% kepositifan juga terkait dengan manfaat imunoterapi dan dapat diinterpretasikan sebagai positif jika tersedia.
Dalam konteks pemeriksaan PD-L1, pemilihan antara TPS dan CPS harus didasarkan pada tujuan dan aplikasi spesifik, serta mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan masing-masing metode, seperti yang dijelaskan dalam studi terbaru 1 dan 1.
From the Research
Perbedaan TPS dan CPS pada Pemeriksaan PD-L1
- Tumor Proportion Score (TPS) dan Combined Positive Score (CPS) adalah dua metode yang digunakan untuk mengukur ekspresi Programmed Death Ligand 1 (PD-L1) pada pemeriksaan PD-L1 2, 3.
- TPS mengukur proporsi sel tumor yang mengungkapkan PD-L1, sedangkan CPS mengukur jumlah total sel yang mengungkapkan PD-L1, termasuk sel tumor dan sel imun 2, 4.
- Studi telah menunjukkan bahwa CPS dapat digunakan sebagai alternatif TPS dalam menentukan status ekspresi PD-L1 pada pasien dengan kanker kepala dan leher 2 dan kanker paru non-sel kecil 3.
- CPS juga telah terbukti lebih sensitif daripada TPS pada cutoff yang lebih rendah 2.
- Namun, perlu diingat bahwa perbedaan antara TPS dan CPS dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan dan pengobatan pasien 4, 5.
Kelebihan dan Kekurangan TPS dan CPS
- Kelebihan TPS: lebih mudah digunakan dan diinterpretasikan 3.
- Kekurangan TPS: mungkin tidak akurat dalam mengukur ekspresi PD-L1 pada sel imun 2, 4.
- Kelebihan CPS: lebih sensitif dan akurat dalam mengukur ekspresi PD-L1 pada sel tumor dan imun 2, 4.
- Kekurangan CPS: lebih sulit digunakan dan diinterpretasikan dibandingkan dengan TPS 3.
Kesimpulan tentang Penggunaan TPS dan CPS
- TPS dan CPS dapat digunakan sebagai metode alternatif dalam mengukur ekspresi PD-L1 pada pemeriksaan PD-L1 2, 3.
- Pilihan antara TPS dan CPS harus didasarkan pada jenis kanker dan tujuan pemeriksaan 4, 5.
- Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk membandingkan keakuratan dan efektivitas TPS dan CPS dalam mengukur ekspresi PD-L1 pada berbagai jenis kanker 2, 3, 4, 5.